ForexSignal88.com l Jakarta, 12/02/2018 – Pertaruhan short dolar AS para spekulan berkurang untuk pertama kalinya dalam enam minggu, menurut perhitungan Reuters dan data Commodity Futures Trading Commission (CFTC) yang dirilis pada hari Jumat (11/2).

Nilai posisi net short dollar, yang berasal dari kepemilikan bersih para spekulan Pasar Moneter Internasional (IMM) dalam yen, euro, pound sterling Inggris, franc Swiss, dolar Kanada dan Australia, adalah $12,93 miliar, dalam satu minggu sampai dengan 6 Februari. Sedangkan posisi net short dollar pada minggu sebelumnya adalah $13,73 miliar.

Dalam ukuran yang lebih luas dari posisi dolar AS yang mencakup kontrak bersih pada dolar Selandia Baru, peso Meksiko, rubel Rusia dan real Brasil, dolar AS membukukan posisi net short senilai $17,0 miliar, turun dari $17,48 miliar di minggu sebelumnya.

Dolar AS rebound pada minggu lalu di tengah naiknya imbal hasil obligasi pemerintah AS dan ekspektasi pasar terhadap suku bunga Federal Reserve yang lebih tinggi, sebuah skenario yang memicu aksi jual di pasar ekuitas AS. Greenback juga mendapat keuntungan karena para pelaku pasar melihatnya sebagai aset safe haven.

Kathy Lien, managing director strategi FX di BK Asset Management di New York, menjelaskan bahwa setiap kali ada aksi jual di pasar ekuitas global, dolar AS dan yen Jepang selalu menjadi pemain terbaik dan itulah yang terjadi pada minggu lalu ketika yen dan dolar AS menguat terhadap para rival mereka.

Sampai dengan lebih dari satu minggu lalu, dolar AS telah terperosok dalam sentimen negatif karena bank sentral utama lainnya mulai menormalkan kebijakan suku bunga mereka, mendorong mata uang mereka lebih tinggi dengan mengorbankan greenback. Dolar AS masih turun hampir 2% pada tahun ini. Pada 2017 mata uang AS turun 10%.

Sementara itu, data CFTC menunjukkan para spekulan juga memangkas posisi short bitcoin yang di-trading-kan di CBOE Global Markets menjadi 2.040 kontrak pada minggu lalu, dari 2.139 kontrak pada minggu sebelumnya.

Mata uang virtual tersebut stabil selama dua sesi terakhir, diperdagangkan naik 3% pada $ 8.495 pada hari Jumat. Bitcoin telah turun sekitar 70% dari puncaknya hampir $20.000 di bulan Desember dan turun lebih dari 40% sepanjang tahun ini. Bitcoin menguat lebih dari 1.300% tahun lalu.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: The Balance

Share This

Berita Forex Lainnya

August 14, 2018

Efek Domino Turki Masih Kuatkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak dengan teror dari krisis Turki yang melanda dunia…
August 16, 2018

Dolar AS Masih Terlalu Kokoh

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat kembali bersamaan dengan masih adanya pengaruh buruk…
August 13, 2018

Teror Turki Bangkitkan Aksi Safe Haven Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak dengan kisruh Turki yang melanda dunia…
August 10, 2018

Dolar AS Mulai Kewalahan Pasca Membaiknya Kinerja Ekonomi Jepang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit melemah sejenak pasca rilis data kinerja Jepang tadi pagi.…
August 09, 2018

Penguatan Dolar AS Mulai Muncul Jelang Rilis Data Inflasi AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 09/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak pasca rilis data inflasi China tadi pagi. Seperti…