ForexSignal88.com l Jakarta, 12/02/2018 – Lebih dari empat bulan setelah para pemilih Jerman “menghukum” pemerintah koalisi mereka saat itu dalam sebuah pemilihan umum, kedua partai utama yang sama akhirnya telah sepakat untuk mencoba kembali berkoalisi.

Jika pimpinan dan anggota Partai Sosial Demokrat (SPD) menyetujui pakta baru dengan Uni Demokratik Kristen (CDU) Angela Merkel, yang belum sepenuhnya terjadi, Jerman akan sekali lagi dikuasai oleh GroKo alias Grand Coalition (koalisi besar).

Kondisi terkini adalah sebuah perkembangan yang penuh harapan, sebuah kesempatan lain bagi para pemimpin negara tersebut untuk menunjukkan kepada Jerman juga Eropa bahwa pemerintahan berhaluan sentris pragmatis bekerja lebih baik daripada populisme dan nasionalisme yang militan. Namun Merkel dan menteri-menterinya memiliki beberapa kendala yang harus diatasi jika mereka ingin menjadikan GroKo sebagai sebuah kesuksesan.

Komposisi kabinet baru akan condong membawa koalisi tersebut ke posisi yang mendukung SPD di mana partai berspektrum politik kiri-tengah tersebut tidak hanya mendapat satu dari posisi penting di departemen keuangan dan kementerian luar negeri, namun keduanya.

Di atas kertas, ini bisa menjadi hal yang baik. Jerman dapat menggunakan sedikit konservatisme fiskal yang kaku a la CDU dan sedikit lebih banyak dari apa yang diminta SPD sehingga diharapkan kelak investasi publik pun akan lebih banyak mengalir ke Jerman dan terjadi reformasi yang lebih berani dari Uni Eropa (UE).

Diharapkan bahwa menteri keuangan baru, Olaf Scholz, dapat menggabungkan investasi publik yang lebih tinggi dengan disiplin fiskal yang efektif. Penekanan yang lebih besar pada infrastruktur akan membantu. Jerman menghabiskan sebagian kecil pendapatan nasional untuk investasi infrastruktur daripada kebanyakan negara maju lainnya dan negara ini tentu saja tidak kekurangan tabungan yang diperlukan untuk membiayai proyek-proyek yang bermanfaat.

Namun, ancaman terbesar adalah bahwa koalisi tersebut kehilangan visi terhadap keuntungan yang sesungguhnya yaitu pulihnya kepercayaan pada pusat dan kepemimpinan Jerman.

Koalisi politik bagaikan pernikahan tanpa cinta yang terjadi pada saat terbaik. SPD, yang kecewa dengan penampilannya dalam pemilihan umum terakhir, masih tampak kurang percaya diri. Partai tersebut bahkan memaksa pemimpinnya, Martin Schulz, untuk melupakan permintaannya untuk menjadi menteri luar negeri.

Sebuah koalisi yang penuh konflik dan gagal tidak hanya akan melukai prospek para pihak yang terlibat dalam pemilihan umum berikutnya. Ketidakkompakan di antara kedua partai tersebut hanya akan memperkuat Alternative for Germany (AfD) yang berhaluan ekstrem kanan, membahayakan dinamika ekonomi Jerman dan mengurangi prospek bagi UE untuk dapat bekerja lebih baik lagi bagi semua anggotanya. Banyak yang dipertaruhkan jika akhirnya GroKo tersebut menemui kegagalan.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg

Sumber gambar: Focus.de

Share This

Berita Forex Lainnya

February 19, 2018

Yen dan Dolar Australia Menikmati Aksi Ambil Untung di Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback mengalami tekanannya kembali dari mata uang utama Asia Pasifik, sebagai bentuk aksi ambil untung mata uang AS…
February 19, 2018

Apa Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Kenaikan Suku Bunga The Fed?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Sepanjang hampir 9 tahun pasar naik, The Fed mempertahankan suku bunganya di dekat 0%, namun tanda-tanda kenaikan inflasi baru-baru ini bisa mendorong bank sentral AS bisa menaikkan suku bunga lebih agresif yang akan…
February 19, 2018

Di Senin Pagi Dolar Selandia Baru Coba Balas Penurunan di Sesi Jumat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Mengawali pekan ini dolar Selandia Baru terlihat mulai bergerak naik terhadap dolar AS meskipun kisaran pergerakannya masih tipis. Sebelumnya pada hari Jumat dolar Selandia Baru berakhir turun 0,26% di $0,7388,…
February 19, 2018

Survei Bloomberg Jagokan Tokoh Jerman Sebagai Presiden ECB Pengganti Draghi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Akhir masa jabatan Presiden European Central Bak (ECB) Mario Draghi masih lebih dari satu tahun lagi namun saat ini spekulasi mulai muncul tentang siapa kiranya yang bakal menggantikan Draghi. Mario Draghi adalah…
February 19, 2018

Para Ekonom Melihat Kenaikan Suku Bunga ECB Masih Lama

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Menurut para ekonom yang disurvei oleh Reuters yang hasilnya dipublikasikan pada pekan lalu, European Central Bank (ECB) akan mengakhiri program pembelian asetnya pada akhir tahun ini dan kemudian akan menunggu selama…