ForexSignal88.com l Jakarta, 27/02/2018 – Pada Selasa pagi ini harga emas kembali bergerak naik setelah kemarin harga emas sedikit turun dari level tertinggi sesi tersebut karena dolar AS berbalik positif namun penurunan harga logam mulia tersebut terbatas karena sebuah data menunjukkan bahwa perdagangan logam kuning itu tetap didukung dengan baik.

Para hedge fund dan money managers menaikkan posisi net long (beli) mereka di kontrak emas COMEX untuk pertama kalinya dalam empat minggu, demikian menurut data Komisi Perdagangan Komoditas Perdagangan AS (CFTC) pada hari Jumat.

Data MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division menunjukkan pada hari Selasa harga emas berfluktuasi di kisaran $1.326,90 hingga $1.340,85 kemudian berakhir di $1.333,05.

Harga emas tetap didukung dengan baik meskipun ada data positif mengenai inflasi dan lapangan kerja dalam beberapa pekan terakhir dan menjelang kesaksian kongresional pertama Ketua Fed Jerome Powell pada hari Selasa yang dapat memberikan petunjuk mengenai kebijakan moneter.

Faktor lain yang juga mendukung harga logam mulia itu adalah penurunan imbal hasil obligasi AS, yang bergerak ke arah yang berlawanan dengan harga obligasi, karena para pedagang bertaruh bahwa Powell kemungkinan akan melanjutkan ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga bank sentral AS secara bertahap.

Menurut para analis Bank of Montreal (BMO) pada hari Jumat diperkirakan tidak ada perubahan material dalam komunikasi resmi dari Federal Reserve karena hasil jangka pendek terbaik bagi Powell adalah kontinuitas kebijakan sampai ada "bukti yang jelas" bahwa inflasi memang terlalu panas atau ekonomi nyata benar-benar tersandung.

Keuntungan emas dari jatuhnya imbal hasil obligasi yang membatasi biaya peluang (opportunity cost) untuk menahan aset tanpa bunga seperti bullion.

Dalam perdagangan logam mulia lainnya, perak berjangka naik 0,55% menjadi $16,58 per troy ounce, sementara platinum berjangka naik 0,33% menjadi $1.002,10 per ounce. Tembaga turun 0,31% menjadi $3,22.

Selain agenda Powell tersebut, bursa emas juga akan memantau data penjualan barang tahan lama atau barang modal dan indeks keyakinan konsumen AS yang keduanya akan dirilis nanti malam.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: MaklumatNews.com

Share This

Berita Komoditas Lainnya

December 14, 2018

Harga Emas Stabil Seiring Beralihnya Fokus Pasar ke Fed Meeting

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Harga emas relatif stabil pada Jumat siang meskipun dibayangi tekanan jual. Stabilitas ini didukung oleh ketidakpastian di sekitar prospek kebijakan Federal Reserve untuk tahun depan. Harga logam mulia ini berada di…
December 14, 2018

Emas Turun karena Palladium Mundur Titik Rekor Tertinggi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Harga emas berakhir lebih rendah pada hari Kamis, dengan kekuatan dolar AS secara keseluruhan memaksa harga logam itu bergerak mundur lebih jauh. Harga palladium yang menjauh dari rekor harga penutupan (settlement)…
December 13, 2018

Harga Emas Merosot Tipis karena Kabar Brexit dan AS-China

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Harga emas merosot tipis sejak Kamis pagi karena dolar AS mulai stabil setelah menurun dari level tertinggi satu bulan di sesi sebelumnya sedangkan palladium naik ke rekor tertinggi sepanjang masa $1.264,25 pada awal…
December 13, 2018

Naik Tipis, Harga Emas Gagal Terjang 1250

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Harga emas naik tipis pada hari Rabu karena merosotnya dolar AS dan ekspektasi pasar untuk jumlah kenaikan suku bunga AS tahun depan yang semakin meredup, meningkatkan daya tarik aset non-bunga seperti emas batangan.…
December 12, 2018

Harga Emas Berusaha Naik Menjelang CPI AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Harga emas naik tipis pada awal sesi Rabu setelah ada indikasi bahwa Federal Reserve mungkin akan menurunkan kecepatan kenaikan biaya pinjaman dalam dua tahun ke depan. Data MetaTrader yang digunakan tim analisis…