ForexSignal88.com l Jakarta, 06/03/2018 – Produksi minyak AS dalam 5 tahun mendatang akan meningkat dan bisa mencuri pangsa pasar dari produksi minyak OPEC dan memindahkan AS yang awalnya sebagai pengimpor minyak utama dunia akan mendekati swasembada minyak.

International Energy Agency melihat celah produksi AS yang terus berkembang sejak pertengahan 2016 hingga sekarang yang sudah meninglat lebih dari 20%. Sebuah kesepakatan penting yang dimulai pada 2017 antara Rusia dan OPEC untuk membatasi pasokan minyak dunia, membuat harga minyak dunia telah meningkat perlahan-lahan dan meningkatkan produksi minyak negara lain yang tidak ikut komitmen tersebut.

IEA melihat bahwa lonjakan pasokan dari AS membuat OPEC sendiri memperkirakan akan terjadi penurunan permintaan minyak mentah di bawah produksi saat ini pada 2019 dan 2020 nanti, itupun dengan catatan bahwa pasokan OPEC masih tetap stabil seperti sekarang ini.

IEA melihat bahwa produksi minyak AS telah mencapai rekor di akhir tahun lalu dan diperkirakan akan meningkat sebesar 2,7 juta bph menjadi 12,1 juta bph pada 2023 nanti karena pertumbuhan dari minyak serpih lebih banyak daripada penurunan pasokan produsen lainnya. Tahun lalu IEA memperkirakan produksi minyak serpih AS akan tumbuh 1,4 juta bph pada 2022 dengan target harga mencapai $60 per barel dam sampai 3 juta bph bila harga mencapai $80 per barel.

Bos IEA Fatih Birol menyatakan bahwa AS akan menjadi produsen utama di pasar minyak dunia untuk 5 tahun ke depan. Birol yang berbicara di media ketika konferensi CERAWeek di Houston mengatakan perkiraan produksi AS dapat direvisi ke atas jika minyak tetap di atas harga $60 per barel.

Terleps dari kebijakan OPEC tentang pembatasan pasokan minyak, diperkirakan Birol bahwa produksi minyak tetap akan naik sehingga produsen lainnya seperti OPEC dan Rusia harus mempertimbangkan rencana pertumbuhan masa depan mereka sehubungan dengan pertumbuhan besar dari AS, di mana Birol memperkirakan dalam 5 tahun ini produksi AS akan berlipat ganda.

Menurutnya produksi total minyak AS bisa hampir 17 juta bph atau naik dari 13,2 juta bph di 2017. Pertumbuhan produksi minyak dari AS, Brasil, Kanada dan Norwegia menurut Birol sudah bisa memenuhi pertumbuhan minyak global hingga 2020, di mana memang masih membutuhkan banyak investasi lagi. IEA juga menyatakan bahwa tahun lalu terjadi kenaikan jumlah pengebor dunia sekitar 200 rig yang aktif dan di 2023 nanti diperkirakan bahwa pertumbuhan minyak produksi OPEC hanya tumbuh sekitar 750 ribu bph saja dan hanya bisa memasok 35% pangsa pasar minyak dunia.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters,

Sumber gambar: Greeners dot co

Share This

Berita Komoditas Lainnya

December 14, 2018

Harga Emas Stabil Seiring Beralihnya Fokus Pasar ke Fed Meeting

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Harga emas relatif stabil pada Jumat siang meskipun dibayangi tekanan jual. Stabilitas ini didukung oleh ketidakpastian di sekitar prospek kebijakan Federal Reserve untuk tahun depan. Harga logam mulia ini berada di…
December 14, 2018

Emas Turun karena Palladium Mundur Titik Rekor Tertinggi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Harga emas berakhir lebih rendah pada hari Kamis, dengan kekuatan dolar AS secara keseluruhan memaksa harga logam itu bergerak mundur lebih jauh. Harga palladium yang menjauh dari rekor harga penutupan (settlement)…
December 13, 2018

Harga Emas Merosot Tipis karena Kabar Brexit dan AS-China

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Harga emas merosot tipis sejak Kamis pagi karena dolar AS mulai stabil setelah menurun dari level tertinggi satu bulan di sesi sebelumnya sedangkan palladium naik ke rekor tertinggi sepanjang masa $1.264,25 pada awal…
December 13, 2018

Naik Tipis, Harga Emas Gagal Terjang 1250

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Harga emas naik tipis pada hari Rabu karena merosotnya dolar AS dan ekspektasi pasar untuk jumlah kenaikan suku bunga AS tahun depan yang semakin meredup, meningkatkan daya tarik aset non-bunga seperti emas batangan.…
December 12, 2018

Harga Emas Berusaha Naik Menjelang CPI AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Harga emas naik tipis pada awal sesi Rabu setelah ada indikasi bahwa Federal Reserve mungkin akan menurunkan kecepatan kenaikan biaya pinjaman dalam dua tahun ke depan. Data MetaTrader yang digunakan tim analisis…