ForexSignal88.com l Jakarta, 02/03/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak agak beragam di mana minyak WTI dan minyak Brent belum berhasil keluar dari tekanan jual meski dolar AS sedikit melemah, namun pasar masih bingung pasca kebijakan fiskal yang baru dari Trump.

Presiden Trump semalam menyatakan akan memberlakukan tarif bea masuk yang baru bagi produk baja dan alumunium yang mulai digunakan pekan depan, sehingga pasar saham Asia dan Eropa juga bergoyang negatif di mana investor membacanya bahwa sektor manufaktur AS kemungkinan besar akan mengalami penurunan produksinya dan membuat aktivitasnya turun sehingga permintaan bahan balar kemungkinan akan berkurang.

Beruntung memang dolar AS mengalami tekanan sehingga harga minyak sendiri tidak terlalu tertekan. Seperti kita ketahui bahwa korelasi antara dolar AS dan harga minyak sangat dekat karena usaha beli minyak biasanya menggunakan mata uang AS tersebut. Semakin dolar AS menguat maka usaha beli minyak akan terlihat semakin mahal dan kuantitasnya akan berkurang.

Hal ini membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak April di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara melemah $0,09 atau 0,15% di level $60,90 per barel. Sedangkan minyak Brent kontrak April di pasar ICE Futures London sementara menguat $0,03 atau 0,05% di harga $63,86 per barel.

Pemerintah Trump juga sedang memikirkan sanksi baru kepada Venezuela yang biasanya berupa embargo impor minyak Venezuela kepada AS. Washington ingin menekan Presiden Nicola Maduro untuk tidak sewenang-wenang dalam menjalankan pemerintahannya. Kondisi ini tentu akan mengurangi pasokan minyak dunia sehingga investor melihat bahwa harga bisa menguat sejenak.

Harga minyak sebetulnya sudah mulai tertekan sejak International Energy Agency melalui presidennya, Fatih Birol menyatakan bahwa produksi minyak AS pada 2019 akan menjadi yang terbesar melewati produksi minyak Rusia. Itu berarti produksi minyak AS pada 2019 akan lebih dari 11 juta bph.

Menurut EIA bahwa produksi minyak AS naik 13 ribu bph menjadi 10,283 juta bph, dan angka tersebut juga sudah melewati produksi minyak Arab Saudi, di mana menurut Arab Saudi sendiri pada bulan Maret akan menurunkan produksi minyak lagi sekaligus menurunkan jumlah ekspor minyaknya tidak sampai 7 juta bph.

Kondisi ini memberi rasa khawatir bahwa pasokan minyak dunia akan meningkat tajam apalagi beberapa aktivitas industri di China dan Jepang serta AS sedang lesu sehingga permintaan impor minyak dari Asia sepertinya akan berkurang, dan perdagangan bulanan diakhiri dengan area negatif.

Beruntung bagi minyak ada hasil survei Reuters dan Bloomberg yang menyatakan bahwa produksi minyak OPEC bulan lalu mengalami penurunan lagi di 10 bulan berturut-turut. Menurut mereka bahwa produksi minyak OPEC sekarang mencapai 32,28 juta bph atau turun 80 ribu bph. Angka produksi tersebut mendekati level terendah April lalu 31,89 juta bph.

Sumber berita: Bloomberg, ForexSignal88.com, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: CNBC

Berita Komoditas Lainnya

June 22, 2018

Harga Emas Bisa Membaik Sejenak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/06/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk membaik atau positif sejenak ditengah…
June 22, 2018

Gerak Harga Emas Kurang Bergairah

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/06/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini masih sulit untuk bergerak positif seiring masih munculnya kekhawatiran investor terhadap masa depan perdagangan AS dengan Uni Eropa yang mulai berlaku…
June 21, 2018

Harga Emas Masih Sulit Bergerak Naik

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/06/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini masih sulit untuk bergerak positif seiring masih munculnya kekhawatiran investor terhadap masa depan perdagangan AS dengan negara-negara maju dunia…
June 21, 2018

Harga Emas Terus Alami Tekanan Jual

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/06/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk melemah kembali dengan pengaruh akan naiknya…
June 20, 2018

Harga Emas Belum Mampu Bangkit, Tunggu Pernyataan Powell

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/06/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk melemah kembali dengan pengaruh akan naiknya…