ForexSignal88.com l Jakarta, 12/02/2018 – Sebuah jajak pendapat Reuters yang hasilnya dipublikasikan pada hari Jumat menunjukkan para analis telah menaikkan perkiraan mereka untuk dolar Australia meskipun mata uang antipodean tersebut tampaknya masih akan bergerak banyak dalam satu tahun meskipun volatilitas meninggi di pasar keuangan global baru-baru ini.

Survei terhadap 50 analis pasar mata uang memetakan stabilitas untuk dolar Australia, yang terlihat pada $0,7900 dalam tiga bulan, $0,7800 dalam enam bulan dan kembali ke $0,7900 dalam satu tahun. Para analis sebelumnya memperkirakan Aussie akan bergerak di $0,7700 sepanjang tahun.

Mata uang tersebut meluncur dari puncak tertinggi dalam 2½ tahun di $0,8136 yang dicapai pada akhir Januari hingga ke titik terendah dalam lebih dari satu bulan di $0,7757 pada hari Jumat karena para investor menjauh dari aset berisiko ke obligasi dan yen Jepang yang diyakini lebih aman.

Aussie adalah proxy lindung nilai likuid yang disukai selama masa penuh tekanan dan pergerakan di pasar keuangan sering kali membuat mata uang tersebut mudah berubah.

Situasi tersebut bisa menjelaskan mengapa ada berbagai perkiraan mulai dari yang terendah di $0,7000 hingga $0,8500 pada rentang satu tahun ke depan.

Untuk potensi bearish terutama akan bergantung pada yield obligasi Aussie yang memudar karena Federal Reserve secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga AS di atas suku bunga Australia pada tahun ini, mungkin terjadi pada awal Maret, dan akan menjadi peristiwa langka karena terakhir kali tingkat suku bunga AS lebih tinggi dari Australia terjadi pada bulan Januari 2001, saat Aussie di sekitar $0,5600.

Para analis Morgan Stanley melihat Aussie akan berada di $0,7000 dalam satu tahun karena mereka melihat pertumbuhan ekonomi Australia terbantu oleh faktor pengungkit dan mereka memperkirakan ekonomi Australia akan melemah dengan permintaan domestik yang moderat dan dengan meningkatnya biaya pendanaan global yang bekerja sebagai katalisator.

Rasio utang terhadap pendapatan rumah tangga di negara tersebut berada pada rekor tinggi 190%. Dengan utang yang bertumpuk rakyat Australia akan mengirit pengeluaran pada saat pertumbuhan upah sangat lambat.

Itulah salah satu alasan mengapa Reserve Bank of Australia (RBA) tetap mempertahankan suku bunga pada rekor rendah 1,50% selama lebih dari 1½ tahun dan kemungkinan akan tetap di tingkat itu untuk sementara waktu.

Namun, Aussie pun telah mengabaikan sebagian besar indikator bearish hingga melonjak hampir 3% di bulan Januari dan tercatat naik 8,7% pada 2017 serta menjadi salah satu mata uang utama dengan kinerja terbaik tahun lalu.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…
November 13, 2018

Tertekan Tipis Pagi Ini, Dolar AS Masih Didukung Fundamental Kuat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Dolar AS masih bertengger di level tertinggi 16-bulan pada hari Selasa pagi karena para investor terus membangun keyakinan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Selain itu risiko politik di…
November 12, 2018

Sentimen Dolar AS Masih Positif Setelah Keputusan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya. Terhadap…