ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Akhir tahun lalu, pemerintahan Trump bersama Partai Republik yang ada di Kongres AS telah berhasil meloloskan UU pajak yang baru dan bisa membuat pertumbuhan ekonomi AS akan berkembang pesat.

Sebelumnya, the Tax Cuts and Jobs Act telah ada sebelum era Presiden Trump yaitu ketika Presiden Ronald Reagan di tahun 1981 dan 1986 serta pemotongan pajak juga pernah dilakukan di era Presiden John F. Kennedy di tahun 1964.

Indikator awal dari hasil pemotongan pajak tersebut telah diumumkan oleh Apple, FedEx, AT&T, Fiat Chryler dan lebih dari 300 perusahaan AS lainnya dengan investasi multi miliar dolar di AS. Kudlow sampai bingung kepada pemikiran ekonom dunia, kenapa kombinasi antara pemotongan pajak dan agenda deregulasi Trump lainnya tidak dapat membuat ekonomi tumbuh berkelanjutan dengan kisaran antara 3% hingga 4% dari periode Obama yang hanya tumbuh 1,6%.

Lawrence Alan Kudlow menyatakan bahwa pilar kemakmuran Trump merupakan tonggak bagi strategi penguatan dolar AS yang baik. Kudlow melihat bahwa dirinya ingin dolar AS makin menguat setelah 2017 lalu melemah di mana pedagang global memang ingin dolar AS tidak menguat meski ekonomi AS membaik. Kudlow juga bingung dengan depresiasi nilai dolar AS yang terjadi di kala inflasi dan suku bunga yang melonjak ditambah lagi peningkatan harga komoditas.

Kudlow bercerita, di kala era Reagan, dolar AS meningkat pesat sebesar 67% di pasar valuta asing sampai 1985. Harga emas, suku bunga dan inflasi turun juga dari 2 digit, sementara ekonomi AS membaik juga dan pasar sahamnya meningkat pesat terbaik dalam 18 tahun terakhir. Kudlow juga bercerita di era Presiden Kennedy pada Mei 1962 ketika UU Pendapatan disahkan dan Kennedy menegaskan bahwa nilai dolar AS sama bagusnya dengan emas, sehingga meluncurlah ledakan luar biasa dan terkenal dengan sebutan ‘Go-Go Sixties’.

Sejauh ini Kudlow berpendapat bahwa penguatan dolar AS merupakan pilar penting bagi kemakmuran ekonomi AS dengan inflasi minimal, namun dirinya khawatir Gedung Putih tidak menerapkan strategi tersebut. Kudlow mendesak Trump untuk kembali menerapkan kebijakan ‘King Dollar’ yang pernah sukses dan bekerja baik di era 60-an, 80-an dan 90-an.

Devaluasi atau penurunan nilai dolar AS tidak menciptakan pekerjaan di AS. Sebaliknya melemahnya mata uang yang disertai oleh perubahan inflasi yang lemah juga, akan menyebabkan devaluasi yang berkelanjutan pula sehingga masyarakat AS akan semakin terlihat miskin.

Menurut Kudlow bahwa aksi jual yang besar di pasar saham, terjadi setelah dolar AS melemah dan terjadi pula kenaikan emas dan komoditas lainnya, sehingga kekhawatiran inflasi juga menimbulkan imbal hasil obligasi meninggi berada di atas suku bunga acuan. Bola panas Mnuchin di pertemuan Davos membuat Kudlow cemas, bahwa ini merupakan ‘pengkondisian’ untuk strategi perbaikan defisit neraca perdagangannya.

Kudlow menyebut bahwa disparitas ekspor dan impor AS melebar 12% di tahun lalu, level tertinggi sejak 2008. Namun menurut Kudlow bahwa pelebaran defisit terjadi karena kebijakan pajak dan deregulasi Trump yang sedang berjalan di mana kebijakan pro-pertumbuhan Trump memang menganjurkan bahwa dolar AS jangan menguat.

Sumber berita: Reuters, ForexSignal88, Bloomberg, CNBC

Sumber gambar: TheBlaze

Share This

Berita Forex Lainnya

December 11, 2018

Bank Dunia : Banyak Tantangan yang Dihadapi Negara-negara di Kawasan Asia Timur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 11/12/2018 – Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa negara di Kawasan Asia Timur menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang baik. Ini bisa dilihat dari pertumbuhan domestik bruto (PDB) yang meningkat sejak tahun 2000 dan beberapa…
December 11, 2018

BREXIT : May Menunda Voting Parlemen Mengakibatkan GBPUSD Sentuh Harga Terendah 2018

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 11/12/2018 – Perdana Menteri Inggris Theresa Mei mengumumkan pada Senin kemarin bahwa ia akan menunda pemungutan suara pada perjanjian penarikan yang dinegosiasikannya dengan Uni Eropa, daripada menghadapi kerugian yang…
December 11, 2018

Dolar AS Nikmati Kisruh Politik Inggris

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 11/12/2018 – Dolar AS menguat terhadap para rivalnya pada hari Senin, dibantu oleh penurunan tajam dan drastis yang dialami pound sterling. Mata uang Inggris tersebut anjlok posisi terendah 21-bulan setelah Perdana Menteri Inggris…
December 10, 2018

Tangkal Berita HOAKS jelang pemilu, Uni Eropa Kucurkan Dana US$ 2,1 Juta

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Komisi Uni Eropa menginginkan Facebook, Twitter dan Google untuk melaporkan secara teratur terkait berita palsu atau hoax maupun disinformasi berita dalam masa kampanye jelang Pemilihan Eropa pada bulan Mei 2019.…
December 10, 2018

NFP Mengecewakan, Greenback Tertekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Dolar AS membuka perdagangan pekan ini dengan sebuah penguatan setelah ada kabar geopolitik Jerman dan Inggris yang negatif bagi euro dan pound sterling namun positif bagi yen Jepang. Sebelumnya, pada sesi perdagangan…