ForexSignal88.com l Jakarta, 20/08/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak positif karena pasar memanfaatkan peluang beli yang muncul disaat penguatan mata uang Lira mulai terlihat berlanjut lagi sehingga membawa efek bagus ke harga emas.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanannya dari emas, di mana hal ini masih membuat harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $0,20 atau 0,02% di level $1184,20 per troy ounce. Untuk perdagangan sepekan lalu, harga emas turun sebesar 2,9%, terburuk sejak Mei tahun lalu.

Dan pagi ini kondisi ini berlanjut kejadiannya ketika perdagangan pasar komoditi di Tokyo berlangsung, di mana harga emas kontrak Desember untuk sementara masih mengalami kondisi yang menguat $6,40 atau 0,54% di level $1190,60 per troy ounce.

Harga emas sebelumnya dalam kondisi membaik kinerjanya namun dalam sepekan perdagangannya terkoreksi lebih dari 2%, alias muncul aksi jual yang cukup besar dengan diiringi dengan dolar AS yang mulai melemah terbatas dengan pemicu sebelumnya dari data sentimen Michigan yang tidak mendorong akan terjadinya suku bunga the Fed yang naik.

Pergerakan pasar uang di akhir pekan lalu juga menandakan bahwa Lira juga sudah mulai bisa membaik terhadap greenback, sehingga ini ada isyarat bahwa sudah saatnya bagi emas untuk kembali lagi dalam posisi belinya kembali.

Harga emas pekan kemarin gagal membaik di mana fungsi emas sebagai aset pengaman investasi sedang tidak berfungsi. Pasar uang dunia masih bergejolak meski beberapa bank sentral di dunia ketiga melakukan aksi penyelamatan dengan usaha menahan dolar AS agar tidak menguat seperti Qatar memberi bantuan dana segar ke Turki, namun usaha tersebut sudah mulai berhasil menahan laju penguatan greenback, sehingga emas mulai rebound atau menguat pada pagi ini.

Emas yang harusnya sebagai instrumen anti krisis sempat gagal menjalankan fungsinya pada pekan lalu karena rupanya krisis Turki membuat investor tidak beralih ke emas namun beralih ke instrumen surat hutang berdenominasi dolar AS. Ini semua karena mereka melihat emas sudah tidak menarik dikoleksi untuk jangka panjang.

Faktor dari rencana kenaikan suku bunga the Fed dan masalah perang dagang masih selalu menghadang pergerakan positif emas sampai saat ini. Kondisi ini bisa membuat harga emas bisa terkoreksi lagi. Seperti kita ketahui bahwa ketika perang dagang memanas maka harga emas bisa terkoreksi. Ini disebabkan dengan tarif baru maka harga barang di AS akan naik dan naiknya harga barang maka menandakan naiknya inflasi.

Dan emas bisa memburuk dengan inflasi yang meninggi. Prospek akan meningkatnya suku bunga the Fed karena tingginya inflasi adalah penyebab seringkali emas terkoreksi jika mendengar perang dagang. Namun rupanya jalan damai antara AS dengan China akan segera mengakhiri polemik perdagangan diantara keduanya sehingga perang dagang bisa segera berakhir dan emas bisa kembali lagi ke atas level psikologis $1200 per troy ounce sebelum the Fed menaikkan suku bunganya bulan depan.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters,

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Komoditas Lainnya

November 16, 2018

Harga Emas Amankan Dorongan Bullish Akibat Brexit

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Hingga Jumat siang ini harga emas berusaha menjaga momentum bullish karena para investor tetap mencari aset safe haven di tengah kekhawatiran atas potensi kekacauan kepergian Inggris dari Uni Eropa. Harga emas spot…
November 16, 2018

Kisruh Brexit Dorong Investor Bergegas ke Safe Haven Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Harga emas menanjak kembali di Jumat pagi, mencapai puncak satu minggu karena para investor mencari perlindungan dari gejolak pasar setelah draft perjanjian Brexit yang telah lama ditunggu-tunggu menjelma menjadi…
November 15, 2018

Harga Emas Sideways, Pasar Menunggu Data Ritel dan Pidato Powell

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Harga emas (XAUUSD) tetap stabil pada Kamis siang, setelah naik hampir satu persen di sesi sebelumnya, karena dolar AS mundur lebih jauh dari puncak 16 bulan terhadap sekumpulan mata uang utama. Saat berita ini…
November 15, 2018

Harga Emas Terkerek Potensi Suram Ekonomi Global dan Depresiasi Greenback

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Harga emas (XAUUSD) beranjak naik pada sesi perdagangan Rabu, terdongkrak oleh masih adanya kekhawatiran para pelaku pasar terhadap perkembangan potensi ekonomi dan geopolitik yang membuat mereka segera beralih…
November 14, 2018

Harga Emas Mencoba Teruskan Rebound Saat Pasar Menunggu CPI AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Harga emas masih diliputi nuansa positif pada Rabu pagi, menyusul rebound yang terjadi kemarin setelah harga komoditas ini jatuh sejenak ke bawah level psikologis $1.200,00. Namun perdagangan emas berjangka di divisi…