ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Harga emas membukukan kerugian tajam pada sesi Selasa. Di akhir perdagangan Amerika Utara, harga spot untuk satu ons emas berakhir di $1.318,30 atau ditutup turun 1,11%.

Dari berita ekonomi, Ketua Federal Reserve Jerome Powell membuat penampilan pertamanya di hadapan Kongres AS. Sementara itu, laporan barang tahan lama AS terlihat sangat suram.

Core Durable Goods turun 0,3%, di bawah perkiraan 0,4% dan menjadi penurunan kedua dalam tiga bulan. Sedangkan untuk Durable Goods Orders merosot 3,7%, di bawah estimasi untuk penurunan 2,4% yang merupakan penurunan paling tajam sejak Juli.

Ada kabar lebih baik dari CB Consumer Confidence, yang meningkat menjadi 130,8, jauh di atas perkiraan 126,2 poin.

Selanjutnya pada hari Rabu, pemerintah AS akan merilis data PDB Awal, dengan perkiraan 2,5%.

Tidak ada momen dramatis saat kesaksian Jerome Powell di hadapan komite kongres pada hari Selasa. Powell tampak berhati-hati, mengatakan bahwa The Fed berencana untuk melanjutkan kebijakan kenaikan bertahap tingkat suku bunga, terlepas dari stimulus pengeluaran pemerintah dan reformasi pajak baru-baru ini.

Namun Powell terdengar optimis tentang kondisi ekonomi, mencatat bahwa ekonomi AS mendapat manfaat dari pemulihan global serta perubahan dalam kebijakan fiskal.

Yang penting, Powell tidak menanggapi pertanyaan tentang percepatan kenaikan suku bunga. Saat ini, The Fed telah memproyeksikan kenaikan suku bunga sebanyak tiga kali di tahun 2018, dengan peluang sebesar 87% untuk kenaikan di bulan Maret, menurut catatan CME.

Namun, dengan inflasi yang bergerak lebih tinggi dan ekonomi terus berkinerja baik, banyak analis memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga empat atau lebih kali tahun ini. Setiap petunjuk tentang kenaikan laju kenaikan suku bunga bisa membuat dolar AS menguat lebih tinggi dan akhirnya menekan harga emas.

Harga emas seringkali bergerak lebih tinggi saat indikator utama ekonomi AS mengarah ke bawah tapi itu tidak terjadi pada sesi perdagangan Selasa. Meskipun laporan pesanan barang tahan lama melemah untuk bulan Januari, dolar AS membukukan kenaikan terhadap mata uang utama lainnya dan telah melonjak terhadap harga emas.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, MarketPulse

Sumber gambar: Malaysia Bullion Trade

Share This

Berita Komoditas Lainnya

December 11, 2018

Harga Emas Stabil Meski Bersaing Ketat dengan Greenback

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 11/12/2018 – Harga emas bertahan stabil pada hari Selasa pagi hingga siang ini, didukung oleh harapan bahwa Federal Reserve dapat menghentikan siklus kenaikan suku bunga lebih cepat dari perkiraan sebelumnya, tetapi dolar AS yang…
December 11, 2018

Harga Emas Terkoreksi Seiring Penguatan Dolar AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 11/12/2018 – Harga emas bergerak lebih rendah pada hari Senin karena dolar AS menguat, terutama terhadap pound sterling, karena keraguan pasar tentang keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Namun penurunan ekuitas dan prospek laju…
December 10, 2018

Harga Emas Mulai Sundul 1250

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Sejak Senin pagi hingga siang ini harga emas masih bergerak tipis namun stabil di dekat puncak tertinggi 5-bulan, terbantu oleh berkurangnya potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Pergerakan bullish harga emas…
December 10, 2018

Harga Emas Stabil di Senin Pagi Pasca Lonjakan di Pekan Lalu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Harga emas tampak stabil pada Senin pagi ini setelah pada sesi penutupan pekan lalu mencapai titik tertinggi sejak Juli sekaligus mencatatkan kenaikan mingguan terbesar sejak Agustus di tengah gejolak pasar yang…
December 07, 2018

Harga Emas Naik Tipis di Jumat Siang, Pasar Tunggu NFP

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas naik sedikit pada hari Jumat karena dolar AS masih didominasi sentimen negatif menyusul penurunan imbal hasil (yield) Treasury AS. Sementara itu para investor masih menunggu rilis data penggajian sektor…