ForexSignal88.com l Jakarta, 29/08/2017 – Beberapa kilang minyak di Texas telah ditutup sementara karena Harvey terus merusak negara bagian di selatan AS tersebut.

Sepuluh kilang penyulingan minyak di sekitar Houston dan Corpus Christi ditutup, demikian menurut sebuah laporan oleh S P Global Platts yang diriliskan pada hari Minggu.

Seluruh kilang penyulingan itu memiliki kapasitas untuk menyuling sekitar 2,2 juta barel per hari. Di antara perusahaan yang dikutip dalam laporan tersebut dan telah menghentikan operasional kilangnya adalah ExxonMobil, Valero, Citgo, Shell, dan Philips 66.

Zona kilang penyulingan minyak Corpus Christi ditutup menjelang badai, sementara kilang-kilang di daerah Houston ditutup pada hari Minggu karena banjir, demikian menurut S&P Global Platts.

Menurut beberapa laporan, badai Harvey sejauh ini telah mengakibatkan penutupan seperempat produksi minyak dari Teluk Meksiko. Beberapa analis berpendapat bahwa penghentian ini dapat mengimbangi kelebihan kapasitas minyak AS dan untuk sementara dapat menaikkan harga minyak dan bensin.

"Dalam waktu dekat, harga minyak dan bensin akan lebih tinggi sampai fasilitas penyulingan dan infrastruktur perminyakan lainnya kembali beroperasi," ujar Greg McBride, analis keuangan utama di Bankrate.com.

Menurutnya, setelah itu harga minyak akan kembali ke kisaran $45-$50 yang sudah terlihat sebelumnya dalam beberapa bulan terakhir.

Namun sebuah kabar yang diwartakan oleh Wall Street Journal pada Selasa pagi menunjukkan badai tropis Harvey kembali berada di jalur untuk menghantam lagi wilayah timur Houston pada akhir Selasa atau Rabu. Meskipun diperkirakan kekuatannya tidak seperti sebelumnya, diperkirakan hantaman kali ini akan menghasilkan hujan yang tinggi yang diperkirakan dalam satu minggu setara dengan curah hujan normal di Houston dalam waktu satu tahun.

Badai Harvey telah melumpuhkan Houston karena banjir yang ditimbulkannya. Bandara dan fasilitas serta alat transportasi lainnya tidak dapat beroperasi. Sejauh ini dilaporkan sebanyak 10 jiwa meninggal dan 3000 jiwa lainnya harus mengungsi.

Implikasi yang ditimbulkan badai yang berasal dari Samudera Atlantik tersebut dikhawatirkan bukan hanya memukul produksi minyak AS namun juga ekonomi AS secara keseluruhan.

Sumber berita: ForexSignal88, Business Insider, Wall Street Journal

Sumber gambar: Reuters

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

July 20, 2018

Keprihatinan Presiden AS Bantu Harga Emas Rebound

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/07/2018 – Harga emas yang sempat jatuh ke $1.211,35 pada hari Kamis mengurangi kerugiannya tetapi masih berakhir pada level terendah satu tahun, karena Presiden AS Donald Trump, dalam sebuah wawancara dengan CNBC, menyuarakan…
July 19, 2018

Sisi Koreksi Harga Emas Masih Berlanjut

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih melanjutkan periode negatifnya sebagai dampak…
July 19, 2018

Sisi Penurunan Emas Masih Ada

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak negatif karena tetap khawatir dengan fokus kenaikan suku bunga AS yang masih akan ada. Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan…
July 18, 2018

Ruang Koreksi Harga Emas Masih Muncul

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih melanjutkan periode negatifnya akibat dari…
July 18, 2018

Apresiasi Greenback Menekan Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Harga emas jatuh lebih dari satu persen pada hari Selasa dan mencapai titik terendah dalam setahun terakhir karena dolar AS menguat terdorong oleh kesaksian Ketua Federal Reserve Jerome Powell di hadapan Kongres AS.…