ForexSignal88.com l Jakarta, 12/02/2018 – Dolar Selandia Baru sedikit berubah di awal sesi pekan ini, mempertahankan kenaikan yang diraih pada hari Jumat saat volatilitas di bursa saham New York masih tinggi namun berpotensi mundur karena risk appetite para investor berkurang.

Rebound kiwi mulai terlihat pada hari Kamis saat pasangan NZD/USD menyentuh $0,7238. Namun mata uang Selandia Baru ini tetap menguat terhadap greenback meskipun perdagangan short (jual) dolar AS telah kehilangan sebagian popularitasnya baru-baru ini karena pasar ekuitas dan obligasi menyesuaikan diri dengan prospek tingkat suku bunga yang lebih tinggi dalam menghadapi inflasi global.

Pada pekan ini hanya tersaji data-data ringan dari Selandia Baru dan para pedagang memperkirakan pasangan mata uang tersebut akan diatur oleh volatilitas pasar secara keseluruhan dan sentimen risiko karena pasar yang lebih luas tampaknya akan tetap memperlihatkan pergulatan antara aksi beli dan aksi jual.

Kiwi diperdagangkan pada 72,66 sen AS pada saat berita ini ditulis dari 72,56 sen AS saat penutupan sesi New York pada hari Jumat.

Saham AS mengakhiri sesi perdagangan hari Jumat dengan catatan positif, pulih dari aksi jual sebelumnya, sementara Chicago Board Options Exchange Volatility Index (VIX) naik setinggi 41 sebelum berakhir pada 29. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump pada pekan lalu menandatangani sebuah perjanjian anggaran dua tahun, yang menghasilkan dana $300 miliar dari pengeluaran federal dan mengakhiri government shutdown yang sempat berlangsung selama beberapa jam di hari Jumat.

Philip Borkin, ekonom senior ANZ Bank New Zealand, melihat kondisi kiwi sangat baik dan tidak terlalu terpengaruh dampak volatilitas yang terlihat di tempat lain.

"Kami pikir situasi tersebut tidak akan bertahan dan volatilitas di pasar ekuitas pada akhirnya akan menghasilkan penilaian risiko yang lebih luas secara keseluruhan sehingga akan menempatkan NZD pada posisi defensif," jelas Borkin.

Borkin juga mengingatkan bahwa data inflasi AS yang akan dirilis pada hari Kamis akan menjadi fokus utama para pelaku pasar di minggu ini.

Sumber berita: ForexSignal88, Business Desk        

Sumber gambar: Reuters

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

August 14, 2018

Efek Domino Turki Masih Kuatkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak dengan teror dari krisis Turki yang melanda dunia…
August 16, 2018

Dolar AS Masih Terlalu Kokoh

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat kembali bersamaan dengan masih adanya pengaruh buruk…
August 13, 2018

Teror Turki Bangkitkan Aksi Safe Haven Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak dengan kisruh Turki yang melanda dunia…
August 10, 2018

Dolar AS Mulai Kewalahan Pasca Membaiknya Kinerja Ekonomi Jepang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit melemah sejenak pasca rilis data kinerja Jepang tadi pagi.…
August 09, 2018

Penguatan Dolar AS Mulai Muncul Jelang Rilis Data Inflasi AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 09/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak pasca rilis data inflasi China tadi pagi. Seperti…