ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Inflasi yang lebih cepat dari perkiraan dapat mempersulit tugas Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang baru saja menjabat, yang akan memimpin pertemuan penetapan kebijakan moneter pertamanya pada bulan Maret.

Kenaikan harga konsumen bulan Januari yang dilaporkan pada hari Rabu, yang membukukan kenaikan terbesar dalam lebih dari satu tahun, membantu memvalidasi perkiraan The Fed untuk inflasi yang lebih kuat setelah bertahun-tahun berada di bawah target 2 persennya.

Namun kini pertanyaannya adalah bagaimana The Fed, di bawah kendali Powell, akan mengelola ekspektasi pasar yang meningkat bahwa inflasi yang lebih kuat akan memerlukan pengetatan moneter yang lebih agresif.

Sejauh ini, para kolega Powell telah memberi isyarat bahwa bank sentral AS akan terus melanjutkan kenaikan tingkat suku bunga secara bertahap, yang tidak terpengaruh oleh gejolak pasar baru-baru ini atau kekhawatiran tentang dampak kebijakan pajak dan pengeluaran Trump terhadap inflasi.

Tapi para pedagang mulai meningkatkan pertaruhan mereka bahwa The Fed harus menyesuaikan diri dengan kenaikan suku bunga keempat pada akhir 2018, satu tingkat lebih banyak dari perkiraan The Fed saat ini, meskipun mereka masih melihat tiga kenaikan sebagai sebuah skenario yang lebih mungkin terjadi. Bahkan sebagian lagi memperkirakan lebih dari empat kenaikan suku bunga jika inflasi terus berakselerasi.

Joseph Lavorgna, kepala ekonom Amerika di Natixis, mengatakan bahwa masalah besar bagi The Fed adalah apakah mereka dapat menahan keinginan untuk memperketat kebijakan moneter lebih agresif.

Tidak semua data ekonomi menunjukkan arah yang sama. Belanja konsumen telah turun sejak perombakan pajak Trump, menurut sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Rabu yang menunjukkan penjualan ritel tidak berubah pada bulan Januari, setelah turun sedikit di bulan Desember.

Ketidakpastian mengenai prospek ekonomi dan tekanan inflasi yang kuat telah bertransformasi menjadi kemerosotan tajam indeks saham utama AS baru-baru ini dan lonjakan yield obligasi jangka panjang dan situasi ini dapat mempengaruhi sikap Powell terhadap kebijakan moneter.

Namun, kata Eric Stein, manajer portofolio di Eaton Vance, fokus The Fed saat ini bukan pada kenaikan suku bunga karena volatilitas di bursa saham cukup tinggi.

Menurut Stein, jika inflasi yang naik cukup besar bisa mengubah pemikiran The Fed, perlu diingat pula bahwa sebagian alasan bank itu telah menaikkan suku bunganya pada masa lalu, bahkan saat inflasi di bawah target, adalah karena mereka sudah memperkirakan inflasi akan meningkat dan terbukti perkiraan mereka benar.

Pandangan Powell sendiri mungkin akan menjadi lebih jelas terbaca saat dia memberi kesaksian di hadapan kedua majelis Kongres AS. Sejauh ini mayoritas investor memperkirakan bank sentral AS akan menaikkan suku bunganya pada pertemuan di bulan Maret dan dua kali lagi di akhir tahun ini.

Sumber berita: ForexSignal88, Investing, Reuters

Sumber gambar: Barron’s

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

June 22, 2018

Uni Eropa Berlakukan Kebijakan Tarif, Dolar AS Bisa Menguat Kembali

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meraih kembali…
June 21, 2018

Dolar AS Masih Ingin Menguat, Tunggu BoE Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 20, 2018

Dolar AS Terus Bertahan Membaik Berkat Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 08, 2018

Dolar AS Berada Di Level Terendah 3 Pekannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 07, 2018

Komentar Optimistis Ekonom ECB Menjadi Beban Bagi Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/06/2018 – Beban dolar AS pada sesi perdagangan kemarin datang dari euro di mana mata uang tunggal 19 negara Eropa tersebut tetap mendekati level tertinggi dua minggu terhadap banyak saingannya pada awal hari Kamis ini, pada…