ForexSignal88.com l Jakarta, 15/05/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit menguat dengan potensi aksi beli kembali yang muncul di saat investor mulai hati-hati akan kondisi kenaikan suku bunga the Fed yang harus naik bertahap di tahun ini.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan awal pekan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada emas, sehingga hal ini membuat harga emas kontrak Juni di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $7,50 atau 0,57% di level $1313,20 per troy ounce.

Dan kondisi ini berbalik sejenak kejadiannya ketika perdagangan pasar komoditi di Tokyo pagi ini berlangsung, di mana harga emas kontrak Juni untuk sementara mengalami kondisi yang menguat sebesar $0,60 atau 0,05% ke level $1314,00 per troy ounce.

Awal pekan kemarin, harga emas mengalami tekanan lagi di mana investor melihat bahwa kinerja ekonomi AS masih akan solid dengan dukungan imbal hasil surat hutang pemerintah AS yang membaik kembali. Semalam investor khawatir akan membaiknya data penjualan eceran AS yang baru akan rilis nanti malam, sehingga imbal hasil surat hutang pemerintah AS membaik lagi kondisinya dan dolar AS secara tak terduga menguat lagi.

Sebelumnya investor timbul rasa kecewanya terhadap inflasi AS. Sisi kekecewaan ini sebetulnya menjadi momen penting bagi kebangkitan emas yang dalam beberapa pekan ini telah mengalami kegagalan untuk naik atau terjadi koreksi yang hampir 2% karena investor waktu itu masih sangat yakin bahwa kondisi ekonomi AS akan tetap solid di kuartal kedua tahun ini.

The Fed sendiri masih yakin terhadap proyeksi pertumbuhan ekonomi AS yang masih ada di tahun ini dan masih percaya bahwa suku bunga the Fed bisa naik lagi meski tidak tergesa-gesa nantinya. Namun James Bullard menyatakan bahwa kenaikan agresif suku bunga the Fed bisa mengorbankan pebisnis AS sendiri, sehingga sebaiknya suku bunga the Fed naiknya hanya bertahap. Lain dengan komentar pejabat the Fed lainnya, Loretta Mester menyatakan bahwa suku bunga harus naik karena inflasi sudah makin mendekat ke target 2% nya.

Dapat dipastikan bahwa suku bunga the Fed naik di Juni nanti, namun untuk September dan Desember masih menjadi tanda tanya besar di investor. Kondisi ini menggiring opini di awal perdagangan pekan ini dengan posisi beli emas, namun tidak bisa membesar penguatannya. Ini juga karena faktor non-ekonomi AS seperti situasi sanksi Iran masih belum jelas kelanjutannya.

Masalah perdagangan AS dengan China dan denuklirisasi Korea Utara mungkin bisa membantu koreksi emas, namun yang pasti pergerakan besar di emas menunggu data penjualan eceran AS nanti malam.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters,

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Komoditas Lainnya

July 20, 2018

Keprihatinan Presiden AS Bantu Harga Emas Rebound

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/07/2018 – Harga emas yang sempat jatuh ke $1.211,35 pada hari Kamis mengurangi kerugiannya tetapi masih berakhir pada level terendah satu tahun, karena Presiden AS Donald Trump, dalam sebuah wawancara dengan CNBC, menyuarakan…
July 19, 2018

Sisi Koreksi Harga Emas Masih Berlanjut

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih melanjutkan periode negatifnya sebagai dampak…
July 19, 2018

Sisi Penurunan Emas Masih Ada

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak negatif karena tetap khawatir dengan fokus kenaikan suku bunga AS yang masih akan ada. Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan…
July 18, 2018

Ruang Koreksi Harga Emas Masih Muncul

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih melanjutkan periode negatifnya akibat dari…
July 18, 2018

Apresiasi Greenback Menekan Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Harga emas jatuh lebih dari satu persen pada hari Selasa dan mencapai titik terendah dalam setahun terakhir karena dolar AS menguat terdorong oleh kesaksian Ketua Federal Reserve Jerome Powell di hadapan Kongres AS.…