ForexSignal88.com l Jakarta, 10/07/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak positif kembali pasca rilisnya data inflasi China yang membaik.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanannya kepada emas, sehingga hal ini membuat harga emas kontrak Agustus di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $2,70 atau 0,22% di level $1258,50 per troy ounce.

Dan kondisi ini berlanjut kejadiannya ketika perdagangan pasar komoditi di Tokyo pagi ini berlangsung, di mana harga emas kontrak Agustus untuk sementara mengalami kondisi yang menguat $0,70 atau 0,06% di level $1259,80 per troy ounce.

Harga emas sebelumnya dalam kondisi membaik namun terbatas. Kondisi positif emas terbantu oleh data tenaga kerja AS yang hasilnya kurang mendukung kenaikan suku bunga the Fed, namun sisi negatif emas malah muncul karena China dan AS sudah mulai melaksanakan kebijakan tarif bea impornya, sehingga investor sempat untuk tidak terlalu banyak mengoleksi emas, apalagi di Inggris terjadi konflik politik sehingga dukungan penguatan emas juga makin berkurang.

Pagi ini sudah berlanjut dengan sisi positif emas lagi karena seperti melihat hasil inflasi China yang ternyata naik. Kondisi naiknya inflasi China menandakan bahwa daya beli konsumen di China kemungkinan besar masih akan terjaga. China merupakan negeri pengimpor terbesar emas didunia, harapannya pertumbuhan ekonomi yang terjaga maka daya beli konsumennya juga ikut terjaga sehingga serapan beli emas juga tetap tinggi.

Namun sekali lagi, penguatan emas memang tidak akan besar mengingat sisi perang dagang masih belum selesai ceritanya. Seperti terungkap dalam Fed minutes pekan lalu, saat itu bank sentral AS tersebut telah bercerita bahwa akan menaikkan suku bunganya lagi di tahun ini dan tahun depan. The Fed juga mengungkapkan sudah mulai khawatir terhadap perang tarif yang bisa membuat daya belanja investasi mengalami penurunan sehingga ancaman resesi sekarang menjadi pertimbangan juga dalam mengambil kebijakan moneternya.

Perang tarif selalu membawa 2 dampak yaitu efek emas menguat, dan juga bisa melemah. Yang di atas merupakan efek emas menguat. Namun sikap proteksi Presiden Trump dapat dipastikan akan membawa dampak terjadinya kenaikan dari beberapa barang kebutuhan dalam negeri di AS. Efek ini akan membawa emas untuk tertekan karena suku bunga akan naik.

Harapan penguatan setelah data inflasi China adalah data pembukaan lapangan kerja baru AS nanti malam. Berharap data JOLTs memburuk dengan asumsi lapangan kerja baru menurun sehingga situasi tenaga kerja AS makin tidak ketat sehingga dorongan kenaikan suku bunga the Fed juga berkurang.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters,

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Komoditas Lainnya

November 14, 2018

Harga Emas Mencoba Teruskan Rebound Saat Pasar Menunggu CPI AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Harga emas masih diliputi nuansa positif pada Rabu pagi, menyusul rebound yang terjadi kemarin setelah harga komoditas ini jatuh sejenak ke bawah level psikologis $1.200,00. Namun perdagangan emas berjangka di divisi…
November 14, 2018

Perdagangan Emas Tetap Menunggu Data Inflasi AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Harga emas naik sekitar 0,2 persen menjadi $1.203,80 pada Rabu siang ini. Harga komoditas ini telah merosot ke level terendah sejak 11 Oktober di $1.196,15 di sesi sebelumnya. John Sharma, ekonom dari National…
November 13, 2018

Harga Emas Memantul, Pasar Terus Awasi Geopolitik

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Harga emas memantul tipis namun masih rentan untuk terpukul kembali. Para investor dan traders masih tetap berhati-hati karena ketidakpastian geopolitik dapat menjadi pendukung harga emas namun di saat yang sama safe…
November 13, 2018

Harga Emas Rebound, Pasar Terus Awasi Prospek Suku Bunga Fed

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Harga emas (XAUUSD) mulai rebound pada Selasa pagi setelah pada sesi kemarin ditutup lebih rendah untuk sesi ketiga berturut-turut karena indeks dolar AS terus menguat ke level tertinggi dalam lebih dari 16 bulan,…
November 12, 2018

Apresiasi Greenback Benamkan Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Harga emas jatuh ke level terendah dalam sebulan pada hari Jumat (9/11) karena terbebani apresiasi dolar AS setelah Federal Reserve (The Fed) menegaskan kembali sikapnya mengenai laju pengetatan moneter yang dipandang…