ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback mengalami tekanan secara tipis oleh mata uang utama Asia Pasifik, di mana investor masih sedikit khawatir dengan penutupan layanan pemerintahan AS yang sedang menantikan keputusan dari Chuck Schumer dengan Trump untuk mengesahkan dana tambahan hingga 8 Februari nanti.

Sejauh ini USDJPY untuk sementara berada di level 110,79 dimana pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 110.82. Untuk AUDUSD untuk sementara berada di level 0,7989 dibanding penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 0,7985. Untuk yuan, atau USDCNY untuk sementara bergerak di level 6,4064 setelah tadi pagi ditutup di level 6,3943.

Secara garis besar memang dolar AS sempat tertekan dalam beberapa hari ini setelah dilaporkan bahwa pemerintah AS sedang kehabisan dana operasionalnya sehingga terancam tidak bisa menjalankan fungsi negara dalam melayani masyarakatnya dan membuat kinerja ekonomi AS bisa menurun. Sejauh ini House of Representative alias DPR-nya AS sudah setuju untuk menambah dana operasional pemerintah hingga pertengahan bulan depan.

Namun tambahan dana belanja pemerintah terganjal oleh Senat, di mana pihak Demokrat di Senat telah setuju dengan program Trump yaitu mendanai tembok perbatasan AS dengan Meksiko, namun Demokrat ingin memasukkan program Jaminan Perlindungan Anak Imigran atau DACA ke dalam anggaran tambahan tersebut. Namun Trump tidak setuju program DACA tersebut. Disinilah letak deadlock terjadi.

Banyak kalangan masalah penutupan ini tidak akan terdampak ke pasar atau dolar AS, namun bila berminggu-minggu penutupan berlangsung, tentu ini merupakan kabar buruk bagi dolar AS. Segala bentuk data-data ekonomi AS yang akan muncul atau di rilis, tentu akan dilewatkan begitu saja oleh investor dunia, karena dampak yang akan terjadi dari shutdown tersebut tentu akan melumpuhkan sendi-sendi ekonomi AS di masa yang akan datang.

Selain itu, tekanan ke dolar juga tidak berhenti karena bank-bank sentral dunia lainnya juga sedang berlomba-lomba mengejar ketertinggalan suku bunganya dari the Fed. Lomba menormalisasikan kebijakan moneter menjadi penyebab utama greenback membaik meski data-data ekonomi AS membaik.

Seperti kita ketahui bahwa bank sentral Jepang sudah mulai mengurangi pembelian kembali aset-asetnya, khususnya obligasi jangka panjangnya, sebesar 5%, sehingga diperkirakan tahun ini BoJ bisa mulai meningkatkan pengurangan stimulus yang pada akhirnya bisa menaikkan suku bunganya juga. BoJ mengikuti langkah ECB. BoJ mulai hari ini tengah mengadakan rapat suku bunganya, dengan hasil yang baru kita ketahui esok siang.

Banyak pihak memprediksi bahwa yen masih bisa menguat lagi ke bawah level 100, namun bank sentral Jepang sendiri mempunyai kehendak lain bahwa yen tidak boleh menguat terlalu besar karena dapat mengurangi kinerja industri Jepang dan melemahkan inflasi di masa depan, sehingga biasanya jika yen menguat terlalu tajam maka BoJ akan melakukan intervensi secara besar-besaran.

Dolar Australia dan yuan juga sedikit tertahan penguatannya karena masih menantikan hasil perundingan Trump-Schumer nanti sore.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Yahoo Finance

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…
November 13, 2018

Tertekan Tipis Pagi Ini, Dolar AS Masih Didukung Fundamental Kuat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Dolar AS masih bertengger di level tertinggi 16-bulan pada hari Selasa pagi karena para investor terus membangun keyakinan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Selain itu risiko politik di…
November 12, 2018

Sentimen Dolar AS Masih Positif Setelah Keputusan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya. Terhadap…