ForexSignal88.com l Jakarta, 28/08/2017 – Setelah berfluktuasi dan sempat merosot ke $1.274,65, harga emas berbalik melonjak tajam pada hari Jum’at hingga mencapai $1.294,30 per troy ounce, didukung oleh penurunan dolar AS yang cukup drastis.

Pergerakan emas dan greenback, yang hampir selalu berkorelasi negatif karena pergerakan di unit AS dapat mempengaruhi daya tarik emas bagi para pemegang mata uang lainnya, mendapat bahan bakar dari Ketua Federal Reserve AS Janet Yellen yang tidak memberikan petunjuk tentang kebijakan bank sentral AS.

Dalam pidato yang dinanti-nantikan pasar di simposium Federal Reserve Kansas di Jackson Hole, Wyoming, Yellen menjauh dari pertanyaan tentang kebijakan suku bunga saat ini.

Para investor pun memantau pidato Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi untuk mengetahui kapan dan bagaimana bank itu akan melepaskan pelonggaran moneternya, meskipun akhirnya hal yang diharapkan tersebut tidak didapati.

Brien Lundin, editor Gold Newsletter, mengatakan bahwa komentar Yellen adalah sebuah “nothingburger” (kosong, tidak sesuai harapan). Menurutnya kata-kata Yellen hampir secara eksklusif hanya membela tindakan atau regulasi Fed pasca krisis dan reformasi Dodd-Frank.

Setelah pidato Yellen etrsebut, dolar AS melemah. Greenback, yang diukur dengan Dixie alias Indeks Dolar AS, indeks yang mengukur kekuatan greenback terhadap perdagangan tertimbang (weighted-trade) enam mata uang utama, ditutup turun 0,77% menjadi 92,51 setelah turun ke 92,14, level terendah sejak 3 Mei 2016.

Pada Jum’at pagi waktu AS, emas gagal meraih daya tarik dari data ekonomi AS yang lemah. Data tersebut menumpulkan prospek untuk suku bunga yang lebih tinggi. Secara keseluruhan pesanan untuk barang tahan lama, barang-barang mulai dari pemanggang roti hingga pesawat terbang yang bertahan tiga tahun atau lebih, turun 6,8% pada bulan Juli, demikian paparan dari Departemen Perdagangan AS pada hari Jum’at, mengecewakan ekspektasi untuk penurunan 6%.

Emas sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS, yang meningkatkan opportunity cost untuk membeli dan menyimpan bullion yang non-yielding. Tingkat suku bunga yang lebih tinggi juga bisa mendorong performa greenback.

Rob Haworth, pakar investasi strategi di Wealth Management, mengatakan bahwa untuk saat ini rebound harga emas kemungkinan mencerminkan aksi para spekulan menguji tingkat harga tertinggi tahun ini dan memusatkan perhatian pada ketidakpastian kebijakan lanjutan dan risiko perumusan plafon utang untuk pemerintah AS.

“Menurut kami, isu-isu ini cenderung lebih bersifat sementara, dan kekuatan emas cenderung mereda dengan resolusi plafon utang dan melanjutkan normalisasi kebijakan Fed,” ujar Haworth.

Sumber berita: ForexSignal88, MarketWatch

Sumber gambar: Zeenews India

Share This

Berita Komoditas Lainnya

September 22, 2017

Harga Minyak Masih Santai Jelang OPEC Meeting

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan minyak Brent sama-sama bergerak positif tipis alias bergerak santai menjelang OPEC meeting yang diselenggarakan di Wina sore hingga…
September 22, 2017

Safe Haven Emas Timbul Seiring Kesalnya Korea Utara Terhadap AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Pada perdagangan Jumat sore akhir pekan ini pada bursa komoditi logam dunia yang berpusat di pasar komoditi London, tampaknya safe haven emas kali ini muncul kembali di sela-sela mulai hangatnya kembali kondisi…
September 22, 2017

Harga Emas Masih Dibayangi Tekanan di Sesi Akhir Pekan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Harga emas turun tajam pada hari Kamis karena para pedagang terus melepas taruhan bullish mereka pada logam mulia setelah pernyataan kebijakan Federal Reserve yang memicu ekspektasi kenaikan suku bunga akhir tahun.…
September 22, 2017

Minyak Bergerak Ringan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Pada perdagangan Kamis kemarin, harga minyak bergerak ringan setelah sehari sebelumnya mengalami penguatan yang cukup signifikan, dan minyak Brent juga mencapai level tertinggi kembali sejak Februari tahun ini.…
September 21, 2017

Emas Masih Melanjutkan Area Koreksinya

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/09/2017 – Pada perdagangan Kamis sore ini di bursa komoditas logam dunia dari pagi hingga sore yang berpusat di pasar komoditas London, tampaknya masih melanjutkan sisi jual lebih dalam lagi kepada emas pasca kagetnya investor…