ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit memburuk disaat pasar melihat ada peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang yang sedang memanas.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback berhasil mengalami tekanannya dari emas, sehingga hal ini masih membuat harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $5,80 atau 0,48% di level $1208,70 per troy ounce.

Dan pagi ini kondisi ini berbalik kejadiannya ketika perdagangan pasar komoditi di Tokyo berlangsung, di mana harga emas kontrak Desember untuk sementara masih mengalami kondisi yang melemah $0.60 atau 0,04% di level $1208,10 per troy ounce.

Harga emas sebelumnya dalam kondisi membaik kinerjanya, di mana muncul aksi beli dengan diiringi pergerakan dolar AS yang melemah cukup ringan tanpa diiringi data ekonomi AS meski dukungan naiknya suku bunga the Fed masih ada namun harga emas bisa pulih juga walaupun ada masalah tarif.

Harga emas sempat gagal membaik di mana fungsi emas sebagai aset pengaman investasi sedang tidak berfungsi. Sisi perang dagang kembali menjadi momen penting atas gagalnya emas berfungsi sebagai pelindung nilai karena investor lebih memilih instrumen dolar AS sebagai alat investasinya.

Pasar uang dunia sempat bergejolak sehingga pasar sangat ingin segera berhasil menahan laju penguatan greenback, yaitu keluarlah komentar Presiden Trump yang tidak senang dengan langkah kebijakan kenaikan suku bunga the Fed yang sering kali membuat dolar AS menguat.

Emas yang seharusnya berfungsi sebagai instrumen anti krisis sempat gagal menjalankan fungsinya pada pekan lalu karena rupanya krisis Turki dan negara-negara berkembang lainnya telah membuat investor tidak beralih ke emas namun beralih ke instrumen surat hutang berdenominasi dolar AS. Ini semua karena mereka melihat emas sudah tidak menarik dikoleksi untuk jangka panjang. Ini semua juga terkait dengan rencana kenaikan suku bunga the Fed dan masalah perang dagang masih selalu menghadang pergerakan positif emas sampai saat ini.

Prospek akan meningkatnya suku bunga the Fed karena tingginya inflasi adalah penyebab seringkali emas terkoreksi jika mendengar perang dagang. Masalah tarif yang seringkali mengganggu pergerakan emas, tampaknya juga mulai mendapat titik terang bahwa sisi jual emas memang bisa terjadi lagi.

Potensi perang tarif selalu memberi ruang koreksi kepada emas karena masalah akan naiknya inflasi. Bila memang tidak ada masalah tarif, maka penguatan emas memang akan besar adanya, malah cenderung terkoreksi. Dan rupanya masalah tarif yang berkpanjangan bisa diartikan ruang aksi ambil untung emas bisa terjadi kembali.

Di sisi lain pihak China sendiri juga tidak mau tunduk dan juga berusaha menekan AS dengan tarif baru juga, namun pasar mulai paham bahwa situasi ini akan berlangsung agak lama sehingga potensi beli emas memanfaatkan momentum aksi bank sentral dunia lainnya dalam usahanya meredam gejolak penguatan dolar AS, sehingga celah beli emas juga memang tidak akan besar.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters,

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Komoditas Lainnya

December 14, 2018

Harga Emas Stabil Seiring Beralihnya Fokus Pasar ke Fed Meeting

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Harga emas relatif stabil pada Jumat siang meskipun dibayangi tekanan jual. Stabilitas ini didukung oleh ketidakpastian di sekitar prospek kebijakan Federal Reserve untuk tahun depan. Harga logam mulia ini berada di…
December 14, 2018

Emas Turun karena Palladium Mundur Titik Rekor Tertinggi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Harga emas berakhir lebih rendah pada hari Kamis, dengan kekuatan dolar AS secara keseluruhan memaksa harga logam itu bergerak mundur lebih jauh. Harga palladium yang menjauh dari rekor harga penutupan (settlement)…
December 13, 2018

Harga Emas Merosot Tipis karena Kabar Brexit dan AS-China

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Harga emas merosot tipis sejak Kamis pagi karena dolar AS mulai stabil setelah menurun dari level tertinggi satu bulan di sesi sebelumnya sedangkan palladium naik ke rekor tertinggi sepanjang masa $1.264,25 pada awal…
December 13, 2018

Naik Tipis, Harga Emas Gagal Terjang 1250

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Harga emas naik tipis pada hari Rabu karena merosotnya dolar AS dan ekspektasi pasar untuk jumlah kenaikan suku bunga AS tahun depan yang semakin meredup, meningkatkan daya tarik aset non-bunga seperti emas batangan.…
December 12, 2018

Harga Emas Berusaha Naik Menjelang CPI AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Harga emas naik tipis pada awal sesi Rabu setelah ada indikasi bahwa Federal Reserve mungkin akan menurunkan kecepatan kenaikan biaya pinjaman dalam dua tahun ke depan. Data MetaTrader yang digunakan tim analisis…