ForexSignal88.com l Jakarta, 21/08/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak positif karena pasar memanfaatkan peluang beli yang muncul disaat Presiden Trump yang tidak senang terhadap langkah kebijakan suku bunga the Fed yang seringa naik.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanannya dari emas, di mana hal ini masih membuat harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $13,00 atau 1,10% di level $1197,20 per troy ounce.

Dan pagi ini kondisi ini berlanjut kejadiannya ketika perdagangan pasar komoditi di Tokyo berlangsung, di mana harga emas kontrak Desember untuk sementara masih mengalami kondisi yang menguat $4,80 atau 0,40% di level $1199,40 per troy ounce.

Harga emas sebelumnya dalam kondisi membaik kinerjanya namun dalam sepekan perdagangannya sebelumnya terkoreksi lebih dari 2%, alias muncul aksi jual yang cukup besar dengan diiringi dengan dolar AS yang mulai melemah terbatas dengan pemicu sebelumnya dari beberapa aksi bank sentral dunia agar pasar uang dunia kembali tenang pasca runtuh karena krisis Turki.

Pergerakan pasar uang di akhir pekan lalu juga menandakan bahwa Lira juga sudah mulai bisa membaik terhadap greenback, sehingga ini ada isyarat bahwa sudah saatnya bagi emas untuk kembali lagi dalam posisi belinya kembali, dan ini terbukti semalam bahwa dengan mulai melemahnya dolar AS maka harga emas juga sudah mulai pulih penguatannya.

Harga emas pekan kemarin gagal membaik di mana fungsi emas sebagai aset pengaman investasi sedang tidak berfungsi. Pasar uang dunia sempat bergejolak sehingga membuat beberapa bank sentral di dunia ketiga melakukan aksi penyelamatan dengan usaha menahan dolar AS agar tidak menguat seperti Qatar dan Jerman memberi bantuan dana segar ke Turki, dan usaha tersebut sudah mulai berhasil menahan laju penguatan greenback, sehingga emas mulai rebound atau menguat pada pagi ini.

Emas yang harusnya sebagai instrumen anti krisis sempat gagal menjalankan fungsinya pada pekan lalu karena rupanya krisis Turki membuat investor tidak beralih ke emas namun beralih ke instrumen surat hutang berdenominasi dolar AS. Ini semua karena mereka melihat emas sudah tidak menarik dikoleksi untuk jangka panjang.

Faktor dari rencana kenaikan suku bunga the Fed dan masalah perang dagang masih selalu menghadang pergerakan positif emas sampai saat ini. Kondisi ini bisa membuat harga emas bisa terkoreksi lagi. Seperti kita ketahui bahwa ketika perang dagang memanas maka harga emas bisa terkoreksi. Ini disebabkan dengan tarif baru maka harga barang di AS akan naik dan naiknya harga barang maka menandakan naiknya inflasi.

Dan emas bisa memburuk dengan inflasi yang meninggi. Prospek akan meningkatnya suku bunga the Fed karena tingginya inflasi adalah penyebab seringkali emas terkoreksi jika mendengar perang dagang. Namun rupanya jalan damai antara AS dengan China akan segera mengakhiri polemik perdagangan diantara keduanya sehingga perang dagang bisa segera berakhir dan emas bisa kembali lagi ke atas level psikologis $1200 per troy ounce sebelum the Fed menaikkan suku bunganya bulan depan.

Dan Trump sendiri sudah menegaskan tidak senang dengan langkah kebijakan moneter the Fed yang gemar menaikkan suku bunganya. Trump mengharapkan Powell membantunya untuk memperbaiki kondisi ekonomi AS namun tidak dengan cara menaikkan suku bunganya.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters,

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Komoditas Lainnya

September 19, 2018

Program Stimulus Berhasil Angkat Harga Emas Kembali

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…
September 19, 2018

Sentimen Positif Harga Emas Mulai Timbul Meski Ada Perang Dagang

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit membaik meski pasar melihat ada peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang yang sedang memanas. Seperti kita…
September 18, 2018

Sentimen Negatif Harga Emas Tetap Ada Pasca Tarif Baru Trump

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang negatif dengan masih…
September 18, 2018

Momentum Negatif Harga Emas Langsung Timbul Disaat Perang Dagang Memuncak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit memburuk karena pasar memanfaatkan peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang sedang memanas kembali. Seperti…
September 17, 2018

Momentum Beli Emas Muncul Sejenak Disaat Pasar Tunggu Tarif Baru

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…