ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Dolar Selandia Baru bertahan di bawah 73 sen dolar AS pada pembukaan sesi pekan ini karena para investor sebagian besar mengabaikan ketidakmampuan legislator Washington untuk mencapai kesepakatan dan menghindari penutupan layanan pemerintah (government shutdown) federal AS.

Kiwi diperdagangkan pada 72,81 sen AS pada pukul 8 pagi di Wellington dari 72,75 sen pada hari Jumat di New York, turun dari 73,08 sen minggu lalu. Indeks perdagangan-tertimbang dolar Selandia Baru berada di 74,80 dari 74,77 pada akhir minggu lalu.

Anggota parlemen AS di Senate gagal mencapai kesepakatan mengenai kebijakan imigrasi selama akhir pekan lalu dan kehilangan tenggat waktu untuk memperpanjang pendanaan bagi pemerintah Federal. Namun, sebagian besar investor mengabaikan kebuntuan politik tersebut karena saham di Wall Street ditutup pada rekor baru terdorong optimisme mengenai pendapatan perusahaan.

Politik AS akan terus menarik perhatian sepanjang pekan ini atau lebih lama lagi, dengan shutdown tersebut menciptakan ketidakpastian mengenai apakah Presiden AS Donald Trump akan menghadiri World Economic Forum (EF) di Davos, Swiss pada minggu ini.

"Kebuntuan politik AS tampaknya akan mendominasi perhatian pasar awal pekan ini, dan hampir tidak ada alasan untuk membeli USD," kata kepala ekonom ANZ Bank New Zeland Sharon Zollner dalam sebuah catatannya.

"Hal ini mungkin menghasilkan banyak kebisingan tapi tidak ada perubahan mencolok dalam tren, menurut pandangan kami, namun NZD tampak sedikit di atas 73 sen," kata Zollner.

Pasar lokal Selandia Baru diperkirakan akan sepi dengan sebagian pelaku pasar pergi untuk liburan Ulang Tahun Wellington dan tidak ada data yang dijadwalkan untuk dirilis hari ini. Data inflasi kuartal keempat pada hari Kamis merupakan data domestik yang ditunggu di minggu ini.

Kiwi naik tipis menjadi 91,08 sen Australia dari 90,97 sen pada hari Jumat di New York dan meningkat menjadi 4,6591 yuan China dari 4,6553 yuan. Kiwi diperdagangkan pada 80,54 yen dari 80,58 yen pada minggu lalu dan hampir tidak berubah pada 52,42 pence Inggris dari 52,45 pence. Kiwi diperdagangkan pada 59,33 sen euro dari 59,29 sen pada minggu lalu.

Sumber berita: ForexSignal88, Business Desk

Sumber gambar: Continentalcurrency.ca

Share This

Berita Forex Lainnya

May 25, 2018

Dolar AS Mulai Membalas Kembali

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya akan kembali menunjukkan…
May 24, 2018

Dolar AS Tergerus Yen, Hasil Fed Minutes Sedikit Bernada Dovish

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS masih harus mengalami saat-saat ambil…
May 23, 2018

Penguatan Dolar AS Belum Kokoh

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS masih harus mengalami saat-saat ambil…
May 22, 2018

Masalah Denuklirisasi Korea Utara Hambat Penguatan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS masih harus mengalami saat-saat ambil…
May 21, 2018

Pernyataan Mnuchin Bikin Dolar AS Menguat Sejenak

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS masih terus melanjutkan sisi…