ForexSignal88.com l Jakarta, 08/02/2018 – Euro tergelincir terhadap dolar AS pada hari Rabu karena kekecewaan pasar atas laporan bahwa pemimpin Demokrat Sosial Jerman (SPD), Martin Schulz, tidak akan mengambil alih posisi sebagai menteri keuangan untuk ekonomi terbesar Eropa.

Konservatif Kanselir Jerman Angela Merkel dan SPD pada hari Rabu menyetujui sebuah kesepakatan koalisi, membawa negara tersebut lebih dekat ke pemerintahan baru setelah berbulan-bulan berada di dalam ketidakpastian yang membuat para sekutunya dan para investor sama-sama bingung.

Namun meskipun laporan menunjukkan bahwa SPD kemungkinan akan menerima kementerian keuangan, sebagian investor merasa kecewa karena walikota Hamburg saat ini, Olaf Scholz, dipersiapkan untuk memimpin kementerian tersebut, dan bukan Schulz.

"Ada spekulasi bahwa Schulz bisa menjadi menteri keuangan berikutnya," kata ahli strategi mata uang DZ Bank Soeren Hettler, di Frankfurt.

"(Dalam skenario itu), Jerman bisa lebih fleksibel dalam menghadapi situasi keuangannya dan menghabiskan lebih banyak uang," jelas Hettler.

"Sekarang kita memiliki beberapa ketidakpastian dan harus menunggu sampai keadaan menjadi jelas," tambahnya.

"Untuk euro, ini adalah hal yang paling penting ... Menteri keuangan adalah yang kedua yang paling penting bagi pemerintah," imbuh Hettler.

Euro, yang telah diperdagangkan lebih tinggi pada hari sebelum berita tersebut, terpaksa berakhir negatif 0,91 persen di $1,2264.

Sementara itu dolar AS masih tergelincir terhadap yen, mengurangi sebagian kenaikan sebelumnya, karena para investor tetap berhati-hati meski terlihat pemulihan di pasar saham, dengan banyak dari mereka melihat mata uang Jepang masih dalam kondisi undervalued.

Penurunan tajam di bursa saham global dalam beberapa hari terakhir hanya memiliki efek yang tidak jelas di pasar mata uang, dengan tempat perlindungan tradisional yang aman seperti yen hanya mendapat keuntungan tipis. Bahkan safe haven lain yaitu franc Swiss melemah terhadap dolar AS, yang juga sebuah safe haven currency.

Sementara sebagian besar analis yakin aksi jual di pekan ini di bursa saham volatilitasnya mereda sedikit, prospek pengetatan moneter di seluruh dunia tetap menjadi tantangan untuk jangka panjang dan mendukung yen terhadap mata uang AS.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Yahoo Finance

Share This

Berita Forex Lainnya

May 24, 2018

Dolar AS Tergerus Yen, Hasil Fed Minutes Sedikit Bernada Dovish

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS masih harus mengalami saat-saat ambil…
May 23, 2018

Penguatan Dolar AS Belum Kokoh

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS masih harus mengalami saat-saat ambil…
May 22, 2018

Masalah Denuklirisasi Korea Utara Hambat Penguatan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS masih harus mengalami saat-saat ambil…
May 21, 2018

Pernyataan Mnuchin Bikin Dolar AS Menguat Sejenak

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS masih terus melanjutkan sisi…
May 18, 2018

Persoalan Italia Hantarkan Dolar AS Terus Berkibar

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS masih terus melanjutkan sisi…