ForexSignal88.com l Jakarta, 07/03/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana keduanya bergerak menguat tipis seiring dengan masih melemahnya dolar AS dan keinginan OPEC yang masih ingin membatasi pasokan minyak dunia hingga tahun depan dan sedikit mengesampingkan perkiraan IEA.

Namun penguatan tersebut tidaklah besar, karena investor khawatir dengan akan rilisnya data-data persediaan minyak AS sehingga nuansa beli memang tidak terlalu besar. Penguatan minyak juga didukung oleh dolar AS yang masih mengalami tekanan sehingga harga minyak sendiri bisa tidak tertekan. Seperti kita ketahui bahwa korelasi antara dolar AS dan harga minyak sangat dekat karena usaha beli minyak biasanya menggunakan mata uang AS tersebut. Semakin dolar AS melemah maka usaha beli minyak akan terlihat semakin murah dan kuantitas belinya tentunya akan bertambah.

Data API menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah AS di pekan lalu mengalami kenaikan sebesar 5,7 juta barel. Persediaan bensin turun sebesar 4,5 juta barel. Sedangkan persediaan minyak pemanas dan solar naik sebesar 1,5 juta barel. Investor masih menantikan data persediaan versi pemerintah yang akan dirilis EIA nanti malam.

Alhasil hal ini membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak April di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk ditutup menguat $0,10 atau 0,16% di level $62,47 per barel. Sedangkan minyak Brent kontrak Mei di pasar ICE Futures London ditutup menguat $0,14 atau 0,21% di harga $65,68 per barel.

Sejak awal pekan,  OPEC bersama dengan produsen-produsen minyak dunia sedang berkumpul di Houston AS dalam rangka pertemuan tahunan CERAWeek dan Presiden OPEC yang juga Menteri Minyak Uni Emirat Arab, Suhail Mohammed Al-Marzrouel menyatakan bahwa pembatasan pasokan minyak OPEC akan berlangsung hingga tahun depan.

Sejauh ini pula Sekjen OPEC Mohammed Barkindo juga menyatakan bahwa para anggota OPEC akan membicarakan secara tertutup mengenai pasokan minyak dunia. Pasar menganggap bahwa keseimbangan pasar minyak masih bisa terjaga dengan komitmen tinggi dari OPEC yang terus membatasi pasokannya.

Menteri Minyak Ekuador Carlos Perez di sela-sela CERAWeek juga menyampaikan bahwa OPEC mengalami produksi dengan makin menurunnya produksi Venezuela yang sekarang hanya 1,5 juta bph dan minyak Libya yang masih terus mengalami gangguan keamanan sehingga pekan ini sedang kehilangan produksi sekitar 300 ribu bph.

Harga minyak sebetulnya sudah mulai terbatas kenaikannya sejak pekan lalu yang mana International Energy Agency melalui presidennya, Fatih Birol menyatakan bahwa produksi minyak AS pada 2019 akan menjadi yang terbesar melewati produksi minyak Rusia. Itu berarti produksi minyak AS pada 2019 akan lebih dari 11 juta bph, dan diperkirakan bahwa produksi minyak AS di 5 tahun mendatang bisa menutupi kekurangan pasokan minyak dunia. IEA memperkirakan bahwa kenaikan produksi minyak AS bisa menjadi 12,3 juta bph dan tentu ini adalah negara yang mempunyai produksi minyak terbesar di dunia dan akan menjadi negara swasembada energi.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: Oil and Gas People

Share This

Berita Komoditas Lainnya

June 08, 2018

Harga Emas Melemah Di Saat Pasar Khawatir Akan Naiknya Suku Bunga

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/06/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk melemah kembali dengan pengaruh akan naiknya…
June 08, 2018

Perang Dagang Bisa Dukung Harga Emas Membaik

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/06/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini bergerak negatif seiring masih munculnya kekhawatiran investor terhadap masa depan perdagangan AS dengan negara-negara maju dunia yang tergabung dalam…
June 07, 2018

Harga Emas Belum Bertenaga Saat Pasar Menunggu Aksi The Fed

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/06/2018 – Harga emas terlihat stabil pada awal hari Kamis, setelah kemarin bergerak di dalam kisaran sempit saat dolar AS lebih lemah dan ketegangan perdagangan internasional memberikan dukungan kepada harga komoditas tersebut…
June 07, 2018

Harga Emas Masih Mendatar Saat Memasuki Pasar Eropa

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/06/2018 – Hingga saat berita ini ditulis saat memasuki sesi perdagangan Eropa, harga emas terlihat tetap stabil di kisaran yang sempit. Sebelumnya pada sesi Rabu, harga logam kuning bergerak di dalam kisaran sempit bahkan di…
June 06, 2018

Harga Emas Terus Menguat

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/06/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk menguat kembali dengan masih munculnya pengaruh…