ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Harga emas jatuh lebih dari satu persen pada hari Selasa dan mencapai titik terendah dalam setahun terakhir karena dolar AS menguat terdorong oleh kesaksian Ketua Federal Reserve Jerome Powell di hadapan Kongres AS.

Powell memberikan pandangan optimistis tentang ekonomi AS kepada Komite Perbankan Senat AS pada hari Selasa, dengan pasar mengharapkan dua kenaikan suku bunga lebih tahun ini, di tengah ekspansi ekonomi yang berkelanjutan.

Dolar AS yang menjadi denominasi harga emas menguat terhadap sejumlah mata uang utama selama kesaksian Powell tersebut, membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi para investor yang tidak menggunakan dolar AS.

David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures, menjelaskan bahwa dolar AS benar-benar bereaksi terhadap efek goldilocks perekonomian (kondisi ekonomi tidak terlalu dingin atau tidak terlalu panas) dan lingkungan tingkat bunga yang meningkat secara perlahan-lahan. Menurutnya, kondisi tersebut adalah resep untuk dolar AS yang lebih kuat.

Suku bunga yang lebih tinggi membuat harga emas menjadi lebih mahal karena emas tidak mendapatkan bunga atau dividen dan meningkatkan biaya peluang (opportunity cost).

Menurut data MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division, kemarin harga emas turun 1,1 persen ke $1.225,85, level terendah sejak 14 Juli 2017, dan ditutup negatif di $1.227,45. Sepanjang tahun ini, harga logam kuning turun lebih dari lima persen.

Sementara itu Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan pada hari Senin bahwa meningkatnya ketegangan perdagangan setelah tindakan tarif AS telah menjadi ancaman yang akan menekan prospek pertumbuhan jangka menengah.

Komentar IMF itu muncul karena China melaporkan pertumbuhan kuartal kedua yang lebih lambat, meskipun Beijing mengatakan bahwa tidak akan mempengaruhi target pertumbuhan 2018-nya.

Sedangkan para ekonom UBS menurunkan estimasi mereka untuk pertumbuhan China untuk mempertimbangkan eskalasi perang perdagangan.

Richard Xu, seorang manajer investasi pada ETF emas terbesar yang diperdagangkan di China, HuaAn Gold, melihat bahwa jika China melambat, akan ada konsekuensi terhadap konsumsi komoditas global dan kondisi itu akan juga menyeret harga emas turun.

Permintaan emas para konsumen papan atas China terus melemah karena perselisihan perdagangan yang sedang berlangsung dengan AS tersebut telah melemahkan mata uang lokal.

Josh Graves dari RJO Futures beropini bahwa harga spot emas bisa menembus level support di $1.220,00 dan menguji level psikologis $1.200,00.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Crypto Coins News

Share This

Berita Komoditas Lainnya

December 10, 2018

Harga Emas Stabil di Senin Pagi Pasca Lonjakan di Pekan Lalu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Harga emas tampak stabil pada Senin pagi ini setelah pada sesi penutupan pekan lalu mencapai titik tertinggi sejak Juli sekaligus mencatatkan kenaikan mingguan terbesar sejak Agustus di tengah gejolak pasar yang…
December 07, 2018

Harga Emas Naik Tipis di Jumat Siang, Pasar Tunggu NFP

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas naik sedikit pada hari Jumat karena dolar AS masih didominasi sentimen negatif menyusul penurunan imbal hasil (yield) Treasury AS. Sementara itu para investor masih menunggu rilis data penggajian sektor…
December 07, 2018

Harga Emas Melayang di Dekat Titik Tertinggi 5-bulan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas bergerak mendatar pada Jumat pagi setelah di sesi sebelumnya menanjak ke harga tertinggi dalam lima bulan terakhir karena dolar AS melemah. Faktor utama yang menyebabkan dolar AS bergerak turun sekitar 0,3…
December 06, 2018

Naik di Asia, Harga Emas Mulai Terkoreksi Saat Masuki Eropa

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/12/2018 – Harga emas pagi tadi sempat menanjak ke $1.240,60, mendekati level tertinggi sesi Selasa di $1.241,75, terdorong oleh aksi risk aversion yang menekan dolar AS. Benjamin Lu, analis komoditas dengan Phillip Futures,…
December 06, 2018

Harga Emas Turun, Pasar Terus Pantau Brexit dan NFP

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/12/2018 – Harga emas berakhir negatif pada hari Rabu, menghentikan kenaikan dua sesi berturut-turut, sehari setelah harga komoditas itu mencapai level tertingginya sejak Juli saat terjadi pelemahan dolar AS. Para pedagang emas…