ForexSignal88.com l Jakarta, 29/08/2017 – Pemulihan industri oil shale AS, faktor utama yang membuat harga minyak mentah dunia relatif stabil di sekitar $50 per barel tahun ini, sepertinya mulai kehabisan tenaga.

Menurut Vivek Dhar, analis pertambangan dan energi di Commonwealth Bank, setelah meningkat selama 23 minggu berturut-turut pada paruh pertama tahun 2017, jumlah rig minyak di AS turun lagi pekan lalu, mengisyaratkan mulai surutnya dorongan positif yang dihasilkan oleh biaya produksi yang lebih rendah dan harga yang lebih tinggi selama 18 bulan terakhir.

“Stabilisasi di rig minyak AS kemungkinan mengindikasikan bahwa biaya untuk mempercepat produksi secara luas selaras dengan harga,” katanya dalam sebuah catatan yang dirilis pada hari Senin.

Dhar menambahkan, “Itu mengikuti periode pengurangan biaya yang signifikan dengan biaya servis yang lebih rendah dan kemajuan teknologi.”

Grafik dari Commonwealth Bank di bawah ini menguraikan jumlah rig minyak yang ditempatkan di AS, berdasarkan data dari perusahaan jasa energi Baker Hughes, terhadap perubahan produksi minyak AS selama 16 tahun terakhir.

11

Setelah melonjak lebih dari 140% dari titik terendah siklis baru-baru ini di bulan Mei 2016, rebound pada rig AS yang telah terhenti selama beberapa bulan terakhir, bertepatan dengan penurunan harga minyak mentah global dari tingkat yang terlihat di awal tahun ini.

“Pengetatan di pasar tenaga kerja sektor perminyakan juga menjadi hambatan bagi oil shale AS untuk mengurangi biaya dan meningkatkan produksi,” kata Dhar.

Namun, sementara penurunan jumlah rig baru-baru ini menunjukkan perlambatan pertumbuhan produksi AS dalam jangka panjang, Dhar mengatakan bahwa output AS masih akan mencapai rekor tertinggi di tahun depan.

“Kami memperkirakan bahwa saat ini membutuhkan waktu sekitar 5-6 bulan dari pemasangan rig hingga [ke fase] produksi minyak,” katanya.

“Produksi minyak AS sekarang turun hanya sekitar 80 ribu barel per hari dari puncak yang dicapai pada bulan Juni 2015 dan diperkirakan akan meningkat sekitar 400.000 barel per hari pada akhir 2018,” lanjut Dhar.

Selain itu, meskipun ada penurunan jumlah rig yang beroperasi, Dhar mencatat bahwa tidak ada kekurangan pasokan tambahan yang siap diluncurkan jika harga minyak mentah mulai meningkat lebih tinggi.

“Administrasi Informasi Energi AS (EIA) melaporkan bahwa sumur yang dibor namun belum rampung (drilled-but-uncompleted/DUC) telah meningkat menjadi         7.059 unit pada akhir Juli. Sumur DUC ini hanya membutuhkan fracking untuk membawa minyak ke pasar. Dan karena sumur ini membutuhkan sedikit tenaga kerja untuk online (beroperasi), mereka adalah sumber produksi yang berbiaya rendah,“ katanya.

Sumber berita: ForexSignal88, Business Insider

Sumber gambar: Oil Price

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

February 15, 2018

OPEC Harus Serius Hadapi Naiknya Produksi Minyak AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Akhir-akhir ini, produsen minyak serpih AS seakan menagduk-aduk situasi harga minyak mentah dengan kecepatan produksi yang tidak henti-hentinya terus meningkat sehingga AS akan segera menjadi pemain minyak yang paling…
February 15, 2018

Harga Minyak Menguat 1%

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak beragam dan serasi dimana kedua jenis minyak ini menguat lebih dari 1% melanjutkan episode positif semalam yang di…
February 15, 2018

Harga Emas Terbantu Oleh Pelemahan Dolar AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas masih bergerak dengan nuansa yang membaik sebagai dampak dari khawatirnya investor…
February 15, 2018

Kekhawatiran Tentang Stagflasi AS Mendorong Naik Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Harga emas naik tajam pada hari Rabu di tengah pelemahan dolar AS karena data yang menunjukkan kenaikan inflasi dan penurunan penjualan ritel memicu kekhawatiran timbulnya stagflasi di ekonomi terbesar di dunia karena…
February 15, 2018

Harga Minyak Berhasil Bangkit Kembali

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana kedua harga minyak dunia tersebut membuat penguatannya setelah lebih dari sepekan mengalami tekanan harga yang cukup masif. Penguatan harga minyak…