ForexSignal88.com l Jakarta, 15/08/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang negatif sebagai bentuk perlawanan harga sebelumnya.

Sejak akhir pekan lalu, harga emas selalu dibayang-bayangi sisi yang negatif di saat munculnya krisis Turki yang membuat pasar keuangan global bergejolak karena khawatir dengan masa depan salah satu negara Eropa tersebut yang bisa membawa dampak rusaknya ekonomi sebuah negara terhadap ancaman gagal bayar hutang beberapa negara termasuk Uni Eropa.

Aksi safe haven dolar sangat marak hingga tadi siang dan membuat harga emas terkoreksi cukup besar hingga turun lebih 2% sejak akhir pekan lalu atau di saat krisis Turki mengemuka. Bahkan harga emas diperdagangkan lagi di bawah level psikologis $1200 per troy ounce lagi seperti Januari 2017 lalu.

Bahkan semalam harga emas ditutup terendah dalam 17 bulan terakhir serta sempat diperdagangkan di bawah level $1200 per troy ounce, sehingga makin menambah derita harga emas yang telah gagal menjalankan fungsinya sebagai pengaman investasi di saat krisis terjadi.

Penguatan dolar juga didukung oleh data inflasi konsumen AS yang ternyata tercatat terbaik sejak September 2008 sehingga makin membuat kokoh keinginan the Fed untuk terus melanjutkan sisi kenaikan suku bunganya lebih lanjut, semakin menambah luka derita harga emas.

Hal ini membuat harga emas untuk kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex sementara melemah $7,00 atau 0,58% di level $1993.70 per troy ounce. Untuk harga perak kontrak September di Comex untuk sementara melemah $0,17 atau 1,12% di level $14,89 per troy ounce.

Harga emas secara umum masih dalam tekanan jual atau melemah dan memasuki pekan kesembilan secara berturut-turut mengalami pelemahannya dengan potensi perang dagang dan rencana kenaikan suku bunga the Fed yang makin memojokkan harga emas ke level terendahnya sejak setahun ini.

Apalagi pandangan optimis the Fed tentang masa depan ekonomi AS pada pekan lalu dari hasil Fed meeting, seakan makin menyuburkan investor untuk melepas emas karena dapat dipastikan bahwa the Fed akan menaikkan suku bunganya pada September dan Desember nanti.

Seperti kita ketahui bahwa perang dagang yang memuncak seringkali membangkitkan rasa safe haven dolar AS sehingga emas akan terkoreksi. Perang tarif akan menimbulkan dampak naiknya harga barang, atau artinya inflasi di AS naik. Naiknya inflasi AS maka sejalan keinginan the Fed yang akan menaikkan suku bunganya jika inflasi meninggi.

Apalagi Turki dan beberapa negara yang mata uangnya tertekan penguatan dolar AS, sejauh ini sedang berusaha berbuat aksi penyelamatan mata uangnya agar tidak melanjutkan sisi penurunannya, namun upaya ini belum menunjukkan hasilnya. Rupanya penguatan emas menantikan data ekonomi AS yang akan rilis nanti malam, jikw membaik harga emas masih bisa tertekan.

Sumber berita: Reuters, Investing, Kitco, Bloomberg, ForexSignal88.com, CNBC

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Komoditas Lainnya

November 13, 2018

Harga Emas Memantul, Pasar Terus Awasi Geopolitik

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Harga emas memantul tipis namun masih rentan untuk terpukul kembali. Para investor dan traders masih tetap berhati-hati karena ketidakpastian geopolitik dapat menjadi pendukung harga emas namun di saat yang sama safe…
November 13, 2018

Harga Emas Rebound, Pasar Terus Awasi Prospek Suku Bunga Fed

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Harga emas (XAUUSD) mulai rebound pada Selasa pagi setelah pada sesi kemarin ditutup lebih rendah untuk sesi ketiga berturut-turut karena indeks dolar AS terus menguat ke level tertinggi dalam lebih dari 16 bulan,…
November 12, 2018

Apresiasi Greenback Benamkan Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Harga emas jatuh ke level terendah dalam sebulan pada hari Jumat (9/11) karena terbebani apresiasi dolar AS setelah Federal Reserve (The Fed) menegaskan kembali sikapnya mengenai laju pengetatan moneter yang dipandang…
November 12, 2018

Sentimen Greenback Masih Kuat, Harga Emas Mulai Bergerak ke Selatan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Harga emas relatif stabil pada hari Senin siang setelah menyentuh level satu bulan terendah pada sesi sebelumnya, tetapi harga logam ini tetap di bawah tekanan dari dolar AS yang lebih kuat dan ekspektasi pasar bahwa…
November 09, 2018

Harga Emas Terus Tertekan Pasca Fed Meeting

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 09/11/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini bergerak melemah pasca the Fed yang bernada hawkish.…