ForexSignal88.com l Jakarta, 31/08/2017 – Harga emas turun dari level tertinggi dalam 11 bulan pada hari Rabu, menyusul rebound greenback yang kuat, setelah rilis duo laporan ekonomi yang lebih baik dari perkiraan mengenai penciptaan lapangan kerja sektor swasta dan pertumbuhan ekonomi yang meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve di akhir tahun ini.

Platform MetaTrader 4 yang kami gunakan mencatat pada hari Rabu harga emas menanjak hingga $1.313,35 lalu berbalik turun ke $1.304,85 kemudian ditutup negatif di $1.307,90, masih berada di atas level psikologis $1.300,00.

Peningkatan harga emas secara beruntun selama dua hari berkurang seiring meredanya permintaan terhadap safe haven setelah pasar melihat reaksi Presiden AS Donald Trump yang tidak seagresif sebelumnya terhadap aksi peluncuran rudal Korea Utara yang melintasi wilayah Jepang beberapa hari lalu, sementara data ekonomi AS yang bullish memicu ekspektasi pasar terhadap kelanjutan pengetatan kebijakan moneter.

Data dari ADP Inc. untuk bulan Agustus memperkirakan jumlah gaji sektor swasta meningkat sebesar 237.000 dibandingkan perkiraan konsensus 185.000.

Laporan gaji swasta yang lebih kuat dari perkiraan, yang sering berfungsi sebagai prekursor data gaji nonfarm bulanan yang dijadwalkan diumumkan besok malam, menunjuk adanya kekuatan lanjutan di pasar tenaga kerja AS dan mengurangi ekspektasi pasar yang sebelumnya timbul bahwa Federal Reserve mungkin dapat meninggalkan rencananya untuk menaikkan suku bunga di akhir tahun ini.

Selain itu Departemen Perdagangan AS menaikkan perkiraan tingkat tahunan pertumbuhan PDB kuartal kedua menjadi sebesar 3% dari 2,6% sebelumnya, mengalahkan perkiraan para ekonom sebesar 2,8%.

Harga emas sensitif terhadap pergerakan imbal hasil obligasi dan dolar AS. Greenback yang lebih kuat membuat harga emas menjadi lebih tinggi bagi para pembeli yang menggunakan mata uang asing sementara kenaikan suku bunga AS akan menaikkan opportunity cost untuk menahan aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti bullion.

Penurunan harga emas berlawanan dengan kenaikan aktivitas pembelian di kalangan manajer keuangan, setelah net bullish pada emas naik ke level tertinggi dalam sembilan bulan, demikian menurut sebuah laporan dari Commodity Futures Trading Commission (CFTC) pada pekan lalu.

Beberapa analis yakin emas akan melanjutkan pendakiannya lebih tinggi dalam waktu dekat namun tetap khawatir mengenai arah jangka panjang karena prospek teknisnya “sangat mendung”.

Tyler Richey, co-editor dari Sevens Report mengatakan, “Tren jangka pendek sekarang lebih tinggi, namun pasar emas telah mereda selama dua bulan terakhir, karena sekarang ini ada support dan resistance signifikan yang telah ditembus. Itu membuat prospek teknis yang lebih luas sangat mendung.”

Dalam perdagangan logam mulia lainnya, harga perak berjangka naik 0,01% menjadi $17,43 per ounce sementara platinum berjangka turun 0,81% menjadi $995,40 per ounce.

Tembaga diperdagangkan pada $3,09, turun 0,47% sementara gas alam berjangka turun sebesar 1,37% menjadi $2,94.

Sumber berita: ForexSignal88, Investing

Sumber gambar: Pinterest

Share This

Berita Komoditas Lainnya

November 23, 2017

Harga Minyak Dunia Melemah Sejenak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak serasi dimana kedua jenis minyak ini nampaknya sedang bergerak kecil dan berirama ke sisi pelemahannya sejenak…
November 23, 2017

Harga Emas Terimbas Aksi Ambil Untung Lagi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/11/2017 – Pada perdagangan Kamis sore ini di bursa komoditi logam mulia di London, tampaknya emas bergerak melemah dan rupanya enggan bergerak untuk lebih mendekati lagi level psikologisnya $1300 pertroy ounce, dengan…
November 23, 2017

Harga Emas Naik Hampir 1% Terbantu Dovish FOMC Minutes

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/11/2017 – Harga emas naik pada hari Rabu karena dolar AS turun yang disebabkan oleh faktor teknikal, data ekonomi AS yang lemah dan dovish-nya catatan pertemuan kebijakan terakhir Federal Open Market Committee (FOMC) meskipun…
November 23, 2017

Kombinasi Penutupan Jalur Minyak Kanada-AS dan Data EIA Bikin Harga Minyak Menguat Tajam

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/11/2017 – Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak kembali alami penguatan tajamnya dan bersanding di dekat level tertinggi sejak Juli 2015 lalu sebagai bentuk aksi beli lanjutan sehari sebelumnya pasca rilisnya data…
November 22, 2017

Penutupan Jalur Pipa Minyak Kanada ke AS Bikin Harga Minyak Dunia Melejit

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditas dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak serasi dimana kedua jenis minyak ini tampaknya sedang bergerak besar dan berirama penguatannya yang tajam dimana…