ForexSignal88.com l Jakarta, 28/08/2017 – Pada perdagangan hari ini, kelihatannya harga minyak masih waspada tinggi pasca peringatan dari badan cuaca AS bahwa badai Harvey telah melanda pusat pengolahan minyak AS.

Badai Harvey akhir pekan lalu diperingatkan akan datang dan daerah yang akan dikanda badai tersebut merupakan pusat pengolahan minyak dan gas milik AS sehingga dikuatirkan bahwa permintaan akan minyak mentah AS akan menurun di minggu ini karena tutupnya sebagian besar pabrik pengolahan minyak AS.

Faktor tersebut membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Oktober di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk perdagangan sebelumnya ditutup menguat $0,44 atau 0,93% di level $47,87 per barel. Untuk perdagangan mingguan, minyak jenis WTI turun sebesar 1,6%.

Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Oktober di pasar ICE Futures London ditutup menguat $0,37 atau 0,71% di harga $52,41 per barel. Untuk perdagangan mingguan, minyak jenis Brent turun sebesar 0,6%.

Sebelumnya Energy Information Administration atau EIA menyatakan dalam laporan mingguannya bahwa persediaan minyak pemerintah AS sudah turun dalam kurun waktu 8 minggu berturut-turut dan terendah sejak September tahun lalu. EIA bahwa stok minyak pemerintah minggu lalu turun 3,3 juta barel. Sedangkan stok bahan bakar turun 1,2 juta barel dan minyak suling naik 28 ribu barel.

Dalam laporannya, EIA juga menyebutkan bahwa produksi minyak AS di minggu lalu mengalami kenaikan sebesar 26 ribu barel perhari menjadi 9,528 juta barel. Sebelumnya produksi minyak AS hanya mempunyai keluaran produksi rata-rata 12 ribu barel perhari.

Produksi minyak AS turun lagi di minggu ini, karena badai Harvey yang sedang melanda di di kawasan minyak Texas dan Teluk Meksiko, membuat beberapa kilang minyak disana akan segera ditutup eksplorasi dan produksinya. Selain karena badai, penutupan kilang juga karena faktor pemeliharaan seiring dengan berakhirnya musim berkendara di AS.

Di Gulf Coast atau Teluk Meksiko merupakan daerah penting bagi produksi nasional AS karena sekitar 45% kapasitas produksi pengolahan minyak nasional AS dan 51% pengolahan gas AS berada di situ, menurut EIA. Menurut Biro Keamanan dan Perlindungan Lingkungan AS juga menyatakan bahwa sekitar 10% atau setara dengan 167 ribu barel perhari kapasitas eksplorasi minyak di Teluk Meksiko telah ditutup sementara demi keselamatan.

Sedang 3 pengolahan minyak di Corpus Christi dan 1 di Three River Texas telah ditutup sementara. Departemen Energi AS bahkan menyatakan cadangan darurat minyak AS kemungkinan juga akan dikeluarkan bila kondisi cuaca tidak berhenti.

Daerah Selatan AS ini merupakan lumbung minyak, dan seringkali mendapatkan gangguan cuaca. Sejak 1 dekade ini, beberapa badai telah melanda daerah tersebut. Badai Harvey sendiri merupakan badai yang besar melanda kawasan minyak tersebut sejak terakhir kalinya badai Ike di 2008 dan badai Katrina serta badai Rita, sehingga waktu itu membuat harga minyak melejit 4% hingha 6%.

Menjadi perhatian penting bagi investor minyak bahwa seperti terungkap beberapa pekan ini dimana perdagangan kemarin ditutup dengan sisi penguatannya lagi, tetapi harga minyak masih berada di level 3 minggu terendahnya dan telah turun sekitar 10% sejak awal tahun lalu. Ini juga dapat diartikan kepada situasi sebelumnya yang dipengaruhi kondisi panik setelah dari pertengahan Juli hingga minggu ini, harga minyak selalu berkisar antara $45 hingga $52 per barel, karena nampaknya pula bahwa minyak WTI punya sisi resistansi yang kuat di level $50 perbarel dan support beli di level $46 perbarel.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: bunkerist dot com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

January 17, 2018

Harga Minyak Berusaha Menguat

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam dimana kedua jenis minyak ini sempat mengalami tekanan harga kembali sebagai bentuk mengambil aksi ambil…
January 17, 2018

Harga Emas Alami Tekanan Jelang Munculnya Laporan The Fed

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Pada perdagangan siang menjelang sore hari ini di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas sedikit mengalami tekanan alias masuk dalam ruang aksi ambil untung kembali setelah bertahan di level…
January 17, 2018

Bank-bank Besar Naikkan Target Harga Minyak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Bank-bank besar memberi peringatan kepada khalayak umum bahwa mereka menaikkan target harga minyak untuk tahun ini sekaligus mengingatkan bahwa harga minyak mentah berjangka menyentuh harga yang tidak terlihat sejak…
January 17, 2018

Harga Emas Berusaha Memanfaatkan Berlanjutnya Pelemahan Dolar AS di Rabu Pagi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Harga emas kembali bergerak ke utara pada hari Rabu di sesi Asia, berusaha memanfaatkan berlanjutnya depresiasi dolar AS yang tertekan pasca data pesanan mesin Jepang yang melonjak juga karena komentar hawkish…
January 17, 2018

Harga Minyak Mundur Sejenak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana harga minyak WTI dan harga minyak Brent berjalan serasi untuk bergerak melemah tajam dengan aksi yang sedikit marak mengambil untung sejenak setelah…