ForexSignal88.com l Jakarta, 13/02/2018 – Dolar AS melemah terhadap euro pada hari Senin setelah membukukan minggu terbaiknya melawan mata uang tunggal zona euro tersebut dalam hampir 15 bulan karena saham-saham AS dan negara lainnya pulih sedikit dari aksi jual dramatis yang membuat indeks S&P 500 mengalami kemerosotan paling tajam dalam lebih dari dua tahun.

Aksi jual di bursa ekuitas pada pekan lalu memaksa para investor bertaruh pada mata uang AS untuk melepaskan posisi mereka. Dolar AS juga sempat diuntungkan karena para investor gugup mencari keamanan relatif pada beberapa aset AS.

Posisi jual dolar AS para spekulan berkurang untuk pertama kalinya dalam enam minggu, menurut perhitungan oleh Reuters dan data Commodity Futures Trading Commission (CFTC) yang dirilis pada hari Jumat.

Pada hari Senin, rally dolar AS berakhir karena euro melakukan rebound namun tidak semua analis yakin bahwa penurunan hari Senin akan menghapus keuntungan dolar AS di minggu lalu.

Mark McCormick, kepala strategi FX Amerika Utara di TD Securities di Toronto, berpendapat bahwa pasar masih dalam situasi tarik-menarik antara bias terarah untuk dolar AS dan prospek risk appetite.

Selera para investor untuk mengambil risiko merayap kembali ke pasar mata uang sehingga merugikan mata uang AS dan ini juga membantu mata uang emerging market untuk bergerak lebih tinggi, demikian pula mata uang terkait komoditas seperti dolar Australia dan Kanada.

Data CNBC pada akhir sesi Senin menunjukkan Indeks Dolar AS (DXY) ditutup turun tipis sekitar 0,3% di 90,22.

Saham Eropa juga menguat pada hari Senin setelah bursa di Asia meraih pijakan. Euro berakhir turun 1,82% pada penutupan sesi pekan lalu. Euro mengalami minggu terburuknya sejak November 2016. Selanjutnya di sesi senin euro berakhir naik 0,47% terhadap dolar AS di $1,2292 dan hingga Selasa pagi ini masih berada di dekatnya.

Pergerakan di pasar valuta asing jauh lebih teredam daripada di kelas aset lainnya pada pekan lalu, namun para analis mengatakan volatilitas di bursa forex telah meningkat.

Commerzbank mengatakan kekhawatiran tentang meningginya inflasi AS tercermin pada meningkatnya volatilitas di pasar option mata uang. Analis di bank tersebut mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap inflasi tidak mungkin hilang dengan cepat dan para investor harus terbiasa dengan volatilitas FX yang berada pada tingkat yang lebih tinggi untuk saat ini atau bahkan dapat meningkat lebih jauh.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Reuters

Sumber gambar: Asia Times

Share This

Berita Forex Lainnya

February 19, 2018

Yen dan Dolar Australia Menikmati Aksi Ambil Untung di Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback mengalami tekanannya kembali dari mata uang utama Asia Pasifik, sebagai bentuk aksi ambil untung mata uang AS…
February 19, 2018

Apa Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Kenaikan Suku Bunga The Fed?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Sepanjang hampir 9 tahun pasar naik, The Fed mempertahankan suku bunganya di dekat 0%, namun tanda-tanda kenaikan inflasi baru-baru ini bisa mendorong bank sentral AS bisa menaikkan suku bunga lebih agresif yang akan…
February 19, 2018

Di Senin Pagi Dolar Selandia Baru Coba Balas Penurunan di Sesi Jumat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Mengawali pekan ini dolar Selandia Baru terlihat mulai bergerak naik terhadap dolar AS meskipun kisaran pergerakannya masih tipis. Sebelumnya pada hari Jumat dolar Selandia Baru berakhir turun 0,26% di $0,7388,…
February 19, 2018

Survei Bloomberg Jagokan Tokoh Jerman Sebagai Presiden ECB Pengganti Draghi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Akhir masa jabatan Presiden European Central Bak (ECB) Mario Draghi masih lebih dari satu tahun lagi namun saat ini spekulasi mulai muncul tentang siapa kiranya yang bakal menggantikan Draghi. Mario Draghi adalah…
February 19, 2018

Para Ekonom Melihat Kenaikan Suku Bunga ECB Masih Lama

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Menurut para ekonom yang disurvei oleh Reuters yang hasilnya dipublikasikan pada pekan lalu, European Central Bank (ECB) akan mengakhiri program pembelian asetnya pada akhir tahun ini dan kemudian akan menunggu selama…