ForexSignal88.com l Jakarta, 08/08/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif pasca China merilis data inflasinya.

Kemarin data neraca perdagangan China tetap suplus di bulan lalu namun turun, atau lebih kecil daripada bulan sebelumnya namun masih diatas perkiraan pasar sehingga ini isyarat bahwa kondisi daya beli konsumen China tetap tinggi meskipun perang tarif sudah mulai diterapkan Trump terhadap produk asal China dan begitu juga sebaliknya. Tingginya daya beli ini menjadi poin positif harga emas karena dapat dipastikan bahwa daya konsumsi masyarakat China masih tetap tinggi dan ini membuat dolar AS melemah.

Pelemahan dolar AS juga muncul karena rencana bank sentral China PBOC untuk terus melakukan intervensi ke pasar uang agar yuan tetap rendah nilainya, sehingga membuat dolar AS tidak berkutik. Begitu juga rencana bank sentral Jepang yang akan mengakomodasi kebijakan moneternya dengan menjaga rentang kurva imbal hasil yang lebih besar, membuat dolar AS tertekan yen. Situasi ini dimanfaatkan emas untuk melakukan sisi beli sejenaknya.

Data inflasi China membaik di bulan lalu, memberi arti bahwa pertanyaan besar terhadap rencana kenaikan suku bunga the Fed makin disangsikan setelah Presiden Trump sesumbar bahwa pertumbuhan AS bisa 5% di kuartal ini, semakin menambah ketidakyakinan bahwa situasi tersebut bisa terjadi sehingga mata uang AS sedikit terkoreksi lagi jelang rilisnya data inflasi AS.

Hal ini membuat harga emas untuk kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex sementara menguat $2,20 atau 0,18% di level $1223.20 per troy ounce. Untuk harga perak kontrak September di Comex untuk sementara menguat $0,03 atau 0,18% di level $15,46 per troy ounce.

Namun seutuhnya dalam sepekan lalu, harga emas secara umum masih terkoreksi atau melemah dan memasuki pekan kedelapan secara berturut-turut mengalami pelemahannya dengan potensi perang dagang dan rencana kenaikan suku bunga the Fed yang makin memojokkan harga emas ke level terendahnya sejak setahun ini.

Apalagi pandangan optimis the Fed tentang masa depan ekonomi AS pada pekan lalu dari hasil Fed meeting, seakan makin menyuburkan investor untuk melepas emas karena dapat dipastikan bahwa the Fed akan menaikkan suku bunganya pada September dan Desember nanti.

Seperti kita ketahui bahwa perang dagang yang memuncak seringkali membangkitkan rasa safe haven dolar AS sehingga emas akan terkoreksi. Perang tarif akan menimbulkan dampak naiknya harga barang, atau artinya inflasi di AS naik. Naiknya inflasi AS maka sejalan keinginan the Fed yang akan menaikkan suku bunganya jika inflasi meninggi. Namun kali ini pertanyaan berbalik ke pihak AS, di mana pasar sekarang mempertanyakan kinerja ekonominya setelah perang tarif dijalankan, apakah masih bisa menaikkan suku bunganya atau tidak.

Sumber berita: Reuters, Investing, Kitco, Bloomberg, ForexSignal88.com, CNBC

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Komoditas Lainnya

December 14, 2018

Harga Emas Stabil Seiring Beralihnya Fokus Pasar ke Fed Meeting

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Harga emas relatif stabil pada Jumat siang meskipun dibayangi tekanan jual. Stabilitas ini didukung oleh ketidakpastian di sekitar prospek kebijakan Federal Reserve untuk tahun depan. Harga logam mulia ini berada di…
December 14, 2018

Emas Turun karena Palladium Mundur Titik Rekor Tertinggi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Harga emas berakhir lebih rendah pada hari Kamis, dengan kekuatan dolar AS secara keseluruhan memaksa harga logam itu bergerak mundur lebih jauh. Harga palladium yang menjauh dari rekor harga penutupan (settlement)…
December 13, 2018

Harga Emas Merosot Tipis karena Kabar Brexit dan AS-China

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Harga emas merosot tipis sejak Kamis pagi karena dolar AS mulai stabil setelah menurun dari level tertinggi satu bulan di sesi sebelumnya sedangkan palladium naik ke rekor tertinggi sepanjang masa $1.264,25 pada awal…
December 13, 2018

Naik Tipis, Harga Emas Gagal Terjang 1250

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Harga emas naik tipis pada hari Rabu karena merosotnya dolar AS dan ekspektasi pasar untuk jumlah kenaikan suku bunga AS tahun depan yang semakin meredup, meningkatkan daya tarik aset non-bunga seperti emas batangan.…
December 12, 2018

Harga Emas Berusaha Naik Menjelang CPI AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Harga emas naik tipis pada awal sesi Rabu setelah ada indikasi bahwa Federal Reserve mungkin akan menurunkan kecepatan kenaikan biaya pinjaman dalam dua tahun ke depan. Data MetaTrader yang digunakan tim analisis…