ForexSignal88.com l Jakarta, 25/08/2017 – Untuk sementara waktu harga logam kuning masih tampak suram di pasar bullion internasional dengan adanya koreksi pada perdagangan futures dan karena para spekulan logam mulia ini mengkhawatirkan output yang lebih besar dan kondisi inflasi internasional yang berkepanjangan secara keseluruhan, demikian menurut seorang dealer logam kepada Daily Times.

Dealer tersebut mengatakan ia melihat hanya ada sedikit pembelian fisik belakangan ini karena pasar masih berada di bawah harga tertinggi bulan lalu, mengacu pada permintaan untuk kepentingan hedging dan penggunaan emas sebagai perhiasan.

Harga emas tampak sideways dengan adanya beberapa faktor yang berubah-ubah, juga karena fungsinya sebagai aset hedging (lindung nilai) hingga sebagai perhiasan, serta perbedaan motif antara para investor dan spekulan. Pergerakan harga emas juga tak lepas dari fungsinya sebagai termometer global yang mengukur stabilitas moneter, politik, ekonomi, serta dari dinamika permintaan/pasokan mentah dari logam itu sendiri.

Rendahnya permintaan logam kuning di pasar internasional dan domestik dan koreksi ke bawah yang terjadi pada perdagangan futures membuat harga logam ini tertekan sementara para pembeli mengkonsolidasikan posisi long mereka dengan melakukan perdagangan forward.

Ilya Spivak, analis senior untuk DailyFX, mengatakan bahwa harga komoditas tetap terkunci dalam rentang yang sempit karena pasar keuangan menunggu petunjuk arah selanjutnya dari simposium kebijakan tahunan Fed yang sedang berlangsung di Jackson Hole, Wyoming. Pidato yang sangat diantisipasi pasar adalah dari Ketua Janet Yellen dan selanjutnya pridato Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi.

Para pedagang menunggu komentar Yellen yang mungkin bakal menjadi sebuah sinyal awal dari apa disebut “pengetatan kuantitatif” (quantitative tightening/QT), sebuah langkah pengurangan neraca bank sentral AS yang membengkak pasca krisis keuangan sekitar satu dekade lalu. Pasar juga menunggu retorika lain yang membentuk potensi pada kenaikan suku bunga Fed lainnya sebelum akhir tahun.

Risalah rapat kebijakan FOMC bulan Juli mengungkapkan bahwa para pembuat kebijakan bank itu berharap dapat memulai pengurangan neraca pada “pertemuan mendatang”. Jika Yellen terlihat mengindikasikan hal ini akan terjadi pada bulan September, maka akan memberi ruang untuk kenaikan pada bulan Desember, dengan asumsi kekuatan “istimewa” yang menekan inflasi memudar seperti yang diharapkan.

Harga emas cenderung mengalami tekanan pada skenario tersebut karena prospek suku bunga yang lebih tinggi merongrong daya tarik aset non-interest atau non-yield seperti emas.

Sumber berita: ForexSignal88, DailyFX, Daily Times

Sumber gambar: World Mint Coins

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

 

Berita Komoditas Lainnya

February 21, 2018

Melemahnya Harga Minyak Terpicu Oleh Naiknya Nilai Dolar AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam di mana minyak WTI dan minyak Brent masuk di area konsolidasi alias masuk di area aksi ambil untung…
February 21, 2018

Harga Emas Tetap di Ruang Koreksinya

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas masih bergerak dengan nuansa yang negatif di mana situasi jual masih berlanjut…
February 21, 2018

Harga Emas Cetak Penurunan Harian Terburuk dalam 1½ Tahun

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2018 – Harga emas terpukul pada hari Selasa, dengan harga komoditas tersebut mencatatkan penurunan hariannya yang paling tajam dalam lebih dari satu tahun, dengan latar belakang penguatan dolar AS dan stabilisasi ekuitas.…
February 21, 2018

Harga Minyak Bergerak Tidak Seragam

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak beragam dimana WTI naik dan Brent turun dengan pemicu bahwa pasokan minyak Kanada ke AS berkurang serta kondisi nilai dolar AS yang menguat tentu akan membatasi…
February 20, 2018

Disparitas Harga WTI dan Brent Makin Mendekat

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/02/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak beragam di mana minyak WTI menguat tajam sedangkan minyak Brent masuk di area konsolidasi alias masuk di area aksi…