ForexSignal88.com l Jakarta, 09/02/2018 – Kemarin pagi ekonom Natixis, Joseph LaVorgna menyatakan bahwa the Fed harus menaikkan suku bunganya hingga 2% dan setelah itu mempertahankannya hingga neraca keuangan bank sentral AS terlihat kokoh kembali.

Dasar pernyataan LaVorgna ini setelah neraca keuangan bank sentral di tahun lalu sedang diperbaiki oleh Janet Yellen kala itu yang resah dengan defisit neraca hingga $4,5 trilyun.

Namun akhir pekan lalu, Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan bahwa upah tahunan AS telah tumbuh mencapai 2,9%, dan pejabat the Fed, John Williams menyatakan bahwa pertumbuhan upah dengan tingkat pengangguran sekarang ini harusnya mencapai di atas 3%. Hal tersebut merupakan kabar baik bagi pekerja di AS setelah sekian lama mengalami pertumbuhan upah yang stagnan di mana hampir 1 dekade hal tersebut terjadi.

Namun apa yang terjadi, investor mendengar pertumbuhan upah yang meningkat di AS disikapi dengan ketakutan akan terjadi peningkatan inflasi karena kinerja ekonomi AS akan meningkat.

Implikasinya adalah Federal Reserve harus menaikkan suku bunganya lebih cepat dari perkiraan pasar. Mengingat bahwa kenaikan saham selama hampir 9 tahun terakhir telah diberi kondisi dengan suku bunga rendah, maka sinyal tersebut terasa sebagai sinyal atau firasat yang buruk, kemudian pasar keuangan mulai bekerja.

Pasar saham global sejak saat itu telah menurun, hingga siang ini, dan pasar obligasi telah mulai membaik kembali sejak saat itu. Meskipun imbal hasil obligasi pemerintah khususnya Treasury AS cukup besar, terkandung pula pasar sahamnya terjadi kerusakan yang cukup besar. Ini merupakan pertanda bahwa kabar baik di sektor gaji tenaga kerja mengakibatkan kabar buruk di pasar saham dunia.

Para ekonom merenungkan implikasi jangka panjangnya. Eric Winograd ekonom dari Alliance Bernstein menyatakan bahwa upah naik jauh lebih tajam daripada antisipasi sebelumnya, dan jika dikombinasikan dengan laporan sektor korporasi, bukti tersebut cukup jelas menunjukkan bahwa kenaikan upah akan berkelanjutan dan cenderung meningkat untuk jangka menengah.

Winograd menambahkan bahwa pergerakan upah di Januari mungkin dibesar-besarkan, namun trennya cenderung bertahan dan membuat kenaikan suku bunga the Fed menurutnya bisa sampai 4 kali di tahun ini. Menurutnya juga bahwa titik suku bunga rendah the Fed tidak akan lagi memberikan dukungan ke pasar ekuitas.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88.com, Bloomberg, CNBC

Sumber Gambar: The Financial Tribune

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…
November 13, 2018

Tertekan Tipis Pagi Ini, Dolar AS Masih Didukung Fundamental Kuat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Dolar AS masih bertengger di level tertinggi 16-bulan pada hari Selasa pagi karena para investor terus membangun keyakinan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Selain itu risiko politik di…
November 12, 2018

Sentimen Dolar AS Masih Positif Setelah Keputusan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya. Terhadap…