ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – JPMorgan mengurangi ekspektasi pertumbuhan ekonomi AS di kuartal pertama tahun ini akibat dari angka inflasi yang lebih ‘panas’ dari pada tahun lalu disertai pula memburuknya angka penjualan eceran awal tahun ini.

Kepala ekonom AS dari JPMorgan, Michael Feroli menjelaskan bahwa indeks harga konsumen inti atau core CPI Departemen Tenaga Kerja hanya mengindikasikan Federal Reserve makin berani di awal saja untuk menaikkan suku bunganya, namun dirinya menurunkan prospek produk domestik bruto kuartal pertama tahun ini dari 3% menjadi 2,5%. Feroli sangat kaget dengan hasil core CPI bulanan yang naik 0,349%, yang merupakan kenaikan bulanan terbesar sejak 2005.

Feroli melihat bahwa hasil data inflasi maka kenaikan suku bunga di bulan depan makin menguat. Meskipun para ekonom di Wall Street berbeda-beda pandangannya mengenai berapa kali the Fed tahun ini kemungkinan akan menaikkan suku bunganya. Dan menurut alat pemantau suku bunga dari CME, maka telah terpantau bahwa lebih dari 80% kenaikan suku bunga tersebut akan terjadi pertama kalinya di tahun ini.

The Fed wilayah Atlanta juga telah menurunkan proyeksi PDB di mana sebelumnya memperkirakan pertumbuhan ekonomi AS bisa mencapai 4% di tahun ini, telah turun menjadi 3,2%. Masalah inflasi tersebut telah membuat investor ketakutan dalam beberapa pekan terakhit setelah laporan tenaga kerja AS di Januari lalu dilaporkan cukup kuat untuk memicu kenaikan suku bunga the Fed dengan agresif sehingga membuat bursa saham Wall Street terkoreksi tajam serta diikuti bursa global lainnya dan emas juga terkoreksi.

Ekonom klasik berpendapat bahwa paket stimulus fiskal yang berlebihan seperti pemotongan pajak di akhir tahun lalu atau juga berupa pengeluaran atau belanja pemerintah untuk sementara memang akan menaikkan laju PDB, sementara tingkat harga akan menyesuaikan untuk mengejar peningkatan output. Feroli berpikir bahwa dirinya kemungkinan merevisi panduan pertemuan the Fed di Maret nanti dengan perkiraan bahwa kenaikan suku bunga bisa meningkat daru 3 kali menjadi 4 kali.

Tapi menurut Feroli, kondisi inflasi yang tinggi bisa melukai belanja konsumen di kasa depan. Di sisi lain dirinya juga melihat penjualan eceran mengalami kondisi yang buruk di awal tahun, di mana turun 0,3%. Penurunan tersebut telah mengambil perhitungan kami di kuartal keempat nanti laju PDB AS akan mengalami penurunan juga dari 2,6% menjadi 2,4%.

Feroli juga melihat bahwa pengaruh dari pemotongan pajak memang akan memberi peluang belanja konsumen membaik, namun sisi inflasi tentu akan menahan daya beli tersebut.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88.com, CNBC, BBC, Guardian, Bloomberg

Sumber Gambar: Tutor2u

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

September 18, 2018

Dolar AS Menekan Pasca Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan rencana pengumuman tarif baru…
September 17, 2018

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Jelang Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan rencana pengumuman…
September 14, 2018

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Inflasi Yang Rendah

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan akan rendahnya inflasi…
September 13, 2018

Pasca Surat Mnuchin, Dolar AS Masih Dalam Tekanan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan akan redanya tensi…
September 12, 2018

Jelang Rilis Beige Book, Dolar AS Menekan Sejenak

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit menguat sejenak terkait dengan jelang rilisnya…