ForexSignal88.com l Jakarta, 01/03/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam di mana minyak WTI dan minyak Brent berhasil keluar dari tekanan jual meski dolar AS sedikit menguat dan produksi minyak AS yang akan membesar, namun Venezuela akan mendapatkan sanksi dari AS.

Menguatnya dolar AS terjadi di perdagangan hari ini setelah investor melakukan aksi beli kembali di pasar ekuitas AS pada awal perdagangan bulanan dengan pengaruh dari testimoni Powell yang bernada hawkish. Penguatan dolar AS itu berarti impor minyak dunia akan terlihat lebih mahal sisi belinya sebagai konsekuensi bersamaan dengan naiknya nilai dolar AS, sehingga investor minyak langsung menahan untuk melakukan pembelian minyaknya secara besar.

Pemerintah Trump sedang memikirkan sanksi baru kepada Venezuela yang biasanya berupa embargo impor minyak Venezuela kepada AS. Washington ingin menekan Presiden Nicola Maduro untuk tidak sewenang-wenang dalam menjalankan pemerintahannya. Kondisi ini tentu akan mengurangi pasokan minyak dunia sehingga investor melihat bahwa harga bisa menguat sejenak.

Hal ini membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak April di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara menguat $0,10 atau 0,16% di level $61,74 per barel. Sedangkan minyak Brent kontrak April di pasar ICE Futures London sementara menguat $0,08 atau 0,12% di harga $64,81 per barel.

Untuk perdagangan bulanan, minyak WTI turun sebesar 4,8% dan pertama kali sejak Agustus tahun lalu. Sedangkan harga minyak Brent secara bulanan turun 4,7% dan pertama kali sejak Juni tahun lalu.

Harga minyak sudah mulai tertekan sejak International Energy Agency melalui presidennya, Fatih Birol menyatakan bahwa produksi minyak AS pada 2019 akan menjadi yang terbesar melewati produksi minyak Rusia. Itu berarti produksi minyak AS pada 2019 akan lebih dari 11 juta bph.

Pekan lalu saja produksi minyak AS mencapai 10,27 juta bph, dan angka tersebut juga sudah melewati produksi minyak Arab Saudi, di mana menurut Arab Saudi sendiri pada bulan Maret akan menurunkan produksi minyak lagi sekaligus menurunkan jumlah ekspor minyaknya tidak sampai 7 juta bph. Dan pekan lalu, menurut EIA bahwa produksi minyak AS naik 13 ribu bph menjadi 10,283 juta bph.

Dari OPEC dilaporkan bahwa Uni Emirat Arab dalam waktu dekat juga berkomitmen untuk mulai mengurangi produksi minyaknya mengikuti jejak Arab Saudi yang juga mulai bulan depan mengurangi produksi dan ekspornya. Selama 7 bulan sebelumnya, produksi minyak OPEC mengalami penurunan.

Sumber berita: Bloomberg, ForexSignal88.com, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: CNBC

Berita Komoditas Lainnya

September 20, 2018

Tekanan Jual Harga Emas Mulai Timbul Akibat Perang Dagang

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit memburuk disaat pasar melihat ada peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang yang sedang memanas. Seperti…
September 19, 2018

Program Stimulus Berhasil Angkat Harga Emas Kembali

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…
September 19, 2018

Sentimen Positif Harga Emas Mulai Timbul Meski Ada Perang Dagang

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit membaik meski pasar melihat ada peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang yang sedang memanas. Seperti kita…
September 18, 2018

Sentimen Negatif Harga Emas Tetap Ada Pasca Tarif Baru Trump

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang negatif dengan masih…
September 18, 2018

Momentum Negatif Harga Emas Langsung Timbul Disaat Perang Dagang Memuncak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit memburuk karena pasar memanfaatkan peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang sedang memanas kembali. Seperti…