ForexSignal88.com l Jakarta, 20/02/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak beragam di mana minyak WTI menguat tajam sedangkan minyak Brent masuk di area konsolidasi alias masuk di area aksi ambil untung sejenaknya.

Harga minyak WTI yang menguat di dukung oleh berkurangnya pasokan minyak AS dari jaringan pipa Keystone Kanada yang sejak berlangsung sejak akhir tahun lalu karena terjadi kebocoran sehingga memotong pasokan minyak Kanada ke AS. Sedangkan pelemahan harga Brent terjadj setelah pasar saham Asia mengalami koreksi serta mulai menguatnya nilai dolar AS sehingga membatasi investor untuk memborong minyak kembali karena nilai bahan bakar menjadi lebih mahal.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Maret di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara menguat $0,63 atau 1,02% di level $62,31 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak April di pasar ICE Futures London sementara sedang melemah $0,11 atau 0,17% di harga $65,56 per barel.

Berlawanannya harga minyak tersebut membuat disparitas alias jarak harga di ajtara kedua jenis minyak tersebug makin menyempit atau mengecil, di mana sekarang disparitas WTI dengan Brent sekitar $3,22 per barel, turun dari lebih $7 per barel pada akhir tahun 2017 lalu.

Seperti kita ketahui bahwa kondisi disparitas harga yang melebar biasanya akan membawa dampak produksi minyak serpih AS akan meningkat tajam. Biasanya disparitas di atas angka $5 per barel membuat produksi minyak AS akan meningkat tajam.

Secara umum, pasar minyak tetap di dukung dengan baik karena adanya pembatasan pasokan minyak OPEC. Sekjen OPEC Mohammed Barkindo menyatakan bahwa rata-rata tingkat kepatuhan terhadap komitmen pembatasan pasokan minyak tahun lalu mencapai 107%. Sedangkan awal tahun ini, tingkat kepatuhan sudah naik menjadi 133%.

Barkindo menyatakan bahwa permintaan minyak global di 2018 bisa tumbuh 1,6 juta bph. Mirip dengan pandangan Citigroup bahwa pertumbuhan ekonomi global yang membaik maka akan meningkatkan permintaan konsumsi minyak dunia. Citigroup memperkirakan bahwa 2018 ini, pasokan minyak akan kelebihan pasokan hanya 0,2 juta bph atau bahkan 0 karena sisi permintaan yang meningkat tersebut.

Penguatan harga minyak berkat uraian pernyataan dari Menteri Minyak Arab Saudi Khalid al-Falih yang menyatakan bahwa produksi minyak Saudi Aramco akan mengalami penurunan sebesar 100 ribu bph mulai Maret nanti dan ekspornya akan menjadi di bawah 7 juta bph mulai bulan ini. Dirinya bersama OPEC akan tetap mempertahankan pengurangan pasokan minyak dunia sepanjang tahun ini yang sudah dilakukan sejak 2017 lalu dan al-Falih sangat yakin bahwa pasokan minyak dunia akan segera seimbang bahkan bisa defisit dengan langkah OPEC dan Rusia tersebut.

Namun EIA dalam laporan mingguannya menyatakan bahwa produksi minyak AS menjadi 10,27 juta bph, sedikit meningkat dibanding sebelumnya 10,24 juta bph. Kapasitas terpasang unit pengolahan minyak mengalami penurunan menjadi 89,8%. Baker Hughes menyatakan bahwa ada 7 rig yang aktif kembali sehingga total rig yang aktif berjumlah 798 buah, jumlah rig terbanyak sejak April 2015.

Sumber berita: Bloomberg, ForexSignal88.com, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: CNBC

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

September 20, 2018

Tekanan Jual Harga Emas Mulai Timbul Akibat Perang Dagang

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit memburuk disaat pasar melihat ada peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang yang sedang memanas. Seperti…
September 19, 2018

Program Stimulus Berhasil Angkat Harga Emas Kembali

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…
September 19, 2018

Sentimen Positif Harga Emas Mulai Timbul Meski Ada Perang Dagang

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit membaik meski pasar melihat ada peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang yang sedang memanas. Seperti kita…
September 18, 2018

Sentimen Negatif Harga Emas Tetap Ada Pasca Tarif Baru Trump

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang negatif dengan masih…
September 18, 2018

Momentum Negatif Harga Emas Langsung Timbul Disaat Perang Dagang Memuncak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit memburuk karena pasar memanfaatkan peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang sedang memanas kembali. Seperti…