ForexSignal88.com l Jakarta, 08/02/2018 – Ekonom Natixis, Joseph LaVorgna menyatakan bahwa the Fed harus menaikkan suku bunganya hingga 2% dan setelah itu mempertahankannya hingga neraca keuangan bank sentral AS terlihat kokoh kembali.

Dasar pernyataan LaVorgna ini menyusul neraca keuangan bank sentral di tahun lalu sedang diperbaiki oleh Janet Yellen kala itu yang resah dengan defisit neraca hingga $4,5 trilyun. Memang sejak Oktober lalu fokus perbaikan neraca sudah dilakukan oleh Yellen dan akan diteruskan Powell di saat selanjutnya, namun sisi kenaikan suku bunga juga tidak bisa dihindarkannya.

Neraca Federal Reserve sejak Lehman Brothers bangkrut di September 2008 membengkak defisitnya karena ada program pelonggaran kuantitatif bank sentral atau QE. Agustus 2008 dilaporkan sekuritas the Fed mencapi $870 milyar, dan Januari 2015 defisitnya melonjak $4,46 milyar atau naik 413%.

Perspektif neraca yang masuk ke bagian PDB dengan rasio hutangnya adalah 26% terhadap PDB di mana angka tersebut merupakan puncaknya dan sekarang baru di bawah 24% terhadap PDB AS. September lalu Janet Yellen dalam FOMC meetingnya mengumumkan niat untuk membiarkan neraca keuangan the Fed menurun secara organik.

The Fed akan melakukannya dengan cara mengurangi jumlah uang yang akan diinvestasikan kembali saat berbagai sekuritas treasury dan hipotek yang jatuh tempo. Menurut pelaku pasar uang, the Fed menyusun jadwal untuk melakukan tindakan tersebut, ini menunjukkan pengurangan awal yang sangat kecil dalam jumlah uang yang tidak akan besar.

Cara ini akan membuat the Fed meminimalkan gangguan pasar dan menurunkan kemungkinan lonjakan suku bunga jangka panjang ayng akan memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap ekonomi dan pasar keuangan. Pengurangan defisit neraca secara organik ini dimulai Oktober 2017, di mana awalnya the Fed menghasilkan $6 milyar lebih sedikit dan $4 milyar di hipotek, kemudian setiap kuartal masing-masing akan meningkat secara kelipatannya sebesar $6milyar dan $4 milyar. Dan pada akhirnya bisa berkurang $30 milyar untuk Treasury dan $20 milyar untuk hipotek tiap bulannya.

Jika berjalan dengan baik maka neraca keuangan ini bisa turun defisitnya hingga $420 milyar per tahunnya. Namun hal tersebut ada catatan dengan skenario bahwa suku bunga the Fed hanya di tahan hingga 2% saja. Bila terus dinaikkan dengan agresif misalkan hingga 2,5% maka the Fed hanya bisa mengurangi defisit neracanya sebesar $325 milyar per tahunnya.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88.com, Bloomberg, CNBC

Sumber Gambar: Business Insider

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

August 14, 2018

Efek Domino Turki Masih Kuatkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak dengan teror dari krisis Turki yang melanda dunia…
August 16, 2018

Dolar AS Masih Terlalu Kokoh

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat kembali bersamaan dengan masih adanya pengaruh buruk…
August 13, 2018

Teror Turki Bangkitkan Aksi Safe Haven Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak dengan kisruh Turki yang melanda dunia…
August 10, 2018

Dolar AS Mulai Kewalahan Pasca Membaiknya Kinerja Ekonomi Jepang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit melemah sejenak pasca rilis data kinerja Jepang tadi pagi.…
August 09, 2018

Penguatan Dolar AS Mulai Muncul Jelang Rilis Data Inflasi AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 09/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak pasca rilis data inflasi China tadi pagi. Seperti…