ForexSignal88.com l Jakarta, 01/03/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana keduanya bergerak turun tajamnya berlanjut seiring dengan mulai menguatnya dolar AS serta pernyataan dari Presiden IEA yang membuat investor mengambil langkah mengamankan posisinya terlebih dahulu serta data persediaan minyak AS yang melonjak.

Penguatan dolar AS terjadi di perdagangan semalam ini setelah investor melakukan aksi beli kembali di pasar ekuitas AS jelang penutupan perdagangan bulanan dan di dorong oleh nada testimoni Powell keluarnya yang hawkish dan sangat optimis melihat masa depan ekonomi AS. Penguatan dolar AS itu berarti impor minyak dunia akan terlihat lebih mahal sisi belinya sebagai konsekuensi bersamaan dengan naiknya nilai dolar AS, sehingga investor minyak langsung tancap gas melakukan sisi jual minyaknya secara besar untuk mengurangi kerugian yang akan terjadi.

Hal ini membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak April di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk ditutup melemah $1,45 atau 2,30% di level $61,56 per barel. Sedangkan minyak Brent kontrak April di pasar ICE Futures London ditutup melemah $0,85 atau 1,28% di harga $65,78 per barel.

Untuk perdagangan bulanan, minyak WTI turun sebesar 4,8% dan pertama kali sejak Agustus tahun lalu. Sedangkan harga minyak Brent secara bulanan turun 4,7% dan pertama kali sejak Juni tahun lalu.

Harga minyak sudah mulai tertekan sejak International Energy Agency melalui presidennya, Fatih Birol menyatakan bahwa produksi minyak AS pada 2019 akan menjadi yang terbesar melewati produksi minyak Rusia. Itu berarti produksi minyak AS pada 2019 akan lebih dari 11 juta bph.

Pekan lalu saja produksi minyak AS mencapai 10,27 juta bph, dan angka tersebut juga sudah melewati produksi minyak Arab Saudi, di mana menurut Arab Saudi sendiri pada bulan Maret akan menurunkan produksi minyak lagi sekaligus menurunkan jumlah ekspor minyaknya tidak sampai 7 juta bph. Dan pekan lalu, menurut EIA bahwa produksi minyak AS naik 13 ribu bph menjadi 10,283 juta bph.

Pernyataan Birol tersebut membuat pasar minyak bergejolak, khawatir dengan pasokan minyak yang akan berlimpah lagi. Ditambah oleh pernyataan Powell yang membuat dolar AS menguat tajam, bertambah pula koreksi minyak yang hampir 2% lagi setelah data persediaan minyak AS yang rilis tadi malam dan bertepatan dengan perdagangan akhir bulan alias tutup kontrak bulanan menyatakan bahwa persediaan minyak mentah mengalami kenaikan 3 juta barel di pekan lalu.

Persediaan bensin juga mengalami kenaikan sebesar 2,483 juta barel. Persediaan minyak bakar dan minyak solar turun 960 ribu barel.

Kondisi ini memberi rasa khawatir bahwa pasokan minyak dunia akan meningkat tajam apalagi beberapa aktivitas industri di China dan Jepang sedang lesu sehingga permintaan impor minyak dari Asia sepertinya akan berkurang, dan perdagangan bulanan diakhiri dengan area negatif.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: The Huffington Post

Share This

Berita Komoditas Lainnya

December 11, 2018

Harga Emas Stabil Meski Bersaing Ketat dengan Greenback

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 11/12/2018 – Harga emas bertahan stabil pada hari Selasa pagi hingga siang ini, didukung oleh harapan bahwa Federal Reserve dapat menghentikan siklus kenaikan suku bunga lebih cepat dari perkiraan sebelumnya, tetapi dolar AS yang…
December 11, 2018

Harga Emas Terkoreksi Seiring Penguatan Dolar AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 11/12/2018 – Harga emas bergerak lebih rendah pada hari Senin karena dolar AS menguat, terutama terhadap pound sterling, karena keraguan pasar tentang keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Namun penurunan ekuitas dan prospek laju…
December 10, 2018

Harga Emas Mulai Sundul 1250

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Sejak Senin pagi hingga siang ini harga emas masih bergerak tipis namun stabil di dekat puncak tertinggi 5-bulan, terbantu oleh berkurangnya potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Pergerakan bullish harga emas…
December 10, 2018

Harga Emas Stabil di Senin Pagi Pasca Lonjakan di Pekan Lalu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Harga emas tampak stabil pada Senin pagi ini setelah pada sesi penutupan pekan lalu mencapai titik tertinggi sejak Juli sekaligus mencatatkan kenaikan mingguan terbesar sejak Agustus di tengah gejolak pasar yang…
December 07, 2018

Harga Emas Naik Tipis di Jumat Siang, Pasar Tunggu NFP

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas naik sedikit pada hari Jumat karena dolar AS masih didominasi sentimen negatif menyusul penurunan imbal hasil (yield) Treasury AS. Sementara itu para investor masih menunggu rilis data penggajian sektor…