ForexSignal88.com l Jakarta, 23/08/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak positif karena pasar memanfaatkan peluang jual yang muncul disaat kebijakan suku bunga the Fed yang sering membuat emas tertahan penguatannya lagi.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanannya dari emas, di mana hal ini masih membuat harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $2,50 atau 0,21% di level $1202,50 per troy ounce.

Dan pagi ini kondisi ini berbalik kejadiannya ketika perdagangan pasar komoditi di Tokyo berlangsung, di mana harga emas kontrak Desember untuk sementara masih mengalami kondisi yang melemah $4,50 atau 0,37% di level $1198,80 per troy ounce.

Harga emas sebelumnya dalam kondisi membaik kinerjanya namun dalam sepekan perdagangannya sebelumnya terkoreksi lebih dari 2%, alias muncul aksi jual yang cukup besar dengan diiringi dengan dolar AS yang mulai melemah terbatas dengan pemicu sebelumnya dari beberapa aksi bank sentral dunia agar pasar uang dunia kembali tenang pasca runtuh karena krisis Turki.

Pergerakan pasar uang di akhir pekan lalu juga menandakan bahwa Lira juga sudah mulai bisa membaik terhadap greenback, sehingga ini ada isyarat bahwa sudah saatnya bagi emas untuk kembali lagi dalam posisi belinya kembali, dan ini terlihat bahwa dengan mulai melemahnya dolar AS maka harga emas juga sudah mulai pulih penguatannya.

Harga emas pekan kemarin gagal membaik di mana fungsi emas sebagai aset pengaman investasi sedang tidak berfungsi. Pasar uang dunia sempat bergejolak sehingga pasar sangat ingin segera berhasil menahan laju penguatan greenback, yaitu keluarlah pernyataan Presiden Trump yang tidak senang dengan langkah kebijakan kenaikan suku bunga the Fed yang sering kali membuat dolar AS menguat.

Emas yang harusnya sebagai instrumen anti krisis sempat gagal menjalankan fungsinya pada pekan lalu karena rupanya krisis Turki membuat investor tidak beralih ke emas namun beralih ke instrumen surat hutang berdenominasi dolar AS. Ini semua karena mereka melihat emas sudah tidak menarik dikoleksi untuk jangka panjang.

Namun rencana kenaikan suku bunga the Fed dan masalah perang dagang masih selalu menghadang pergerakan positif emas sampai saat ini. Kondisi ini bisa membuat harga emas bisa terkoreksi lagi. Seperti kita ketahui bahwa ketika perang dagang memanas maka harga emas bisa terkoreksi. Ini disebabkan dengan tarif baru maka harga barang di AS akan naik dan naiknya harga barang maka menandakan naiknya inflasi.

Dan emas bisa memburuk dengan inflasi yang meninggi. Prospek akan meningkatnya suku bunga the Fed karena tingginya inflasi adalah penyebab seringkali emas terkoreksi jika mendengar perang dagang. Namun rupanya jalan damai antara AS dengan China akan segera mengakhiri polemik perdagangan diantara keduanya sehingga perang dagang bisa segera berakhir dan emas bisa kembali lagi ke atas level psikologis $1200 per troy ounce sebelum the Fed menaikkan suku bunganya bulan depan.

Namun fakta di lapangan berkata lain di mana the Fed menegaskan bahwa suku bunga masih bisa naik demi ekonomi AS yang aman kedepannya dan reaksi pasar setuju dengan pendapat tersebut dengan segera melakukan jual emas lagi.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters,

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Komoditas Lainnya

November 13, 2018

Harga Emas Memantul, Pasar Terus Awasi Geopolitik

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Harga emas memantul tipis namun masih rentan untuk terpukul kembali. Para investor dan traders masih tetap berhati-hati karena ketidakpastian geopolitik dapat menjadi pendukung harga emas namun di saat yang sama safe…
November 13, 2018

Harga Emas Rebound, Pasar Terus Awasi Prospek Suku Bunga Fed

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Harga emas (XAUUSD) mulai rebound pada Selasa pagi setelah pada sesi kemarin ditutup lebih rendah untuk sesi ketiga berturut-turut karena indeks dolar AS terus menguat ke level tertinggi dalam lebih dari 16 bulan,…
November 12, 2018

Apresiasi Greenback Benamkan Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Harga emas jatuh ke level terendah dalam sebulan pada hari Jumat (9/11) karena terbebani apresiasi dolar AS setelah Federal Reserve (The Fed) menegaskan kembali sikapnya mengenai laju pengetatan moneter yang dipandang…
November 12, 2018

Sentimen Greenback Masih Kuat, Harga Emas Mulai Bergerak ke Selatan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Harga emas relatif stabil pada hari Senin siang setelah menyentuh level satu bulan terendah pada sesi sebelumnya, tetapi harga logam ini tetap di bawah tekanan dari dolar AS yang lebih kuat dan ekspektasi pasar bahwa…
November 09, 2018

Harga Emas Terus Tertekan Pasca Fed Meeting

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 09/11/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini bergerak melemah pasca the Fed yang bernada hawkish.…