ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Akhir masa jabatan Presiden European Central Bak (ECB) Mario Draghi masih lebih dari satu tahun lagi namun saat ini spekulasi mulai muncul tentang siapa kiranya yang bakal menggantikan Draghi.

Mario Draghi adalah seorang ekonom Italia yang menjabat sebagai presiden bank sentral Eropa sejak tahun 2011. Dia sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan Stabilitas Keuangan dari tahun 2009 sampai 2011 dan Gubernur Bank of Italy dari tahun 2005 sampai 2011.

Draghi sebelumnya bekerja di Goldman Sachs dari tahun 2002 sampai 2005. Pada tahun 2014 Draghi terdaftar sebagai orang terkuat ke-8 di dunia oleh Forbes. Pada tahun 2015 majalah Fortune menempatkannya sebagai pemimpin terbesar kedua di dunia. Masa jabatannya dijadwalkan berakhir pada bulan November 2019.

Jadi, siapapun yang akan menggantikan Draghi harus siap memikul beban berat. Karir Draghi di ECB telah didominasi oleh berbagi aksi melawan krisis dan janji yang menentukan untuk melakukan "apapun yang diperlukan" untuk mempertahankan euro.

Presiden ECB berikutnya, yang akan dipilih oleh pemerintah Uni Eropa, kemungkinan harus melepaskan stimulus ECB yang belum pernah terjadi sebelumnya dan membangun kembali penyangganya sebelum penurunan berikutnya tiba.

Menurut survei Bloomberg bulan ini yang hasilnya dirilis pada akhir pekan lalu, Jens Weidmann dari Jerman adalah favorit teratas, namun ada banyak kandidat lain yang juga dijagokan.

Weidmann menjadi presiden termuda Bundesbank, bank sentral Jerman, di tahun 2011 setelah pendahulunya mengundurkan diri sebagai aksi protes terhadap pembelian obligasi ECB.

Sekarang pria berusia 49 tahun itu menjadi tokoh garis keras yang melawan kebijakan moneter ECB yang longgar, membuatnya dihormati di dalam negeri, namun mendapat kritik dari Draghi karena sikap "nein zu allem" (no to everything), sikap yang mungkin akan menghambat perjalannya menuju jabatan puncak di ECB jika negara-negara lain takut dia akan terlalu terburu-buru dalam mematikan keran uang. Sebagai konsekuensinya, tokoh Jerman belum pernah memegang kursi kepresidenan di ECB meskipun menjadi ekonomi terbesar di kawasan tersebut.

Setelah belajar di Jerman dan Prancis, Weidmann bekerja di International Monetary Fund (IMF) dan beristirahat sejenak dari Bundesbank dari tahun 2006 sampai 2011 untuk bekerja sebagai penasihat Kanselir Jerman Angela Merkel.

Gubernur Banque de France (bank sentral Prancis) Francois Villeroy de Galhau berada di urutan kedua setelah Weidmann, sedangkan Gubernur Central Bank of Ireland Philip R. Lane dan Direktur IMF Christine Madeleine Odette Lagarde masing-masing berada di urutan ketiga dan keempat di dalam survei tersebut.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg

Sumber gambar: N-TV Germany

Share This

Berita Forex Lainnya

September 18, 2018

Dolar AS Menekan Pasca Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan rencana pengumuman tarif baru…
September 17, 2018

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Jelang Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan rencana pengumuman…
September 14, 2018

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Inflasi Yang Rendah

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan akan rendahnya inflasi…
September 13, 2018

Pasca Surat Mnuchin, Dolar AS Masih Dalam Tekanan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan akan redanya tensi…
September 12, 2018

Jelang Rilis Beige Book, Dolar AS Menekan Sejenak

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit menguat sejenak terkait dengan jelang rilisnya…