ForexSignal88.com l Jakarta, 06/02/2018 – Dolar AS menguat terhadap beberapa mata uang utama pada hari Senin seiring meredanya aksi jual di pasar obligasi AS setelah yield obligasi pemerintah AS 10-tahun mencapai puncak empat tahun pada kekhawatiran pasar bahwa Federal Reserve mungkin menaikkan suku bunga lebih cepat untuk melawan tanda-tanda tekanan (inflasi) upah.

Namun para analis memperingatkan bahwa kenaikan lebih lanjut di greenback akan terbatas karena ekonomi lain tampaknya siap untuk berkembang lebih cepat daripada AS. Spekulasi bahwa bank sentral lain selain Federal Reserve mungkin akan mengurangi stimulus mereka kemungkinan akan menjegal pemulihan mata uang AS.

"Penjualan dolar sudah berlebihan," kata Paul Christopher, kepala strategi pasar global di Wells Fargo Investment Institute di St. Louis.

Namun Christopher menambahkan, "Kami pikir suku bunga tidak akan naik lebih banyak di sini. Mungkinkah kinerja pada hari Senin mengubah tren? Saya meragukan itu."

Pada awal hari Senin, imbal hasil Treasury 10-tahun mencapai 2,885 persen, tertinggi sejak Januari 2014, setelah laporan pekerjaan yang kuat menunjukkan pertumbuhan upah bulan lalu mencatat kenaikan tahunan terbesar sejak Juni 2009. Data CNBC menunjukkan imbal hasil itu terakhir berada pada 2,709 persen.

Sementara itu indeks pengukuran dari Institute for Supply Management (ISM) pada industri jasa AS, yang mencapai level tertinggi 12½ tahun, juga mendukung dolar AS pada hari Senin.

Selanjutnya pada Selasa pagi ini, data CNBC memperlihatkan Indeks Dolar AS (DXY) berada di 89,60 atau naik 0,46%.

Data posisi perdagangan berjangka mata uang menunjukkan net bearish position terhadap dolar AS membengkak menjadi $17,5 miliar pada pekan lalu, hanya sedikit dari level tertinggi lima tahun.

Euro berakhir turun 0,76% di $1,2367, semakin jauh di bawah level tertinggi tiga tahun di $1,2537 yang disentuh pada 25 Januari. Euro sempat sejenak mengurangi kerugiannya menyusul komentar optimis dari Presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi di Parlemen Eropa. Namun Draghi mengatakan lonjakan mata uang tunggal saat ini mungkin akan mengganggu prospek stabilitas harga.

Terhadap yen, dolar AS melemah seiring dengan penurunan saham-saham Wall Street, di mana kenaikan imbal hasil obligasi telah memicu penjualan saham karena kekhawatiran kenaikan biaya pinjaman bagi keuntungan perusahaan dan belanja konsumen.

Greenback berakhir turun 0,96 persen di ¥109,08, berbalik mendekat ke level terendah empat bulan yang dicetak pada 26 Januari di ¥108,26.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Reuters

Sumber gambar: China Daily

Share This

Berita Forex Lainnya

August 14, 2018

Efek Domino Turki Masih Kuatkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak dengan teror dari krisis Turki yang melanda dunia…
August 16, 2018

Dolar AS Masih Terlalu Kokoh

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat kembali bersamaan dengan masih adanya pengaruh buruk…
August 13, 2018

Teror Turki Bangkitkan Aksi Safe Haven Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak dengan kisruh Turki yang melanda dunia…
August 10, 2018

Dolar AS Mulai Kewalahan Pasca Membaiknya Kinerja Ekonomi Jepang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit melemah sejenak pasca rilis data kinerja Jepang tadi pagi.…
August 09, 2018

Penguatan Dolar AS Mulai Muncul Jelang Rilis Data Inflasi AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 09/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak pasca rilis data inflasi China tadi pagi. Seperti…