ForexSignal88.com l Jakarta, 12/02/2018 – Dolar AS tergelincir terhadap sejumlah mata uang utama pada hari Senin karena bursa saham Asia menguat setelah aksi jual di pekan lalu, mengurangi permintaan dolar AS selaku salah satu aset safe haven.

Data CNBC pada Senin sore ini menunjukkan Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,28% ke 90,20 setelah naik sekitar 1,4% di pekan lalu.

Saham-saham di Hong Kong dan China menguat pada hari senin dan perdagangan berjangka indeks saham AS memperpanjang kenaikannya, menambah kenaikan pada hari Jumat. Nikkei Jepang ditutup hari ini karena libur nasional.

Saham-saham AS berakhir lebih tinggi pada hari Jumat namun masih mencatat minggu terburuk mereka dalam dua tahun karena kekhawatiran inflasi yang lebih cepat dan kenaikan suku bunga yang lebih agresif memicu aksi jual pada pasar global yang dapat terus berlanjut.

Selanjutnya para investor menunggu data inflasi AS yang akan dirilis pada hari Rabu. Data inflasi yang lebih kuat dari perkiraan bisa membuat pasar ekuitas kembali terpuruk.

Saat berita ini ditulis, dolar AS melemah terhadap safe haven tradisional, yen Jepang, dengan USD/JPY turun 0,03% menjadi ¥108,73, namun masih bertahan di atas level terendah empat bulan di ¥108,03. Dolar AS turun hampir 1,3% terhadap yen pada pekan lalu.

Para investor cenderung mencari yen pada saat terjadi gejolak pasar karena mata uang tersebut didukung oleh surplus akun Jepang saat ini, yang menawarkan ketahanan lebih besar dari pada negara-negara yang memiliki defisit.

Di Jepang, laporan pada hari Senin menunjukkan bahwa Haruhiko Kuroda akan diangkat kembali sebagai gubernur Bank of Japan (BoJ) dan kemungkinan melanjutkan kebijakan moneter ultra-longgar negara tersebut.

Euro bergerak lebih tinggi, dengan EUR/USD naik 0,14% menjadi $1,2267. Mata uang tunggal zona euro mengakhiri pekan lalu dengan penurunan 1,82%, persentase penurunan mingguan terbesar sejak November 2016.

Sterling sedikit berubah terhadap dolar AS dan euro, dengan GBP/USD di nak 0,16% ke 1,3845 dan EUR/GBP diperdagangkan mendatar pada £0,8863.

Pound telah melemah terhadap dolar AS dan euro pada hari Jumat setelah Michel Barnier, kepala perunding Brexit Uni Eropa, memperingatkan Inggris bahwa kesepakatan transisi pasca-Brexit tidak dapat diperdebatkan dan tidak dapat diberikan.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Benzinga

Share This

Berita Forex Lainnya

May 24, 2018

Dolar AS Tergerus Yen, Hasil Fed Minutes Sedikit Bernada Dovish

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS masih harus mengalami saat-saat ambil…
May 23, 2018

Penguatan Dolar AS Belum Kokoh

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS masih harus mengalami saat-saat ambil…
May 22, 2018

Masalah Denuklirisasi Korea Utara Hambat Penguatan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS masih harus mengalami saat-saat ambil…
May 21, 2018

Pernyataan Mnuchin Bikin Dolar AS Menguat Sejenak

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS masih terus melanjutkan sisi…
May 18, 2018

Persoalan Italia Hantarkan Dolar AS Terus Berkibar

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS masih terus melanjutkan sisi…