ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Pada perdagangan bursa komoditas dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam di mana minyak WTI dan minyak Brent melemah tipis setelah produksi minyak AS tampaknya akan mengalami kenaikan kembali di pekan ini dan menantikan data persediaan minyak pemerintah AS.

Dalam laporan bulanan dari China bahwa produksi minyak China mengalami penurunan 1,9% di tahun lalu menjadi 30,37 juta ton per hari atau setara dengan 3,77 juta bph dan konsumsi nasional China meningkat 7,3% menjadi 93,4 juta ton, sehingga dapat diartikan bahwa China masih membutuhkan impir minyak yang lebih besar. Kondisi ini membuat minyak tertahan penurunannya.

Hal ini membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak April di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara melemah $0,01 atau 0,02% di level $60,72 per barel. Sedangkan minyak Brent kontrak Mei di pasar ICE Futures London untuk sementara melemah $0,10 atau 0,15% di harga $64,54 per barel.

Awal pekan ini, EIA menyatakan bahwa 7 lokasi kilang utama di AS mengalami kenaikan produksi sebesar 131 ribu bph menjadi 6,954 juta bph, yang artinya bahwa pekan ini produksi minyak AS akan naik lagi. Kondisi negatif ke harga minyak karena produksi AS ini akan menghalangi upaya OPEC untuk membatasi pasokan minyak dunia.

Seperti kita ketahui bahwa pekan lalu produksi minyak AS naik 86 ribu bph menjadi 10,369 juta bph. EIA pekan sebelumnya juga menyatakan bahwa telah terjadi revisi atas produksi minyak AS yang diperkirakan mengalami kenaikan produksi sebesar 120 ribu bph menjadi 11,17 juta bph pada kuartal keempat 2018. Ini berarti akan membawa AS melewati produksi minyak Rusia. IEA sendiri memperkirakan bahwa kenaikan produksi minyak AS bisa menjadi 12,3 juta bph dan tentu ini adalah negara yang mempunyai produksi minyak terbesar di dunia dan akan menjadi negara swasembada energi.

Di sisi lain, pemecatan Rex Tillerson sebagai Menteri Sekretaris Negara AS membuat pasar akan memanas kembali, karena Tillerson adalah orang yang tidak ingin merubah kebijakan luar negeri AS seperti masalah embargo di Iran dan Venezuela. Penggantinya adalah Mike Pompeo yang merupakan salah satu pencetus bagi penghadangan program nuklir Iran dan embargo ke Venezuela.

Kondisi politik ini sangat dirisaukan investor minyak karena dapat diperkirakan bahwa embargo minyak Iran dan Venezuela akan berlanjut kembali sehingga situasi tidak kondusif tersebut bisa merusak peta pasar minyak yang sebetulnya sudah dinamis kenaikannya.

Sebelumnya Iran sudah menyatakan bahwa sejak Juni nanti, produksi minyaknya akan dibatasi sebagai ketentuan menjadi anggota OPEC dan untuk pertama kalinya diikuti oleh Iran sejak OPEC membatasi paoskannya pada awal 2017 lalu. Namun sayang dengan penggantian Tillerson tersebut, maka akan membuat pembatasan tersebut bisa lebih besar angkanya.

Sumber berita: Bloomberg, ForexSignal88.com, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: NBC News

Share This

Berita Komoditas Lainnya

September 21, 2018

Harga Emas Terus Pulih Di Saat Devaluasi Yuan Terus Berlangsung

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…
September 21, 2018

Dorongan Beli Emas Berlanjut Akibat Perang Dagang

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit membaik disaat pasar melihat ada peluang beli lanjutan yang muncul disaat perang dagang yang sedang memanas. Seperti…
September 20, 2018

Harga Emas Tetap Membaik Di Saat Berkecamuknya Perang Tarif

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…
September 20, 2018

Tekanan Jual Harga Emas Mulai Timbul Akibat Perang Dagang

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit memburuk disaat pasar melihat ada peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang yang sedang memanas. Seperti…
September 19, 2018

Program Stimulus Berhasil Angkat Harga Emas Kembali

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…