ForexSignal88.com l Jakarta, 09/02/2018 – Dolar Selandia Baru naik tipis dari level terendah empat minggu yang disentuh kemarin setelah pernyataan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) terdengar dovish alias kurang meyakinkan. Para pedagang pun memperkirakan volatilitas akan lebih besar karena saham AS memperpanjang penurunannya dan imbal hasil obligasi pemerintah AS tetap meningkat.

Pada Jumat pagi menjelang siang ini kiwi bergerak di menjadi 72,10 sen AS dari 71,77 sen AS kemarin. Sejak mencapai titik tertinggi multi bulan di 74,37 sen AS pada 24 Januari, kiwi terus bergerak di jalur turun.

Kemarin Indeks Standard & Poor's 500 turun 1,3 persen, memperpanjang penurunannya dalam dua minggu terakhir sementara Chicago Board Options Exchange Volatility Index (VIX) naik di atas 30, telah mencapai tingkat tertinggi dalam lebih dari dua tahun minggu ini.

Kemarin Bank of England (BoE) mengejutkan para investor dengan memberi isyarat dapat menaikkan suku bunga lebih cepat dan lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya, berbeda dengan bank sentral Selandia Baru yang tidak memproyeksikan kenaikan suku bunga sampai tahun 2020.

Sharon Zollner, kepala ekonom ANZ Bank New Zealand, mengatakan, "Sebuah eskalasi yang terjadi kembali dalam kegelisahan pasar semalam sejauh ini berdampak kecil pada kiwi, yang masih melayang di sekitar tingkat pasca-RBNZ-nya, namun dengan meningkatnya volatilitas pasar keuangan dan RBNZ memperkuat bahwa hal itu tidak terburu-buru untuk memperketat kebijakannya, kami melihat bias untuk level support yang cenderung untuk terus diuji."

Zollner mengatakan kiwi memiliki support, jika turun lagi, di sekitar 71,40 sen AS dan jika naik akan bertemu resistance di 73,50 sen.

Kiwi diperdagangkan di 51,88 pence Inggris dari 51,77 pence kemarin. Para pembuat kebijakan BoE mengatakan bahwa kebijakan moneter "perlu diperkuat lebih awal dan dengan tingkat yang lebih tinggi selama periode perkiraan daripada yang diantisipasi pada saat laporan November", demikian menurut risalah rapat terakhir bank tersebut.

Kiwi naik menjadi 92,58 sen Australia dari 91,99 sen kemarin. Mata uang lokal Selandia Baru itu meningkat menjadi 4,5735 yuan dari 4,5308 yuan dan menguat menjadi 78,83 yen dari 78,62 yen. Kiwi naik menjadi 58,95 sen euro dari 58,57 sen.

Sumber berita: ForexSignal88, Business Desk

Sumber gambar: Shutterstock

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…
November 13, 2018

Tertekan Tipis Pagi Ini, Dolar AS Masih Didukung Fundamental Kuat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Dolar AS masih bertengger di level tertinggi 16-bulan pada hari Selasa pagi karena para investor terus membangun keyakinan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Selain itu risiko politik di…
November 12, 2018

Sentimen Dolar AS Masih Positif Setelah Keputusan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya. Terhadap…