ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Harga emas (XAUUSD) mulai rebound pada Selasa pagi setelah pada sesi kemarin ditutup lebih rendah untuk sesi ketiga berturut-turut karena indeks dolar AS terus menguat ke level tertinggi dalam lebih dari 16 bulan, membebani permintaan untuk logam mulia.

Data MetaTrader yang digunakan tim analis ForexSignal88.com mencatat harga emas ditutup di $1.200,35 atau lebih rendah 0,77 persen daripada penutupan sesi Senin. Pagi ini harga logam kuning bergerak di $1.203,45.

Harga logam mulia tersebut membukukan penurunan dalam enam dari tujuh sesi perdagangan terakhir.

Jameel Ahmad, kepala strategi mata uang global dan riset pasar di FXTM, menjelaskan bahwa harga emas telah jatuh sejalan dengan naiknya dolar AS yang berarti bahwa rally greenback saat ini bukan merupakan refleksi dari spekulasi safe haven dari para pedagang.

Menurutnya penguatan dolar AS memang membebani emas sejalan dengan pandangan bahwa para investor menumpuk posisi bullish pada dolar AS, yang membuatnya lebih curiga bahwa langkah ini telah didorong oleh skeptisisme terhadap tercapainya kesepakatan pada perjanjian perdagangan AS dengan China pada bulan November.

Indeks Dolar AS yang menjadi ukuran kinerja mata uang AS terhadap enam rival utamanya, naik hampir 0,7% pada 97,535 setelah naik setinggi 97,578, level tertingginya sejak Juni 2017, menurut data FactSet.

Indeks itu telah naik sekitar 5,9% hingga saat ini, sebagian didorong oleh ekspektasi untuk pengetatan lebih lanjut oleh Federal Reserve.

The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada rapat kebijakan bulan depan dan tiga kali lagi pada tahun 2019. Suku bunga yang lebih tinggi dapat meningkatkan dolar AS dan membenamkan permintaan untuk komoditas dengan denominasi dolar AS.

Carlo Alberto De Casa, kepala analis di broker ActivTrades, berpendapat bahwa para investor sekarang yakin terhadap kenaikan suku bunga The Fed lainnya dalam beberapa minggu lagi, diikuti oleh tahun 2019 yang hawkish

Ia menambahkan bahwa ekspektasi pasar tersebut menambah tekanan lebih lanjut pada harga emas, yang kini telah jatuh di bawah level kunci $1.210.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Villa Ka

Share This

Berita Komoditas Lainnya

December 10, 2018

Harga Emas Mulai Sundul 1250

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Sejak Senin pagi hingga siang ini harga emas masih bergerak tipis namun stabil di dekat puncak tertinggi 5-bulan, terbantu oleh berkurangnya potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Pergerakan bullish harga emas…
December 10, 2018

Harga Emas Stabil di Senin Pagi Pasca Lonjakan di Pekan Lalu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Harga emas tampak stabil pada Senin pagi ini setelah pada sesi penutupan pekan lalu mencapai titik tertinggi sejak Juli sekaligus mencatatkan kenaikan mingguan terbesar sejak Agustus di tengah gejolak pasar yang…
December 07, 2018

Harga Emas Naik Tipis di Jumat Siang, Pasar Tunggu NFP

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas naik sedikit pada hari Jumat karena dolar AS masih didominasi sentimen negatif menyusul penurunan imbal hasil (yield) Treasury AS. Sementara itu para investor masih menunggu rilis data penggajian sektor…
December 07, 2018

Harga Emas Melayang di Dekat Titik Tertinggi 5-bulan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas bergerak mendatar pada Jumat pagi setelah di sesi sebelumnya menanjak ke harga tertinggi dalam lima bulan terakhir karena dolar AS melemah. Faktor utama yang menyebabkan dolar AS bergerak turun sekitar 0,3…
December 06, 2018

Naik di Asia, Harga Emas Mulai Terkoreksi Saat Masuki Eropa

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/12/2018 – Harga emas pagi tadi sempat menanjak ke $1.240,60, mendekati level tertinggi sesi Selasa di $1.241,75, terdorong oleh aksi risk aversion yang menekan dolar AS. Benjamin Lu, analis komoditas dengan Phillip Futures,…