ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Dolar AS tetap dibayangi tekanan bearish saat berusaha menjauh dari level terendah tiga tahun terhadap sejumlah mata uang pada hari Jumat. Greenback masih membukukan kerugian mingguan kelima dari tujuh minggu di tahun ini, setelah euro sempat naik ke level tertingginya sejak Desember 2014.

Mata uang AS telah terbebani oleh beberapa faktor di tahun ini, termasuk erosi keuntungan dari prospek kenaikan suku bunga Federal Reserve yang lebih agresif karena bank sentral utama lainnya juga mulai mengurangi kebijakan moneter yang mudah (easy monetary policy).

Keyakinan para pedagang terhadap dolar AS juga telah berkurang karena kekhawatiran tentang defisit anggaran dan transaksi berjalan AS, dengan defisit anggaran diproyeksikan akan mendekati $1 triliun pada tahun 2019 di tengah pengeluaran pemerintah yang semakin bertambah dan pemotongan pajak perusahaan yang besar.

"Pasar melihat kebijakan yang diberlakukan pada tahun lalu, khususnya pemotongan pajak, dan apa dampak dari kebijakan tersebut terhadap defisit fiskal AS," kata Sireen Harajli, ahli strategi mata uang di Mizuho di New York.

Pada hari Jumat euro sempat melonjak ke $1,2555, level tertinggi sejak tahun 2014, sebelum berbalik turun hingga berakhir negatif 0,79% di $1,2406.

Korelasi antar pasar pun telah teracak di minggu lalu. Penurunan dolar AS terjadi di saat imbal hasil Treasury AS mencapai titik tertinggi empat tahun dan saat inflasi AS lebih kuat dari perkiraan dan memperkuat ekspektasi pasar bahwa The Fed dapat menaikkan suku bunga sebanyak empat kali di tahun ini.

Marc Chandler, kepala strategi mata uang global di Brown Brothers Harriman & Co di New York, menjelaskan bahwa kini pasar sedang bingung dengan apa yang tampaknya akan mengubah hubungan antar pasar karena lebih dari sepekan lalu bursa saham jatuh sebagai akibat dari kenaikan yield Treasury AS, namun pada minggu lalu bursa saham naik di saat yield juga bergerak naik.

Mata uang AS ditutup naik tipis terhadap yen sebanyak 0,18% pada akhir hari Jumat di ¥106,30, setelah sebelumnya tenggelam ke level terendah 15 bulan baru di ¥105,53.

Harajli dari Mizuho New York menjelaskan bahwa untuk dolar/yen pada khususnya, terlihat kecenderungan penguatan yen, meski ada prospek kebijakan moneter yang mudah yang akan berlanjut di Jepang dan menurut Harajli sepertinya pasar mulai menguji tekad Bank of Japan (BoJ).

Sedangkan pound sterling menutup sesi Jumat dengan penurunan 0,62% di $1,4010, turun dari tertinggi sesi tersebut di $1,4144.

Meskipun untuk basis harian berakhir menguat di hari Jumat, pada basis mingguan dolar AS masih membukukan penutupan negatif dengan pasangan EUR/USD ditutup naik 1,4%, USD/JPY berakhir turun 2,28% dan GBP/USD membukukan penutupan positif 1,37%.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Reuters

Sumber gambar: Coin News

Share This

Berita Forex Lainnya

September 18, 2018

Dolar AS Menekan Pasca Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan rencana pengumuman tarif baru…
September 17, 2018

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Jelang Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan rencana pengumuman…
September 14, 2018

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Inflasi Yang Rendah

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan akan rendahnya inflasi…
September 13, 2018

Pasca Surat Mnuchin, Dolar AS Masih Dalam Tekanan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan akan redanya tensi…
September 12, 2018

Jelang Rilis Beige Book, Dolar AS Menekan Sejenak

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit menguat sejenak terkait dengan jelang rilisnya…