ForexSignal88.com l Jakarta, 22/02/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana keduanya bergerak turun dengan pemicu bahwa kondisi nilai dolar AS yang menguat tentu akan membatasi sisi beli minyak itu sendiri.

Penguatan dolar AS terjadi hingga pagi ini setelah The Fed dalam notulennya menyatakan bahwa kondisi ekonomi AS akan memanas dan suku bunga bisa naik secara bertahap. Penguatan dolar AS itu berarti impor minyak dunia akan terlihat lebih mahal sisi belinya sebagai konsekuensi bersamaan dengan naiknya nilai dolar AS. Situasi ini sepertinya masih akan bertahan hingga pekan ini, demikian menurut penuturan ahli komoditas Reuters Wang Tao, yang memprediksi bahwa harga Brent bisa ke area level $62 per barel.

Jarak harga antara WTI dan Brent atau biasa dikenal dengan sebutan disparitas harga WTI dan Brent  makin menipis, sekitar $4 per barel, turun dari $7 per barel ke atas pada akhir tahun 2017 lalu. Seperti kita ketahui bahwa kondisi disparitas harga yang melebar biasanya akan membawa dampak produksi minyak serpih AS akan meningkat tajam. Biasanya disparitas di atas angka $5 per barel membuat produksi minyak AS akan meningkat tajam.

Meskipun pasokan minyak AS akan berkurang karena jaringan pipa Keystone Kanada yang sejak berlangsung sejak akhir tahun lalu menyusut sejak terjadi kebocoran dan masuknya waktu pemeliharaan kilang-kilang minyak di Eropa, tetap saja bahwa harga minyak dunia mengalami tekanan. Dari data intelijen Genscape dinyatakan bahwa persediaan minyak AS di Oklahoma mengalami penurunan sebesar 2,1 juta barel di pekan lalu, namun sentimen jual belum berhenti.

Hal ini membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak April di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk ditutup melemah $0,47 atau 0,76% di level $61,32 per barel. Sedangkan minyak Brent kontrak April di pasar ICE Futures London ditutup melemah $0,13 atau 0,20% di harga $65,12 per barel.

Secara umum, pasar minyak tetap di dukung dengan baik karena adanya pembatasan pasokan minyak OPEC. Sekjen OPEC Mohammed Barkindo menyatakan bahwa rata-rata tingkat kepatuhan terhadap komitmen pembatasan pasokan minyak tahun lalu mencapai 107%. Sedangkan awal tahun ini, tingkat kepatuhan sudah naik menjadi 133%. Barkindo menyatakan bahwa permintaan minyak global di 2018 bisa tumbuh 1,6 juta bph.

Presiden OPEC yang juga merupakan Menteri Minyak Uni Emirat Arab, Suhail Mohammed al-Mazroui juga menyatakan bahwa titik keseimbangan pasokan dan permintaan akan minyak segera akan seimbang, sehingga dirinya menginginkan investasi di sektor ini harus tetap terjaga.

Pasar sepertinya masih tegang menantikan data persediaan minyak pemerintah AS, yang menurut Reuters akan terjadi kenaikan persediaan. Nanti malam data ini akan rilis.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: Penn Energy

Share This

Berita Komoditas Lainnya

September 18, 2018

Sentimen Negatif Harga Emas Tetap Ada Pasca Tarif Baru Trump

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang negatif dengan masih…
September 18, 2018

Momentum Negatif Harga Emas Langsung Timbul Disaat Perang Dagang Memuncak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit memburuk karena pasar memanfaatkan peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang sedang memanas kembali. Seperti…
September 17, 2018

Momentum Beli Emas Muncul Sejenak Disaat Pasar Tunggu Tarif Baru

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…
September 17, 2018

Momentum Positif Harga Emas Masih Enggan Diperlihatkan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit memburuk karena pasar memanfaatkan peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang akan memanas. Seperti kita…
September 14, 2018

Harga Emas Didukung Lemahnya Inflasi Dan Redanya Perang Tarif

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…