ForexSignal88.com l Jakarta, 04/06/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini bergerak positif seiring dengan kembali memanasnya masalah perdagangan antara AS dengan China dan dunia pasca pertemuan G7 akhir pekan lalu.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan akhir pekan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada emas, sehingga hal ini membuat harga emas kontrak Agustus di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $6,80 atau 0,52% di level $1297,90 per troy ounce. Dalam sebulan perdagangannya, harga emas mengalami penurunan sebesar 1,6% di Mei lalu dan dalam perdagangan sepekan lalu, emas mengalami penurunan sebesar 0,7%.

Dan kondisi ini berlanjut juga kejadiannya ketika perdagangan pasar komoditi di Tokyo pagi ini berlangsung, di mana harga emas kontrak Agustus untuk sementara mengalami kondisi yang melemah sebesar $0,10 atau 0,01% ke level $1297,80 per troy ounce.

Harga emas akhir pekan lalu sempat mengalami koreksi panjang setelah data-data ekonomi AS berhasil menenggelamkan supremasi emas sebagai aset pengaman investor. Data tenaga kerja AS ternyata hasilnya makin solid di periode lalu untuk mendukung kenaikan suku bunga the Fed di bulan ini. Ditambah lagi data aktivitas manufaktur ISM membaik lagi dan bertambah besar segi ekspansinya, sehingga hal ini menambah penderitaan harga emas untuk ditutup lagi di bawah level psikologis $1300 per troy ounce di pekan lalu.

Secara psikologis jika ditutup di bawah level psikologis tersebut telah membuat isyarat memang bagi investor bahwa di kemudian hari harga emas memang masih sulit untuk menguat lebih jauh keatas, karena penghambat naiknya suku bunga the Fed masih akan terus menghantuinya.

Sisi non data ekonomi yaitu masalah perang daganglah masih bisa membantu emas untuk tidak terlalu terkoreksi harganya. Di mana potensi safe haven akan muncul jika perdabatan panjang tentang kebijakan perdagangan AS ini muncul ke permukaan.

Akhir pekan lalu, China suah melancarkan ancamannya ke AS, jika AS masih berpegang teguh melakukan tarif baru bagi produk teknologi tinggi asal China senilai $50 milyar per tahun, maka China tidak akan mengurangi surplus perdagangannya dengan AS yang tahun lalu mencapai sekitar $375 milyar per tahunnya.

Tampaknya pertemuan AS dengan China di akhir pekan lalu juga tidak menghasilkan sebuah rencana meredakan perang dagang. Apalagi dalam G7 summit, semua peserta juga mengecam kebijakan proteksi Presiden Trump, dan Trump juga menuduh semua negara melakukan kecurangan dan tidak adil kepada AS dalam hal perdagangannya.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters,

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Komoditas Lainnya

December 14, 2018

Harga Emas Stabil Seiring Beralihnya Fokus Pasar ke Fed Meeting

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Harga emas relatif stabil pada Jumat siang meskipun dibayangi tekanan jual. Stabilitas ini didukung oleh ketidakpastian di sekitar prospek kebijakan Federal Reserve untuk tahun depan. Harga logam mulia ini berada di…
December 14, 2018

Emas Turun karena Palladium Mundur Titik Rekor Tertinggi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Harga emas berakhir lebih rendah pada hari Kamis, dengan kekuatan dolar AS secara keseluruhan memaksa harga logam itu bergerak mundur lebih jauh. Harga palladium yang menjauh dari rekor harga penutupan (settlement)…
December 13, 2018

Harga Emas Merosot Tipis karena Kabar Brexit dan AS-China

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Harga emas merosot tipis sejak Kamis pagi karena dolar AS mulai stabil setelah menurun dari level tertinggi satu bulan di sesi sebelumnya sedangkan palladium naik ke rekor tertinggi sepanjang masa $1.264,25 pada awal…
December 13, 2018

Naik Tipis, Harga Emas Gagal Terjang 1250

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Harga emas naik tipis pada hari Rabu karena merosotnya dolar AS dan ekspektasi pasar untuk jumlah kenaikan suku bunga AS tahun depan yang semakin meredup, meningkatkan daya tarik aset non-bunga seperti emas batangan.…
December 12, 2018

Harga Emas Berusaha Naik Menjelang CPI AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Harga emas naik tipis pada awal sesi Rabu setelah ada indikasi bahwa Federal Reserve mungkin akan menurunkan kecepatan kenaikan biaya pinjaman dalam dua tahun ke depan. Data MetaTrader yang digunakan tim analisis…