ForexSignal88.com l Jakarta, 14/02/2018 – Dolar AS diperdagangkan melemah terhadap sejumlah mata uang utama karena rally tajam yen dan euro membebani momentum kenaikan menjelang laporan inflasi konsumen penting yang dijadwalkan pada malam hari nanti.

Pada penutupan sesi Selasa USD/JPY turun 0,76% di ¥107,81 setelah turun ke level terendah lima bulan di ¥107,39 karena ekspektasi bahwa Bank of Japan (BoJ) siap untuk mulai mengekang kebijakan moneter longgarnya meskipun ada harapan tinggi bahwa Gubernur BoJ Kuroda, yang telah berulang kali menegaskan perlunya kebijakan moneter yang akomodatif, akan diangkat kembali untuk masa jabatan kedua.

Sementara risk appetite telah pulih di minggu ini, para investor terus menjual dolar AS dan membeli yen. Menurut data CNBC pada Rabu pagi Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,54% menjadi 89,72.

"Banyak orang di pasar mengharapkan yen naik karena perputaran dalam kebijakan moneter BoJ belum sepenuhnya diperhitungkan pasar," kata Ulrich Leuchtmann, analis Commerzbank yang berbasis di Frankfurt.

Ini membantu menjelaskan pergerakan di USD/JPY kemarin meskipun tidak ada konsensus bahwa BoJ akan mengikuti bank sentral lainnya secara bertahap mengakhiri era uang mudah dengan segera.

"Saya tidak percaya (langkah penghentian stimulus BoJ)," kata John Doyle, wakil presiden bidang perdagangan dan perdagangan di Tempus Inc di Washington.

"Jumat lalu kita melihat bahwa Gubernur (BoJ) Kuroda akan diangkat kembali selama lima tahun lagi, dan itu adalah sinyal bagi kita bahwa bisnis akan berlanjut seperti biasa," lanjut Doyle.

Penurunan tajam dolar AS juga terjadi setelah muncul komentar agak hawkish dari Presiden Fed Cleveland Loretta Mester yang mengatakan pada hari Selasa bahwa dia memperkirakan pemotongan pajak bakal menambah pertumbuhan, menghadirkan risiko ke atas, sementara inflasi diperkirakan akan meningkat menjadi 2% selama satu hingga dua tahun ke depan dan pada gilirannya menciptakan memotivasi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga acuannya di tahun 2018 dan 2019.

Dolar AS telah membuat awal yang buruk dalam minggu ini dan membukukan penurunan harian kedua berturut-turut. Kini para investor menunggu data inflasi konsumen (CPI) yang akan memberikan petunjuk terkini tentang inflasi di AS.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Business Insider

Share This

Berita Forex Lainnya

February 22, 2018

Hasil Fed Minutes Dorong Munculnya Safe Haven Yen

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/02/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback seddikit mengakhiri untuk memberikan tekanannya kepada mata uang utama Asia Pasifik khususnya kepada yen,…
February 22, 2018

Dolar Selandia Baru Tak Mampu Bendung Penguatan Greenback Pasca FOMC Minutes

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/02/2018 – Dolar Selandia Baru berada di jalur untuk pelemahan kelima hari berurutan karena greenback memperpanjang kenaikannya di tengah ekspektasi setidaknya tiga kenaikan suku bunga Federal Reserve pada tahun ini. Sebelumnya…
February 22, 2018

Kalender Politik Eropa Dihitung Mundur Investor Global

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/02/2018 – Dua Peristiwa politik besar akan singgah di Eropa pada 4 Maret nanti, dan investor sudah bersiap menghadapi segala kemungkinan yang bisa terjadi, baik buruk maupun yang baik, yang bisa mempengaruhi aset-aset di Uni…
February 22, 2018

Dolar Kanada Terbebani FOMC Minutes dan Harga Minyak

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/02/2018 – Dolar Kanada sedikit menguat di Kamis pagi setelah melemah ke level terendah delapan minggu terhadap mata uang AS pada hari Rabu karena harga minyak turun dan para investor menjadi bearish terhadap loonie setelah…
February 22, 2018

Imbal Hasil Obligasi AS Kembali ke Level Saat Lehman Brothers Bangkrut

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/02/2018 – Tahun 2008 lalu, Lehman Brothers di tutup oleh pemerintah AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah saat itu hampir mirip dengan kenaikan hari ini levelnya. Pasar harus mewaspadai pergerakan suku bunga acuan the…