ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Pada hari Kamis harga emas berhasil mengurangi penurunan selama empat hari sebelumnya setelah dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS mendapat tekanan setelah terdengar komentar dovish dari salah satu pejabat bank sentral AS mengenai laju kenaikan suku bunga.

Namun demikian para pedagang masih tetap berhati-hati terhadap prospek logam kuning di tengah ekspektasi Federal Reserve akan menaikkan suku bunganya pada rapat kebijakan bulan depan, rapat pertama yang dipimpin Jerome Powell yang di bulan ini diangkat menjadi ketua bank sentral tersebut.

Data MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division menunjukkan pada hari Kamis harga emas bergerak naik dari $1.320,75 ke $1.332,00 kemudian berakhir di $1.331,90 atau lebih tinggi 0,57% dibandingkan penutupan di sesi sebelumnya.

Yield (imbal hasil) Treasury AS 10-tahun jatuh menjelang penerbitan surat utang baru dan komentar dari Presiden Fed St. Louis James Bullard, menjadi tekanan bagi dolar AS sehingga terpaksa menghentikan kenaikannya menyusul rilis notulen rapat kebijakan FOMC pada hari Rabu.

Bullard mengatakan kepada CNBC pada hari Kamis bahwa bank sentral AS perlu berhati-hati untuk tidak menaikkan suku bunga terlalu cepat tahun ini karena dapat memperlambat ekonomi di tengah harapan bahwa bank sentral lain siap untuk menaikkan suku bunga mereka pada tahun ini yang dapat membatasi pendekatan bertahap The Fed untuk menaikkan suku bunga.

"Gagasan bahwa kami harus menaikkan 100 basis poin pada tahun 2018, itu sangat banyak menurut saya," kata Presiden Fed St. Louis James Bullard kepada CNBC.

Harga emas sensitif terhadap pergerakan turun imbal hasil obligasi dan dolar AS. Greenback yang lebih lemah dapat membuat harga emas lebih terjangkau bagi para pembeli yang menggunakan mata uang asing sementara penurunan imbal hasil obligasi AS akan mengurangi biaya peluang (opportunity cost) untuk menahan aset non-yielding seperti bullion.

Para analis dan trader mengatakan bahwa kegagalan logam kuning untuk menembus di bawah $1.320,00 memicu para penjual menutup posisi mereka sehingga terjadilah rebound harga logam kuning tersebut.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Value Walk

Share This

Berita Komoditas Lainnya

June 08, 2018

Harga Emas Melemah Di Saat Pasar Khawatir Akan Naiknya Suku Bunga

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/06/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk melemah kembali dengan pengaruh akan naiknya…
June 08, 2018

Perang Dagang Bisa Dukung Harga Emas Membaik

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/06/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini bergerak negatif seiring masih munculnya kekhawatiran investor terhadap masa depan perdagangan AS dengan negara-negara maju dunia yang tergabung dalam…
June 07, 2018

Harga Emas Belum Bertenaga Saat Pasar Menunggu Aksi The Fed

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/06/2018 – Harga emas terlihat stabil pada awal hari Kamis, setelah kemarin bergerak di dalam kisaran sempit saat dolar AS lebih lemah dan ketegangan perdagangan internasional memberikan dukungan kepada harga komoditas tersebut…
June 07, 2018

Harga Emas Masih Mendatar Saat Memasuki Pasar Eropa

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/06/2018 – Hingga saat berita ini ditulis saat memasuki sesi perdagangan Eropa, harga emas terlihat tetap stabil di kisaran yang sempit. Sebelumnya pada sesi Rabu, harga logam kuning bergerak di dalam kisaran sempit bahkan di…
June 06, 2018

Harga Emas Terus Menguat

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/06/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk menguat kembali dengan masih munculnya pengaruh…