ForexSignal88.com l Jakarta, 09/03/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana keduanya bergerak melemah tajam lagi akibat dari masih meningginya persediaan minyak AS dan sekaligus AS akan menjadi produsen utama minyak dunia serta penguatan dolar AS.

Gary Cohn merasa tidak didengar lagi sarannya oleh Presiden Trump untuk menunda usulan kebijakan tarif impor baja dan alumunium sehingga mengundurkan diri sebagai penasehat ekonomi Gedung Putih. Dan tadi pagi Trump sudah mengesahkan peraturan tarif baru tersebut namun Meksiko dan Kanada untuk sementara dibebaskan dari tarif baru tersebut.

Hal ini tentunya membuat dolar AS menguat tajam lagi. Seperti kita ketahui bahwa korelasi antara dolar AS dan harga minyak sangat dekat karena usaha beli minyak biasanya menggunakan mata uang AS tersebut. Semakin dolar AS menguat maka usaha beli minyak akan terlihat semakin mahal dan kuantitas belinya tentunya akan berkurang.

Alhasil hal ini membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak April di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk ditutup melemah $0,85 atau 1,39% di level $60,30 per barel. Sedangkan minyak Brent kontrak Mei di pasar ICE Futures London ditutup melemah $0,51 atau 0,79% di harga $63,83 per barel.

Harga minyak sebetulnya sudah mulai terbatas kenaikannya sejak pekan lalu yang mana International Energy Agency melalui presidennya, Fatih Birol menyatakan bahwa produksi minyak AS pada 2019 akan menjadi yang terbesar melewati produksi minyak Rusia. Itu berarti produksi minyak AS pada 2019 akan lebih dari 11 juta bph, dan diperkirakan bahwa produksi minyak AS di 5 tahun mendatang bisa menutupi kekurangan pasokan minyak dunia.

IEA memperkirakan bahwa kenaikan produksi minyak AS bisa menjadi 12,3 juta bph dan tentu ini adalah negara yang mempunyai produksi minyak terbesar di dunia dan akan menjadi negara swasembada energi.

Investor khawatir dengan akan rilisnya data-data persediaan minyak AS sehingga nuansa beli memang tidak terlalu besar. Data EIA semalam menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah AS di pekan lalu mengalami kenaikan sebesar 2,408 juta barel. Dan Chusing di Oklahoma juga memberikan data ada kenaikan simpanan minyak AS sekitar 290 ribu barel di pekan lalu.

EIA juga menyatakan bahwa telah terjadi revisi atas produksi minyak AS yang diperkirakan mengalami kenaikan produksi sebesar 120 ribu bph menjadi 11,17 juta bph pada kuartal keempat 2018. Ini berarti akan membawa AS melewati produksi minyak Rusia dan akan menjadi produsen utama minyak dunia. Seperti kita ketahui bahwa tahun lalu AS sudah melewati produksi minyak Arab Saudi.

Tahun 2019 menurut perkiraan EIA bahwa akan terjadi kenaikan produksi minyak AS sebesar 570 ribu bph menjadi 11,27 juta bph atau naik dari sebelumnya 11,04 juta bph. Produksi minyak AS pekan lalu naik 86 ribu bph menjadi 10,369 juta bph.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters,

Sumber gambar: Pinterest

Share This

Berita Komoditas Lainnya

September 19, 2018

Program Stimulus Berhasil Angkat Harga Emas Kembali

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…
September 19, 2018

Sentimen Positif Harga Emas Mulai Timbul Meski Ada Perang Dagang

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit membaik meski pasar melihat ada peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang yang sedang memanas. Seperti kita…
September 18, 2018

Sentimen Negatif Harga Emas Tetap Ada Pasca Tarif Baru Trump

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang negatif dengan masih…
September 18, 2018

Momentum Negatif Harga Emas Langsung Timbul Disaat Perang Dagang Memuncak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit memburuk karena pasar memanfaatkan peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang sedang memanas kembali. Seperti…
September 17, 2018

Momentum Beli Emas Muncul Sejenak Disaat Pasar Tunggu Tarif Baru

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…