ForexSignal88.com l Jakarta, 09/08/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak positif karena pasar memanfaatkan peluang beli yang berlanjut setelah penguatan sepanjang perdagangan semalam.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanannya dari emas, sehingga hal ini membuat harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $3,50 atau 0,29% di level $1221,80 per troy ounce.

Dan kondisi ini berlanjut kejadiannya ketika perdagangan pasar komoditi di Tokyo pagi ini berlangsung, di mana harga emas kontrak Desember untuk sementara mengalami kondisi yang menguat $0,90 atau 0,14% di level $1222,70 per troy ounce.

Harga emas sebelumnya dalam kondisi membaik, alias muncul aksi beli kembali yang marak diiringi dengan dolar AS melemah lagi dengan dukungan dari beberapa data tenaga kerja dan data pembukaan lapangan kerja baru di AS yang tidak mendukung kenaikan suku bunga the Fed, diiringi nuansa perang dagang dan jelang sanksi ekonomi AS terhadap Iran, telah mampu membangkitkan aksi safe haven emas sehingga semalam situasi memuncul sisi beli emas lagi.

Data surplus perdagangan China bulan lalu memang turun, namun masih diatas perkiraan sehingga mengisyaratkan bahwa kondisi daya beli konsumen China juga masih tetap tinggi, sehingga peluang beli emas memang masih akan terjaga. Pagi tadi data inflasi China juga naik, menandakan bahwa kondisi perang tarif akan membawa dampak inflasi yang akan tinggi juga.

Pekan lalu meskipun the Fed tidak merubah suku bunganya, namun adanya pandangan atau rasa optimis yang lebih bagus bagi ekonomi AS oleh the Fed, telah membuat emas kurang menarik jika dikoleksi secara jangka panjang, apalagi beberapa data ekonomi AS masih baik hasilnya sehingga isyarat kenaikan suku bunga the Fed selanjutnya makin kuat. Presiden Trump sendiri bangga dengan kondisi terakhir ekonomi AS yang terasa tidak mengalami hambatan meski ada kebijakan tarifnya. Diperkirakan Trump bahwa kuartal ini pertumbuhan AS bisa di angka 5%.

Banyak investor yang kurang begitu paham dengan jalan pikiran Trump tersebut, sehingga peluang kenaikan suku bunga the Fed memang sedang dipertanyakan kelanjutannya. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk beli emas sejenak pagi ini.

Rencana kenaikan suku bunga the Fed dan masalah perang dagang masih selalu menghadang pergerakan positif emas. Potensi verbal intervensi kadangkala bertujuan untuk melemahkan dolar AS secara sementara dan dimanfaatkan dengan sisi beli emas sesaat ini meskipun kondisi ini sedikit terbatas hari ini karena China sedang berencana menaikkan tarif baru bagi impor AS sebagai tindakan balasan senilai $16 milyar serta AS sedang menekan Iran agar bersedia menuruti keinginan AS untuk berdamai.

Kondisi ini bisa membuat harga emas bisa terkoreksi lagi. Seperti kita ketahui bahwa ketika perang dagang memanas maka harga emas bisa terkoreksi. Ini disebabkan dengan tarif baru maka harga barang di AS akan naik dan naiknya harga barang maka menandakan naiknya inflasi. Dan emas bisa memburuk jika inflasi meninggi. Prospek akan meningkatnya suku bunga the Fed karena tingginya inflasi adalah penyebab seringkali emas terkoreksi jika mendengar perang dagang.

Namun sejak perdagangan semalam, potensi perang tarif rupanya akan menjadi bahan pertimbangan investor bagaimana masa depan pertumbuhan ekonomi di AS ketika perang tarif berlangsung, apakah merendahkan pertumbuhan atau tidak. Jika rendah kemungkinan rencana kenaikan suku bunga the Fed pasti akan tertunda, sehingga ini ada peluang beli lagi bagi emas saat ini.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters,

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Komoditas Lainnya

December 14, 2018

Harga Emas Stabil Seiring Beralihnya Fokus Pasar ke Fed Meeting

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Harga emas relatif stabil pada Jumat siang meskipun dibayangi tekanan jual. Stabilitas ini didukung oleh ketidakpastian di sekitar prospek kebijakan Federal Reserve untuk tahun depan. Harga logam mulia ini berada di…
December 14, 2018

Emas Turun karena Palladium Mundur Titik Rekor Tertinggi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Harga emas berakhir lebih rendah pada hari Kamis, dengan kekuatan dolar AS secara keseluruhan memaksa harga logam itu bergerak mundur lebih jauh. Harga palladium yang menjauh dari rekor harga penutupan (settlement)…
December 13, 2018

Harga Emas Merosot Tipis karena Kabar Brexit dan AS-China

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Harga emas merosot tipis sejak Kamis pagi karena dolar AS mulai stabil setelah menurun dari level tertinggi satu bulan di sesi sebelumnya sedangkan palladium naik ke rekor tertinggi sepanjang masa $1.264,25 pada awal…
December 13, 2018

Naik Tipis, Harga Emas Gagal Terjang 1250

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Harga emas naik tipis pada hari Rabu karena merosotnya dolar AS dan ekspektasi pasar untuk jumlah kenaikan suku bunga AS tahun depan yang semakin meredup, meningkatkan daya tarik aset non-bunga seperti emas batangan.…
December 12, 2018

Harga Emas Berusaha Naik Menjelang CPI AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Harga emas naik tipis pada awal sesi Rabu setelah ada indikasi bahwa Federal Reserve mungkin akan menurunkan kecepatan kenaikan biaya pinjaman dalam dua tahun ke depan. Data MetaTrader yang digunakan tim analisis…