ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Presiden the Fed wilayah San Fransisco, John Williams menyatakan bahwa Federal Reserve harus menaikkan suku bunganya secara agresif di tahun ini dan tahun depan, setidaknya 3 kali di tahun ini sebagai langkah awal perjalanan mengantisipasi pemotongan pajak baru-baru ini dan langkah-langkah lain yang mendorong pertumbuhan ekonomi tahun ini.

3 kali kenaikan menurutnya adalah langkah awal yang terbaik dan merupakan sebuah titik terkunci alias ditetapkan hanya begitu saja, ungkapnya setelah berbicara di depan awak media pasca memberikan pidato pada acara di Bay Area Council Economic Institute. Meskipun tidak ada tanda-tanda data upah atau lonjakan inflasi yang baru dimulai, Williams menjelaskan bahwa sudah tanda-tanda ekonomi akan lebih baik dari perkiraannya, namun tanggapan kecepatan tersebut tidak terlalu besar dan dirinya tidak terlalu khawatir dengan rencana kenaikan suku bunga yang ada.

Williams sendiri belum melihat arah perubahan kebijakan suku bunga the Fed dalam waktu dekat jelang FOMC di pekan depan. Williams yang dinominasikan oleh Gedung Putih sebagai orang nomor 2 di Dewan the Fed untuk mewakili Jerome Powell sebagai ketua the Fed, demikian cerita dari Wall Street Journal dan Financial Times pekan lalu. Williams akan menduduki jabatan yang ditinggalkan Stanley Fischer tahun lalu karena mengundurkan diri secara mendadak yang disebabkan oleh faktor usia.

Sejauh ini Williams sendiri tidak ingin mencampuri urusan dari kewenangan dari Presiden Trump yang sedang pusing menghadapi shutdown atau penutupan layanan administrasi pemerintah federal AS dengan belum ada kepastian akan waktu pembukaannya. Posisi wakil ketua the Fed akan memberi pengaruh yang meningkat bagi Williams pada pembuatan kebijakan moneter AS.

Williams merupakan salah satu murid dari ketua Janet Yellen di mana Williams pernah menjadi salah satu staf Yellen ketika menjadi presiden the Fed cabang San Fransisco sebelum menjadi wakil ketua the Fed pada tahun 2010 dan menyerahkan kendali San Fransisco kepada Williams. Sejauh ini pula sosok Williams telah menjadi pendorong intelektual yang utama dalam pergeseran di dalam the Fed untuk mengharapkan tingkat suku bunga yang lebih rendah selama jangka panjang ekonomi AS, di mana mencerminkan tingkat pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang lebih lambat daripada masa lalu.

Sedangkan Presiden Trump telah membuat pertumbuhan jangka panjang yang lebih cepat dan merupakan janji utama di dalam pemerintahannya. Williams sendiri optimis dengan kerja the Fed yang akan dipimpin oleh Powell bahwa the Fed akan memberikan kelanjutan pertumbuhan meskipun the Fed merupakan institusi yang tidak nyaman dengan perubahan yang mendadak.

Perkiraan Williams bahwa ekonomi AS akan tumbuh dari 2,25% menjadi 2,5% dan bisa mendorong dengan cepat rendahnya tingkat pengangguran dari 4,1% menjadi 3,7% di akhir tahun ini, serta inflasi akan naik ke target 2% di 2 tahun mendatang.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88.com, CNBC, BBC, Guardian, Bloomberg

Sumber Gambar: Wall Street Journal

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…
November 13, 2018

Tertekan Tipis Pagi Ini, Dolar AS Masih Didukung Fundamental Kuat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Dolar AS masih bertengger di level tertinggi 16-bulan pada hari Selasa pagi karena para investor terus membangun keyakinan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Selain itu risiko politik di…
November 12, 2018

Sentimen Dolar AS Masih Positif Setelah Keputusan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya. Terhadap…